Manajemen soal dan pembahasan

MANAJEMEN SOAL DAN PEMBAHASAN

MANAJEMEN SOAL DAN PEMBAHASAN | EKONOMI KELAS 10

Uji Kompetensi – MANAJEMEN SOAL DAN PEMBAHASAN

  1. Pilihlah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (x) pada salah satu huruf a, b, c, d, atau e. Manajemen soal dan pembahasan

    1. Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengawasan kegiatan anggota serta tujuan penggunaan organisasi yang sudah ditentukan. Definisi ini dikemukakan oleh
      1. R. Terry
      2. Sondang Siagian
      3. Mary Parker Follet
      4. James A. F. Stoner
      5. Henri Fayol
    2. Fungsi manajemen adalah Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling. Tokoh yang menyatakan fungsi manajemen tersebut adalah ….
      1. Henri Fayol
      2. Ernest Dale
      3. George Terry
      4. William Newman
      5. Sondang Siagian
        • Jawab : C
        • Pembahasan : POAC merupakan sebuah prinsip manajemen organisasi yang pertama kali diperkenalkan oleh George R. Kelly, yang terdiri dari PlanningOrganizingActuating, dan Controlling.
        • Manajemen Soal dan pembahasan
    3. Dalam membuat perencanaan, seorang pengambil keputusan perlu menjawab pertanyaan “Why?”, maksudnya adalah
      1. para pembuat perencanaan harus dapat menjawab kenapa perusahaan diletakkan di tempat itu
      2. manajemen harus mempertanggungjawabkan mengapa hal itu yang menjadi tujuan
      3. pihak perencana harus dapat menjawab mengapa orang itu yang melaksanakan kegiatan tertentu
      4. pihak pembuat rencana dengan tegas harus dapat menjawab bagaimana cara melaksanakan pekerjaan
      5. manajemen harus dapat menjawab kapan pekerjaan itu dilaksanakan
        • Jawab : b
    4. Syarat-syarat perencanaan yang baik adalah …
      1. pada waktu membuat perencanaan
      2. semua petugas pelaksana sudah ada di tempat
      3. harus menghindari kesalahan sekecil mungkin pengambil keputusan perlu menjawab
      4. memiliki tujuan yang jelas
      5. bersifat pasti dan tidak boleh diubah
        • Jawab ; D
    5. Pengertian pengorganisasian adalah …
      1. mengecek apakah pekerjaan telah sesuai dengan rencana
      2. mengecek apakah target telah tercapai
      3. sebagai keseluruhan proses pengelompokan orang-orang, alat-alat, tugas, tanggung jawab, dan wewenang sehingga tercipta kesatuan kerja yang siap bekerja
      4. sebagai keseluruhan pengecekan kembali target yang dicapai, pelaksanaan tanggung jawab, hubungan pekerjaan, karisma pimpinan
      5. mengharmoniskan kembali semua apa yang telah dilakukan, menilai segala kekurangan yang terjadi, dan cara mengatasinya
        • Jawab: C Manajemen Soal dan pembahasan

    6. Bentuk organisasi ini sangat sederhana, sering disebut bentuk organisasi militer, bawahan bertanggung jawab langsung kepada atasan, dan cocok diterapkan pada organisasi yang sederhana. Bentuk organisasi ini adalah organisasi …..
      1. fungsional
      2. garis dan staf
      3. kepanitiaan
      4. lini dan fungsi
      5. garis
    7. Salah satu kebaikan dari bentuk organisasi garis adalah ….
      1. setiap orang ditempatkan menurut fungsi masing-masing sehingga pemberian petunjuk kerja tidak perlu dilakukan
      2. masing-masing orang tidak dapat memengaruhi orang berbuat tidak baik karena tiap orang bekerja sendiri-sendiri
      3. mudah menerapkan prinsip, “the right man on the right place”
      4. dapat digunakan untuk perusahaan besar dan kompleks
      5. tidak perlu ada pendidikan, pelatihan, dan pengembangan
        • jawab: C
        • Ada beberapa kebaikan dari organisasi garis antara lain sebagai berikut :Kesatuan komando terjamin berada pada satu tangan Proses pengambilan keputusan cepatJumlah karyawan sedikit dan rasa solidaritas tinggi Pembagian kerja jelas dan mudah dilaksanakan
    8. Sehari setelah pimpinan perusahaan yang baru bertugas, ia langsung mengadakan rapat dengan agenda bagaimana perusahaan dapat melaksanakan visi dan misinya. Pada rapat tersebut, ditanyakan mengenai kedisiplinan jadwal yang disepakati, tujuan tiap departemen, dan bagaimana langkah ke depan. Dari wacana di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa rapat tersebut berhubungan dengan ….
      1. perencanaan
      2. pengorganisasian
      3. pemotivasian
      4. pengawasaan
      5. pengangkatan personil
        • Jawab: a Manajemen Soal dan pembahasan

    9. Sebuah perusahaan memiliki masalah mengenai siapa yang bertugas, siapa yang memberi perintah, kepada siapa seseorang bertanggung jawab, dan bagaimana pemanfaatan alat yang tersedia. Masalah yang dihadapi perusahaan tersebut merupakan masalah penerapan fungsi …
      1. perencanaan
      2. pengorganisasian
      3. pelaksanaan
      4. pengawasan
      5. pengecekan tanggung jawab
    10. Salah satu fungsi manajemen yang penting adalah pelaksanaan (actuating) atau tindakan. Fungsi ini bermaksud agar setiap orang dapat digerakkan dengan sepenuh hati untuk mencapai target yang ditetapkan. Menurut Prof. Abraham Maslow, orang dapat digerakkan apabila ….
      1. pimpinan dapat memberi tugas sesuai dengan keahliannya
      2. ketua tiap divisi dapat memberi sanksi jika pelaksana berbuat salah
      3. sering membuat rotasi dalam pekerjaan
      4. kebutuhan mereka yang paling mendasar telah terpenuhi
      5. setiap karyawan yang berbuat salah akan dimutasi ke tempat yang tidak disukai
        • Jawab: a
    11. Salah satu ciri dari sistem organisasi fungsional adalah …..
      1. terdapat pemisahan yang tegas dalam pemberian tugas
      2. pembagian unit organisasi didasarkan atas keahlian petugas organisasi
      3. para direktur mempunyai wewenang komando pada seluruh unit sesuai bidang keahliannya
      4. koordinasi perlu dilaksanakan pada seluruh lini
      5. sangat mudah untuk mengadakan koordinasi
        • Jawab : a
    12. Sistem organisasi ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
      1. Terdapat pemisahan yang tegas dalam pemberian tugas.
      2. Pelaksanaan tugas tidak banyak memerlukan koordinasi.
      3. Pembagian tugas pada organisasi didasarkan atas spesialisasi pekerjaan. Sistem organisasi yang dimaksud adalah sistem organisasi ….
        1. kepanitiaan
        2. garis
        3. fungsional
        4. garis dan staf
        5. matriks
          • Jawab: C
    13. Perhatikan kebaikan sistem organisasi berikut.
      1. Dapat digunakan pada organisasi yang besar dan rumit.
      2. Terdapat pembagian tugas yang jelas antara pimpinan, staf, dan pelaksana.
      3. Pengambilan keputusan lebih rasional sebab pimpinan mendapat nasihat dari ahli di bidangnya.
      4. Koordinasi dapat berjalan dengan baik karena telah mempunyai bidang masing-masing.
        • Sistem organisasi yang dimaksud adalah sistem organisasi …
          1. garis
          2. fungsional
          3. matriks
          4. kepanitiaan
          5. garis dan staf
            • Jawab:  e
    14. Heri sebagai seorang pimpinan sebuah perusahaan selalu mengambil keputusan tanpa melibatkan bawahan. Gaya kepemimpinan Heri tersebut adalah ….
      1. demokratis
      2. bebas
      3. otoriter
      4. Bersama
      5. spesialisasi
        • Jawab: c Manajemen Soal dan pembahasan

    15. Tokoh manajemen ini menyebutkan terdapat 14 prinsip manajemen. Tokoh tersebut adalah ..
      1. R. Terry
      2. William Newman
      3. Henri Fayol
      4. Sondang Siagian
      5. Ernest Dale
        • Jawab: C
    16. Berikut yang bukan unsur manajemen menurut Harrington Emerson dalam bukunya Public Administration adalah ….
      1. men
      2. motivation
      3. money
      4. machines
      5. method
        • Jawab: b
    17. Dari pengalaman di beberapa negara, unsur yang paling menentukan keberhasilan suatu pelaksanaan manajemen adalah keberadaan ….
      1. materials
      2. machines
      3. money
      4. men
      5. method
        • Jawab: d
    18. Pengertian manajemen produksi adalah
      1. rangkaian kegiatan memproduksi barang dengan biaya sekecil-kecilnya dan hasil produksi sebesar-besarnya
      2. manajemen yang berusaha memproses bahan mentah dengan menggunakan teknologi dan bahan yang diharapkan dapat hasil maksimal sesuai dengan rencana
      3. pelaksanaan salah satu kegiatan ekonomi dengan produksi berjalan sesuai dengan rencana dan diakhiri dengan output terbaik bagi masyarakat
      4. rangkaian kegiatan yang terencana dan terkendali dalam rangka mengubah input menjadi output dan mengadakan evaluasi terhadap output melalui umpan balik.
      5. rangkaian kegiatan yang terukur, terkoordinasi, dan terarah untuk menghasilkan nilai tambah demi kemakmuran masyarakat masa kini dan masa yang akan datang .
        • Jawab : d Manajemen Soal dan pembahasan

    19. Berikut adalah perancangan system produksi.
      1. Proses produksi
      2. Lokasi dan tata letak
      3. Rancangan pekerjaan
      4. Rancangan produksi
        • Urutan pekerjaan yang benar ditunjukkan nomor ….
          1. (1), (3), (4), (2), dan (5)
          2. (3), (2), (1), (5), dan (4)
          3. (3), (4), (5), (1), dan (2)
          4. (4), (5), (1), (2), dan (3)
          5. (5), (4), (3), (2), dan (1)
            • Jawab; d
    20. Pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial dengan seseorang atau kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui penciptaan dan pertukaran produk dan nilai. Definisi ini dikemukakan oleh …
      1. R. Terry
      2. Philip Kotler
      3. Harrington Emerson
      4. Ernest Dale
      5. William Newman
        • Jawab: b

    21. Segmentasi dalam pemasaran memiliki arti ….
      1. menentukan mutu dari tiap barang yang akan dijual dengan berbagai variasi harga
      2. membagi-bagi daerah atas kemampuan daya beli
      3. membagi-bagi daerah pemasaran atas ciri-ciri ketradisiannya
      4. proses identifikasi sekelompok konsumen homogen yang akan dilayani perusahaan
      5. proses dari pemberian pengaruh pada sekelompok konsumen agar tertarik membeli produk
        • Jawab: d
    22. Pengertian targeting dalam pemasaran adalah ….
      1. pemberian target kepada petugas pemasaran untuk dapat mencapai target
      2. pemberian target yang tinggi pada petugas pemasaran untuk dapat mengetahui kemampuan mereka
      3. menentukan jumlah barang yang dapat dipasarkan untuk memastikan mereka dari pegawai harian menjadi pegawai bulanan
      4. jumlah minimum yang harus dicapai pemasaran agar dapat terus bertugas pada perusahaan
      5. pengelompokan segmen pasar ke dalam beberapa kelompok pasar yang homogen
        • Jawab : e
    23. Unsur bauran pemasaran atau marketing mix adalah ….
      1. product, price, promotion, dan place
      2. price, promotion, product, dan place
      3. price, permit, promotion, dan place
      4. product, promotion, motivation, dan place
      5. permit, promotion, distribution, dan place
        • Jawab: a
        • Manajemen soal dan pembahasan

          Manajemen soal dan pembahasan

    24. Kepuasan pelanggan dapat dicapai jika..
      1. mutu barang, kemudahan mendapatkan produk, dan pelayanan purna jual
      2. merek barang, kemudahan mendapatkan barang, dan brand dalam pikiran
      3. merek barang, substitusi barang, dan pemakaian jangka panjang
      4. barang komplementer, barang substitusi, dan merek barang
      5. bertahan unggul, mutu barang, dan kemudahan untuk mendapat produk
        • Jawab: a
    25. Pengertian manajemen keuangan adalah
      1. bidang manajemen yang menyiapkan penggunaan dana, bagaimana agar dana likuid, solvable, dan reliable
      2. bidang manajemen yang menyiapkan suatu rencana penggunaan uang, cash flow, penetapan rentabilitas dan likuiditas
      3. manajemn yang berhubungan dengan langkah untuk mendapatkan dana yang dibutuhkan dan bagaimana penggunaannya dalam rangka mencapai tujuan
      4. management yang berhubungan dengan mencari sumber dana yang murah dan menggunakannya untuk menghasilkan keuntungan dalam jangka panjang
      5. manajemen yang berhubungan dengan penggunaan dana dengan cara tertentu, target yang jelas, dan pengembalian modal pada pemilik jika terjadi likuidasi
        • Jawab: c

    26. Manajemen personalia dapat dijelaskan sebagai berikut, yaitu ……
      1. bagaimana menggunakan personil yang ada agar dapat diarahkan untuk mendapat hasil yang maksimal dengan biaya sekecil mungkin
      2. manajemen dari sumber daya manusia, cara memberdayakan mereka sehingga dapat bekerja dengan hati untuk pencapaian tujuan perusahaan
      3. manajemen yang mengurusi sumber daya manusia dengan mengusahakan mereka bekerja maksimal dengan memenuhi kebutuhan mereka yang paling pokok yaitu kebutuhan psiologis
      4. perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian atas pengadaan tenaga kerja, pengembangan, kompensasi, integrasi, pemeliharaan, dan pemutusan hubungan kerja dengan sumber daya manusia untuk mencapai sasaran perseorangan
      5. penggunaan sumber daya manusia secara terencana melalui pendidikan, pelatihan, pengembangan dengan memberi remunisasi yang pantas serta memperhatikan pengembangan karier mereka pada masa datang
        • Jawab: d

    27. Penerimaan pegawai dilakukan dengan urutan
      1. pelamaran, seleksi, dan penerimaan
      2. pelatihan, seleksi penerimaan, dan wawancara
      3. analisis jabatan, seleksi penerimaan pegawai, serta pelatihan dan Pendidikan
      4. penerimaan pegawai, pelatihan dan pendidikan, dan analisis jabatan
      5. pemasangan iklan penerimaan pegawai, seleksi penerimaan, dan pengumuman siapa yang diterima
        • Jawab: c
    28. Pengadministrasian kegiatan, pemakaian alat-alat perkantoran, dan pemeliharaan organisasi adalah kegiatan-kegiatan yang termasuk bagian dari manajemen …..
      1. produksi
      2. pemasaran
      3. personalia
      4. administrasi
      5. sumber daya manusia
        • Jawab: d
    29. Dalam melaksanakan pembinaan di sekolah, OSIS mendapat pembinaan, pengarahan, dan pengembangan dari ….
      1. wakil kepala sekolah bagian sarana
      2. wakassek bagian kurikulum
      3. wakil kepala sekolah bagian kesiswaan
      4. guru bimbingan dan penyuluhan
      5. wakil kepala sekolah bagian hubungan masyarakat
        • Jawab: c
    30. Peran yang dapat dilakukan oleh Komite Sekolah untuk kemajuan OSIS adalah ….
      1. memberikan arahan agar OSIS menggerakkan anggotanya untuk kemajuan sekolah
      2. memberikan dana yang dibutuhkan pada waktu OSIS mengadakan kegiatan
      3. membantu kesejahteraan pengurus OSIS agar bersunguh-sungguh menjalankan roda organisasi
      4. memberi petunjuk kepada OSIS agar memprotes kepala sekolah yang tidak bekerja sepenuh hati
      5. memberi beasiswa untuk siswa yang berprestasi tetapi dana tersebut harus dibayar jika siswa nantiya telah bekerja
        • jawab: a

    31. Pada suatu pertemuan, ketua OSIS membeberkan dengan jelas kepada kepala sekolah tentang pelaksanaan masa orientasi siswa baru pada permulaan tahun ajaran baru. la menampilkan secara lengkap tanggal pelaksanaan, kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan, jadwal kegiatan, biaya yang digunakan, sumber biaya, siswa yang bertugas, dan hal-hal lain yang diperlukan pada masa orientasi itu. Wacana tersebut merupakan fungsi manajemen ….
      1. Pelaksanaan
      2. pengorganisasian
      3. pergerakan
      4. pengawasan
      5. perencanaan
        • Jawab: e
    32. Wakil kepala sekolah bagian kesiswaan mengumpulkan pengurus OSIS. Ia meminta pertanggungjawaban pelaksanaan study tour yang telah dilaksanakan seminggu sebelumnya. Wakil kepala sekolah bertanya tentang penggunaan dana, apakah sasaran yang dicapai sesuai perencanaan, kejadian-kejadian yang tidak diperkirakan sebelumnya, dan cara penanganannya. Wacana di atas merupakan fungsi manajemen ….
      1. pengawasan
      2. perencanaan
      3. pengorganisasian
      4. pelaksanaan
      5. umpan balik
        • Jawab: a

    33. Wakil kepala sekolah bagian OSIS mengadakan rapat mengenai masa tahun ajaran baru. Ia mengumpulkan pengurus OSIS dan membahas cara yang dilakukan pada tahun ajaran baru ini agar tercapai kemajuan yang signifikan, terutama dalam kegiatan OSIS. Pada pertemuan tersebut, wakil kepala sekolah bagian OSIS menjelaskan bahwa sarana yang dimiliki sekolah yang kepengurusannya diserahkan pada OSIS. Saat itu ditunjuk siapa yang bertanggung jawab mengawasi penggunaannya. Selain itu, diumumkan yang menjadi ketua OSIS baru dan penunjukan secara aklamasi para siswa yang akan menggerakkan roda organisasi itu. Melihat wacana di atas, wakil kepala sekolah menerapkan fungsi manajemen …
      1. perencanaan
      2. pergerakan
      3. pengawasan
      4. pengorganisasian
      5. pemotivasian
    34. Terjadi kekisruhan dalam kepengurusan OSIS di suatu sekolah. Hal ini mengakibatkan banyak rencana yang tidak dapat dilaksanakan. Kekisruhan terjadi akibat tidak ada kekompakan pada pengurus OSIS yang baru. Apabila hal itu dibiarkan berlarut-larut, akan menghambat kemajuan OSIS. Kepala sekolah memberikan arahan kepada pengurus, memotivasi mereka agar jangan hanya memikirkan diri sendiri, kelompok dan teman, namun memikirkan kemajuan sekolah secara umum. Kepala sekolah meminta pengurus OSIS mengingat apa yang telah didapat dari pelajaran agama dan PPKn. Wacana tersebut mengingatkan kita pada fungsi manajemen
      1. pengawasan
      2. perencanaan
      3. pengorganisasian
      4. penggerakan atau pelaksanaan
      5. review dan analisa
        • Jawab: d

    35. Pak Kasimin menjadi kepala sekolah di sekolah X sejak beberapa tahun lalu. Sejak ia menjabat, sekolah X tidak mengalami kemajuan dalam beberapa hal. Ini terlihat antara lain dari merosotnya jumlah siswa yang diterima di perguruan tinggi dari tahun ke tahun. Akibatnya, semua stake holder sekolah langsung mengadakan rapat dengan kepala sekolah. Pada rapat tersebut diketahui ada ketidaksinkronan penggunaan dana sekolah yang sebagian besar berasal dari komite sekolah. Misalnya, dana yang dulu digunakan untuk les tambahan dihapus dan digunakan untuk kegiatan ulang tahun sekolah. Contoh lain adalah dana yang disiapkan untuk memberi pelajaran tambahan pada anak yang nilainya kurang, ditiadakan. Hal tersebut lalu dibicarakan dengan kepala sekolah. Wacana tersebut adalah pelaksanaan fungsi manajemen …..
      1. planning
      2. organizing
      3. directing
      4. innovating
      5. controlling
        • Jawab: e

Lihat juga artikel di :

https:/jasagurules.com

https://jasagurulesprivat.com

https://bimbelq.com

https://lesprivatbimbel-q.com

Manajemen Ekonomi Kelas 10

MANAJEMEN EKONOMI KELAS 10

MANAJEMEN EKONOMI KELAS 10

Ringkasan Materi – Materi Manajemen Ekonomi Kelas 10

A. Pengertian Manajemen ekonomi kelas 10

    1. Jika ditinjau dari segi seni (art) adalah seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Pengertian ini dikemukakan oleh Mary Parker Follett.
    2. Pengertn manajemen ditinjau dari segi ilmu pengetahuan adalah bidang pengetahuan yang berusaha secara sistematis memahami mengapa dan bagaimana manusia bekerja sama untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kemanusiaan. Ini dikemukakan oleh Luther Gulick. Pengertian manajemen ditinjau dari segi proses adalah perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengawasan kegiatan anggota serta tujuan penggunaan organisasi yang sudah ditentukan.
    3. Pengertian ini dikemukakan oleh James A. F. Stoner. Berdasarkan beberapa pengertian tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian kegiatan anggota organisasi dan proses penggunaan sumber daya organisasi lainnya untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.
Manajemen Ekonomi Kelas 10

Manajemen Ekonomi Kelas 10

B. Fungsi-Fungsi Manajemen Ekonomi kelas 10

    1. Perencanaan (Planning). Fungsi manajemen yang paling utama adalah perencanaan. Dalam urutan kegiatan, perencanaan merupakan kegiatan awal. Fungsi yang lain bekerja setelah diberi arahan oleh bagian perencanaan. Oleh karena itu, perencanaan merupakan proses dasar manajemen untuk menentukan tujuan dan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan.
      1. Pertanyaan mendasar pada tahap perencanaan

        Manajemen Ekonomi kelas 10
        • Pada tahap perencanaan, seorang manajer akan memulai dengan menjawab pertanyaan 5W dan 1H sebagai berikut. Seorang manajer harus:
          1.  menjawab pertanyaan, apa yang hendak dicapai, dan kemudian dirumuskan dalam mencapai tujuan tertentu.
          2. menjwb mengapa hal tertentu menjadi tujuan. Ia harus dapat memberi alasan yang disertai hasil analisisnya.
          3. mampu mempertanggungjawabkan pilihan lokasi perusahaan, misalnya mengapa memilih lokasi dekat konsumen. Keputusan tersebut harus dapat dipertanggungjawabkan dari aspek ekonomis, sosial, dan teknis.
          4. dapat menentukan jadwal pekerjaan yang harus diselesaikan.
          5. mampu mempertanggung-jawabkan mengapa orang-orang tertentu yang dipilih untuk melaksanakan suatu pekerjaan dengan memperhatikan asas “the right man on the right place”.
          6. dapat menentukan bagaimana cara melaksanakan suatu pekerjaan. Ia tidak harus melaksanakan pekerjaan seorang diri, tetapi dapat melimpahkannya kepada stafnya.
      2. Perencanaan dapat dibagi menjadi tiga jenjang berikut.

        Manajemen ekonomi kelas 10

        1. Jenjang atas (top-level). Pada jenjang ini, perencanaan bersifat strategis, yaitu memberi petunjuk umum, merumuskan tujuan, mengambil keputusan, dan memberi petunjuk pola penyelesaian, serta bersifat menyeluruh.
        2. Jenjang menengah (middle-leve). Pada jenjang ini, perencanaan bersifat administratif, yaitu menyangkut cara-cara menempuh dan bagaimana tujuan dari perencanaan itu dapat dilaksanakan.
        3. Jenjang bawah (low-level). Pada jenjang ini, perencanaan berfokus untuk menghasilkan, sehingga perencanaan mengarah pada pelaksanaan atau operasional.
      3. Syarat-syarat perencanaan manajeman ekonomi kelas 10

        • Perencanaan yang baik harus memenuhi beberapa persyaratan, yaitu memiliki tujuan yang jelas, bersifat sederhana sehingga tidak sulit dalam pelaksanaannya, memuat analisis-analisis terhadap pekerjaan yang dikerjakan, bersifat fleksibel sesuai perkembangan, memiliki keseimbangan antara tujuan setiap bagian dan tujuan akhir perusahaan, serta memiliki kesan bahwa segala sesuatu itu telah tersedia serta dapat digunakan secara efektif dan berdaya guna.
      4. Manfaat perencanaan

        Manajemen ekonomi kelas 10

        • Perencanaan memiliki beberapa manfaat, yaitu membuat pelaksanaan tugas menjadi tepat dan kegiatan tiap unit terorganisasi menuju arah yang sama, mengantisipasi kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi, memudahkan pelaksanaan pengawasan, dan memberikan pedoman dalam pelaksanaan kegiatan sehingga pelaksana memiliki gerak dan pandangan yang sama.
    2. Pengorganisasian (Organizing). Pengorganisasian adalah proses pengelompokan orang-orang, alat-alat, tugas, tanggung jawab, dan wewenang sehingga tercipta kesatuan dalam rangka mencapai tujuan.

      1. Unsur organisasi
        • Dalam organisasi terdapat beberapa unsur, yaitu sekelompok manusia yang diarahkan untuk bekerja sama, melakukan kegiatan yang telah ditetapkan, dan kegiatan diarahkan untuk mencapai tujuan.
      2. Manfaat pengorganisasian
        • Pengorganisasian memiliki beberapa manfaat, yaitu memungkinkan pembagian tugas sesuai dengan keadaan perusahaan, menciptakan spesialisasi dalam melaksanakan tugas, dan membantu anggota mengetahui tugas yang harus dikerjakan untuk mencapai tujuan.
      3. Fungsi pengorganisasian Pengorganisasian memiliki beberapa fungsi, yaitu mendelegasikan wewenang dari manajemen puncak kepada manajemen pelaksana, membuat pembagian tugas yang jelas, dan mengoordinasikan seluruh kegiatan.
      4. Bentuk organisasi
        • Ada beberapa bentuk organisasi yang lazim digunakan oleh perusahaan-perusahaan, yaitu sebagai berikut.
          1. Organisasi garis, adalah organsasi dengan wewenang pimpinan langsung ditujukan kepada bawahan sehingga bawahan bertanggung jawab langsung kepada atasan. Hal tersebut sering disebut juga organisasi militer. Organisasi ini cocok diterapkan pada organisasi yang sederhana yang memiliki jumlah karyawan sedikit dan belum ada spesialisasi.
          2. Orgnisasi fungsional, adalah organisasi yang disusun berdasarkan sifat dan jenis fungsi yang harus dilaksanakan. Organisas ini cocok digunakan pada badan-badan yang secara tegas memberi pekerjaan atas fungsi-fungsi.
          3. Organisasi garis dan staf, adalah organisasi yang memberi wewenang kepada pimpinan untuk memberi komando kepada bawahan. Organisasi ini cocok digunakan pada pola yang jumlah personilnya besar, daerah operasinya luas, dan bidang tugasnya beraneka ragam.
    3. Pelaksanaan (Actuating) adalah fungsi manajemen untuk menggerakkan orang-orang agar bekerja sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Pelaksanaan merupakan fungsi manajemen yang paling penting karena berhubungan dengan sumber daya manusia. Ada tiga gaya dalam pelaksanaan kepemimpinan yang dikenal secara umum, yaitu sebagai berikut.

      1. Otoriter, yaitu gaya kepemimpinan dengan pimpinan tidak melibatkan bawahan dalam mengambil keputusan. Bawahan dianggap hanya melaksanakan pekerjaan dan bukan sebagai rekan sekerja. Pemimpin otoriter menganggap hubungan antara pimpinan dan bawahan seperti hubungan antara majikan dan buruh.
      2. Demokratis, yaitu gaya kepemimpinan dengan pimpinan mengakomodasi pendapat bawahan dalam mengambil keputusan. Pimpinan yang demokratis menganggap diri dan bawahannya adalah satu tim.
      3. Bebas, yaitu gaya kepemimpinan di mana pemimpin menyerahkan proses pengambilan keputusan kepada bawahannya. Pimpinan dengan gaya kepemimpinan seperti ini hanya memberi arahan dan nasihat dalam pengambilan keputusan.
    4. Pengawasan (Controlling). Pengawasan merupakan tugas untuk mengoreksi kesalahan yang terjadi demi tercapainya tujuan organisasi. Henry Fayol mendefinisikan pengawasan sebagai tindakan meneliti apakah segala sesuatu telah tercapai atau berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

      • Pengawasan bertujuan memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, mencegah adanya kesalahan, menciptakan kondisi agar karyawan bertanggung jawab untuk melaksanakan pekerjaan, mengadakan koreksi terhadap kegagalan yang timbul, dan memberi jalan keluar atas suatu kesalahan.
      • Pengawasan dapat berjalan efektif jika memperhatikan hal-hal berikut ini.
        1. Jalur/urut-urutan (routing). Agar pengawasan efektif dan efisien, seorang manajer harus dapat menetapkan jalur atau cara untuk mengetahui letak kesalahan yang sering terjadi.
        2. Penetapan waktu (scheduling). Seorang manajer harus dapat menetapkan kapan pengawasan dilakukan. Pengawasan yang terjadwal terkadang kurang efisien. Pengawasan yang dilakukan secara mendadak ada kalanya lebih berguna, dibandingkan pengawasan yang terjadwal.
        3. Perintah pelaksanaan (dispatching). Dispatching merupakan prinsip pengawasan berupa perintah pelaksanaan terhadap suatu pekerjaan dengan tujuan agar pekerjaan tersebut dapat selesai tepat pada waktunya. Melalui perintah ini, dapat dihindari suatu pelaksanaan pekerjaan yang terkatung-katung sehingga dapat diidentifikasi siapa yang berbuat salah.
        4. Tindak lanjut (follow up). Jika kesalahan telah ditemukan, pimpinan harus mencari jalan keluar atas kesalahan itu. Pimpinan harus dapat memberi petunjuk kepada bawahan agar kesalahan yang sama tidak terulang.

 

 

C. Unsur-Unsur Manajemen

Menurut Harrington Emerson, manajemen mempunyai lima unsur, yaitu sebagai berikut.

  1. Manusia (men) dianggap sebagai sumber daya yang paling penting. Keberhasilan atau kegagalan suatu organisasi tergantung pada manusia.
  2. Uang (money) adalah unsur yang juga sangat penting. Uang diperlukan untuk menjalankan usaha.
  3. Bahan (materials) diperlukan untuk menciptakan produk. Padi atau jagung, bibit, pupuk, dan pestisida merupakan contoh bahan produksi.
  4. Mesin (machines) menjadikan proses produksi lebih efisien dan ekonomis.
  5. Metode (methods) mengacu pada teknologi atau teknik produksi. Metode ini sangat penting untuk mencapai tujuan organisasi.

 

 

D. Bidang-Bidang Manajemen

  1. Manajemen produksi. Manajemen produksi adalah rangkaian kegiatan yang terencana dan terkendali dalam rangka mengubah input menjadi output, dan melakukan evaluasi terhadap output melalui umpan balik. Dari pengertian ini, terdapat dua hal penting yang mendapat perhatian dalam manajemen produksi, yaitu perancangan sistem produksi dan pengendalian sistem produksi.
    1. Perancangan sistem produksi

      • Ketika merancang sistem produksi, manajemen harus mempertimbangkan rancangan produk (jasa), volume produksi, proses produksi, lokasi dan tata letak, serta rancangan pekerjaan.
        1. Rancangan produk (jasa). Rancangan produk dipelajari oleh bagian produksi untuk mengetahui berbagai aspek yang berkaitan dengan proses produksi. Misalnya, apakah teknologi yang dimiliki mampu memproduksi produk yang diusulkan.
        2. Volume produksi. Manajemen harus mempertimbangkan kapasitas produksi yang dimiliki. Misalnya, apakah fasilitas produksi yang dimiliki mampu menghasilkan produk dalam jumlah yang sesuai dengan yang diharapkan.
        3. Proses produksi. Ketika merancang sistem produksi, manajemen harus mempertimbangkan proses produksi yang paling efisien. Misalnya, apakah proses produksi memerlukan dukungan teknologi baru, atau cukup dengan memodifikasi teknologi yang telah ada. Baca artikel sebelumnya !
        4. Lokasi dan tata letak. Setelah proses produksi dipilih, langkah selanjutnya adalah merancang lokasi dan tata letak dari proses produksi. Lokasi dan tata letak didesain sehingga proses produksi efisien. Misalnya, gudang penyimpanan bahan baku dan barang jadi sebaiknya berdekatan dengan lokasi proses produksi.
        5. Rancangan pekerjaan. Melalui rancangan pekerjaan, ditetapkan cara yang terbaik untuk melaksanakan pekerjaan. Pada tahap ini, ditentukan pula para pelaksana sistem operasi.
    2. Pengendalian sistem produksi

      Manajemen ekonomi kelas 10

      • Ini berkaitan dengan dua masalah utama in manajemen operasi, yaitu mutu dan persediaan.
        1. Pengendalian mutu. Perusahaan harus dapat menjaga supaya mutu barang tetap terjamin. Usaha tersebut dapat dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal, antara lain mutu bahan baku (input), penggunaan teknologi maju, penetapan tanggal berlakunya produk, dan pengepakan (pengemasan).
        2. Manajemen persediaan. Berhasil tidaknya perusahaan menjual barang bergantung pada ada tidaknya persediaan. Oleh karena itu, harus dipikirkan jumlah persediaan yang ideal agar perusahaan beroperasi secara efisien dan efektif. Misalnya, menggunakan penghitungan jumlah persediaan yang efisien (Economic Order Quantity), peramalan kebutuhan persediaan yang tepat, dan mengontrol persediaan secara ketat.
  2. Manajemen pemasaran. Philip Kotler mendefinisikan pemasaran sebagai proses sosial dan manajerial dengan seseorang atau kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui penciptaan dan pertukaran produk dan nilai. Berdasarkan pengertian pemasaran tersebut, manajemen pemasaran diartikan sebagai kegiatan pengaturan secara optimal dari fungsi pemasaran agar kegiatan pertukaran atau penyampaian barang dari produsen kepada konsumen dapat berjalan lancar dan memuaskan.Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam manajemen pemasaran, antara lain adalah riset pasar; segmentasi, targeting, dan positioning; bauran pemasaran, dan kepuasan pelanggan.

    1. Riset pasar. Ini harus benar-benar dilakukan dan sedapat mungkin jangan sampai terjadi kesalahan dalam mengambil kesimpulan. Riset pasar yang dilakukan berbeda untuk setiap jenis pasar. Misalnya, riset pasar untuk pasar persaingan monopoli akan berbeda dengan riset pasar untuk pasar persaingan sempurna.
    2. Segmentasi, targeting, dan positioning. Proses pemilihan pasar diawali dengan proses segmentasi, yaitu proses identifikasi sekelompok konsumen homogen yang akan dilayani perusahaan. Contohnya, Astra Internasional membuat mobil yang ditujukan sebagai kendaraan rumah tangga dan niaga. Astra kemudian memilah konsumen menjadi beberapa kelompok pasar yang homogen. Contohnya, keluarga yang menyukai mobil sedan dan keluarga yang menyukai minibus. Pengelompokan segmen pasar ke dalam beberapa kelompok homogen inilah yang disebut targeting. Selanjutnya, katakanlah Astra menargetkan untuk melayani pasar kendaraan keluarga jenis minibus. Proses selanjutnya yang harus dilakukan adalah positioning. Dalam hal ini, Astra memosisikan kendaraan minibus yang diproduksinya sebagai kendaraan keluarga jenis minibus yang hemat bahan bakar. Baca artikel sebelumnya !
    3. Bauran pemasaran (marketing mix). Terdapat empat unsur penting yang perlu diperhatikan perusahaan untuk memasarkan produknya, yaitu produk, harga, promosi, dan distribusi. Baca artikel sebelumnya !   
      1. Produk (product). Perusahaan harus mampu mengidentifikasi aspek-aspek yang diinginkan konsumen dari suatu produk, misalnya mutu dan kemudahan penggunaan dari suatu produk.
      2. Harga (price). Harga memainkan peranan penting dalam pemasaran. Mutu produk yang baik tidak berarti jika konsumen enggan membeli karena alasan harga. Oleh karena itu, perusahaan harus mempertimbangkan daya beli konsumen yang menjadi sasarannya.
      3. Promosi (promotion). Keberhasilan produk di pasar ditentukan aktivitas promosi yang dilakukan. Oleh karena itu, penggunaan media promosi, seperti media elektronik dan cetak, sangat penting untuk menyampaikan pesan tentang produk.
      4. Distribusi atau penempatan (place). Produk yang baik, harga yang wajar, dan promosi yang tepat sasaran tidak berarti jika konsumen kesulitan mendapatkan produk. Oleh karena itu, perusahaan memilih saluran distribusi yang sesuai dengan produk yang dipasarkan.
    4. Kepuasan pelanggan merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi. Pemenuhan kebutuhan ini mengacu pada kepuasan konsumen dalam jangka panjang yang dapat dipenuhi dengan memperhatikan beberapa hal, yaitu mutu barang, kemudahan mendapatkan produk, dan pelayanan purnajual.
  3. Manajemen keuangan. Manajemen keuangan adalah manajemen yang berhubungan dengan langkah untuk mendapatkan dana yang dibutuhkan dan bagaimana penggunaannya dalam rangka mencapai tujuan. Hal-hal yang berkaitan dengan manajemen keuangan adalah manajemen sumber dana, manajemen penggunaan dana, dan pengawasan penggunaan dana.

    Manajemen Ekonomi kelas 10
    1. Sumber dana dapat berasal dari dalam atau luar perusahaan.
      1. Dana dari dalam perusahaan. Perusahaan dapat memperoleh dana dari dalam dengan kebijakan menahan pembagian dividen.
      2. Dana dari luar perusahaan. Perusahaan dapat memperoleh dana dari luar, misalnya dari pasar modal dan pinjaman bank. Dana dari luar perusahaan dalam bentuk pinjaman tidak begitu memengaruhi kebijakan perusahaan. Konsekuensinya, perusahaan harus membayar bunga tanpa terikat dengan laba-rugi yang diperoleh perusahaan. Baca artikel sebelumnya !
    2. Penggunaan dana harus digunakan sebaik mungkin agar nilai perusahaan semakin meningkat. Dana tersebut dapat digunakan untuk hal-hal berikut.
      1. Penanaman modal jangka pendek yang dapat diwujudkan dalam usaha-usaha yang bersifat sementara, misalnya pembelian surat berharga dan tabungan.
      2. Penanaman modal jangka panjang yang dapat diwujudkan dalam usaha-usaha yang bersifat permanen, misalnya pembangunan gedung bertingkat atau pemberian pinjaman dengan jangka waktu pengembalian lebih dari satu tahun.
    3. Pengawasan penggunaan dana. Dana yang digunakan harus diawasi agar sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Kesalahan penggunaan dana dapat mengakibatkan kerugian perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan sebaiknya menetapkan pola penggunaan dana yang disertai pola pengawasannya.
  4. Manajemen personalia. Manajemen personalia adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian atas pengadaan tenaga kerja, pengembangan, kompensasi, integrasi, pemeliharaan, dan pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan sumber daya manusia untuk mencapai sasaran perseorangan. Hal-hal yang berhubungan dengan manajemen personalia antara lain sebagai berikut. Manajemen ekonomi kelas 10

    1. Penerimaan pegawai. Langkah-langkah yang diperlukan pada penerimaan pegawai adalah sebagai berikut.
    2. Penilaian pegawai. Pegawai sebagai bagian dari perusahaan harus dinilai atas prestasi dan kemampuannya ketika melakukan pekerjaan. Penilaian harus didasarkan atas sikap yang objektif.
    3. Promosi dan mutasi. Proses penilaian pegawai dapat menjadi dasar beberapa kemungkinan tindakan berikut.
      1. Tindakan ini terpaksa dilakukan karena yang bersangkutan tidak layak menjadi pegawai suatu perusahaan. Memberhentikan seseorang harus disertai alasan yang jelas dan masuk akal. Sebelum diberhentikan, pegawai yang bersangkutan sebaiknya terlebih dahulu diberi peringatan.
      2. Dipindahkan ke lingkup pekerjaan yang lebih sempit. Tindakan didasari penilaian penilaian bahwa seseorang dianggap tidak mampu mengisi jabatan yang lingkupnya lebih luas.
      3. Dipindahkan ke jabatan lain. Tindakan ini dilakukan karena seseorang tidak cocok menangani pekerjaannya, sehingga ia dipindahkan ke posisi baru yang masih satu level.
      4. Promosi adalah pemberian kepercayaan kepada seseorang untuk menduduki jabatan yang lebih tinggi.
    4. Menurut George Terry, salah satu fungsi manajemen adalah actuating (penggerakan) yang merupakan suatu langkah agar anggota mau bekerja dengan maksimal. Untuk tujuan tersebut, seseorang perlu diberi motivasi, misalnya memberi penghargaan atas prestasinya, pujian, dan kepastian pengembangan diri pada perusahaan.
  5. Manajemen administrasi. Manajemen administrasi memberi perhatian pada pemberian layanan di bidang administrasi, penggunaan alat yang efektif, dan kemudahan pada bidang lain. Untuk itu, perlu diperhatikan hal-hal berikut.

    Manajemen ekonomi kelas 10

  1. Pengadministrasian kegiatan. Organisasi berukuran besar mempunyai kegiatan yang sangat banyak dan beragam sehingga perlu pengadministrasian yang terpadu. Misalnya, dalam hal data kepegawaian, hubungan ke luar, hubungan dengan pemerintah, maupun hubungan jaringan komputer pusat dengan bagian-bagian lain.
  2. Pemakaian alat-alat perkantoran. Pemakaian alat-alat kantor harus efektif dan efisien agar menunjang kemajuan organisasi.
  3. Pemeliharaan organisasi. Manajemen administrasi harus dapat menyediakan informasi yang dibutuhkan, seperti data akuntansi untuk mengambil keputusan ekonomi. Agar dapat menyediakan informasi yang dibutuhkan, manajemen administrasi harus melakukan pengarsipan yang baik.

Penerapan Fungsi Manajemen dalam Kegiatan Sekolah di Bidang OSIS ekonomi kelas 10

  1. OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) adalah satu-satunya wadah kegiatan siswa di sekolah bersama dengan jalur pembinaan yang lain untuk mendukung tercapainya pembinaan kesiswaan. Untuk mewujudkan fungsinya sebagai wadah kegiatan siswa, OSIS harus selalu bersamasama dengan jalur yang lain dalam mengadakan latihan kepemimpinan, ekstrakurikuler, dan wawasan wiyatamandala.
  2. Tujuan utama OSIS antara lain sebagai berikut: Manajemen Ekonomi kelas 10
    1. Menghimpun ide, pemikiran, bakat, kreativitas, serta minat siswa dalam satu wadah yang bebas dari pengaruh negatif.
    2. Mendorong sikap, jiwa, dan semangat kesatuan dan persatuan di antara para siswa sehingga timbul kebanggaan untuk mendukung peran sekolah sebagai tempat terselenggaranya proses belajar mengajar.
    3. Tempat dan sarana berkomunikasi, menyampaikan pikiran dan gagasan dalam usaha untuk mematangkan kemampuan berpikir, wawasan, dan pengambilan keputusan.
  3. Sebagai suatu organisasi, OSIS memiliki sejumlah perangkat, yaitu dewan pembina, perwakilan kelas, dan pengurus osis.
    1. Dewan pembina terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, koordinator pembina, dan guru sebagai anggota.
    2. Pengurus OSIS yang meliputi Ketua I & II, Sekretaris I & II, Bendahara I & II, serta sejumlah seksi. Contohnya, seksi ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, seksi kehidupan berbangsa dan bernegara, serta seksi keterampilan dan kewiraswastaan.
    3. MPK (Musyawarah Perwakilan Kelas) yang terdiri dari siswa yang ditunjuk untuk mewakili kelasnya. Anggota perwakilan kelas memiliki sejumlah tugas, misalnya mewakili kelasnya dalam rapat perwakilan kelas, mengajukan usul kegiatan untuk dijadikan program kerja OSIS, memilih pengurus OSIS, dan menilai laporan pertanggungjawaban pengurus OSIS pada akhir masa jabatan. Dalam kegiatan OSIS, fungsi manajemen harus diperhatikan. Misalnya, OSIS berencana melakukan kegiatan penghijauan sekitar sekolah.

Dalam perencanaan tersebut, beberapa pertanyaan mendasar harus dijawab. Misalnya, latar belakang kegiatan, tujuan kegiatan, tempat dan waktu pelaksanaan kegiatan, peserta kegiatan, dan praksis pelaksanaan kegiatan. Setelah perencanaan tersusun dengan matang, pengurus OSIS perlu menerapkan fungsi pengorganisasian dengan cara membentuk panitia dengan pembagian tugas yang jelas. Pembagian tugas yang jelas tentu akan memudahkan pelaksanaan kegiatan. Dalam pelaksanaan, orang-orang yang terlibat digerakkan untuk bekerja sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Pelaksanaan kegiatan tentu saja perlu diawasi agar pelaksanaan sesuai dengan rencana, mencegah adanya kesalahan, menciptakan kondisi agar para siswa bertanggung jawab ketika melaksanakan pekerjaan, mengadakan koreksi terhadap kegagalan yang timbul, dan memberi jalan keluar terhadap suatu kesalahan.

 

Lihat juga artikel di :

https:/jasagurules.com

https://jasagurulesprivat.com

https://bimbelq.com

https://lesprivatbimbel-q.com

Koperasi Latihan Soal

KOPERASI LATIHAN SOAL

KOPERASI LATIHAN SOAL

Uji Kompetensi – KOPERASI LATIHAN SOAL

  1. Pilihlah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (*) pada salah satu huruf a, b, c, d, atau e.

    1. International Co-operative Aliance didirikan pada tahun …
      1. 1495
      2. 1576
      3. 1795
      4. 1825
      5. 1895
        • Jawab : E
        • Pembahasan: Agar terjadi keseragaman dan tidak terjadi kesimpangsiuran, maka gerakan koperasi di dunia menyerahkan tugas dan tanggung jawab untuk merumuskan jati diri koperasi kepada International Cooperative Alliance (ICA) yang telah berdiri sejak tahun 1895.
    2. Pertumbuhan koperasi di Indonesia dipelopori oleh ..
      1. Mohammad Hatta
      2. Daendeles
      3. Arya Wiriatmaja
      4. Soekarno
      5. Tjokroaminoto
        • Jawab: C
        • Pembahasan: Pertumbuhan koperasi di Indonesia dipelopori oleh R. Aria Wiriatmadja patih di Purwokerto (1896).
        • Baca artikel sebelumnya !
    3. Tempat Musyawarah Nasional Koperasi pertama tahun 1961 diadakan di kota ….
      1. Tasikmalaya
      2. Yogyakarta
      3. Makassar
      4. Surabaya
      5. Surakarta
        • Jawab : D KOPERASI LATIHAN SOAL

        • Pembahasan : Tempat musyawarah nasional koperasi pertama diadakan di kota surabaya
    4. Landasan koperasi Indonesia adalah ….
      1. Pembukaan UUD 1945
      2. Pasal 27 UUD 1945
      3. Pasal 33 UUD 1945
      4. UUD 1945 dan Pancasila
      5. Gotong royong dan kebersamaan
        • Jabab:D
        • Empat landasan koperasi:
          1. Landasan Idil maksudnya adalah koperasi sebagai badan usaha harus berdasarkan nilai-nilai dalam Pancasila dan berdasarkan hukum yang berlaku di Indonesia
          2. L. Mental maksdunya adalah Koperasi harus bersifat adil terhadap anggota koperasinya agar tercipta rasa harmonis dan juga dalam setiap anggota koperasi harus tertanam rasa kesetiakawanan
          3. Landasan Konstitusional maksudnya strukural dalam koperasi harus berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945.
          4. L. Operasional maksundya koperasi dalam menjalankan usahanya harus memiliki tata tertib dan tata terrtib tersebut harus dipatuhi oleh setiap anggota koperasi. Landasan ini terdir dari beberapa peraturan yang dibuat dan juga undang-undang.
    5. Tujuan dari koperasi Indonesia adalah
      1. meningkatkan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya
      2. memenuhi kebutuhan dasar dari anggotanya dan daerah sekitarnya
      3. menyiapkan kebutuhan primer yang lebih murah untuk para anggota dengan cara pembelian bersama-sama
      4. berusaha memenuhi segala kebutuhan anggotanya dengan cara bergotong royong dan menabung
      5. menyejahterakan anggotanya terutama petani yang miskin di pedesaan
        • Jawab: A
        • Pembahasan: Tujuan didirikannya koperasi: Apa tujuan dari koperasi adalah menyejahterakan anggotanya sesuai dengan prinsip ekonomi kerakyatan
    6. Salah satu prinsip koperasi Indonesia adalah ….
      1. menerima anggota dengan syarat warga negara dan memiliki tanda penduduk
      2. anggota harus berkelakuan baik yang dinyatakan oleh lurah setempat
      3. keanggotaan terdiri atas masyarakat yang petani dan tinggal di daerah pedesaan
      4. keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
      5. diterima seorang anggota jika mendapat rekomendasi dari tetangga
        • Jawab : D
        • Pembahasan: KOPERASI LATIHAN SOAL

          1. Keangotaan bersifat sukarela dan terbuka.
          2. Pengelolaan dilakukan secara demokrasi.
          3. Pembagian SHU dilakukan secara adil sesuai dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota.
          4. Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal.
          5. Kemandirian
          6. Pendidikan perkoperasiaan
          7. Kerjasama antar koperasi.
    7. Pengelompokan koperasi Indonesia didasarkan atas dasar kesamaan kegiatan dan kepentingan ekonomi anggotanya. sehingga jenis koperasi Indonesia adalah koperasi……
      1.  simpan pinjam, konsumsi, produksi,  serba usaha, dan pemasaran
      2.  konsumen,  produsen,  simpan pinjam, jasa, dan i Unit Desa (KUD)
      3.  konsumen,  produsen, jasa, simpan pinjam, dan pemasaran
      4. pemasaran,  jasa, simpan pinjam,  serba usaha, dan  produsen
      5. produsen, konsumen,  jasa, pemasaran, dan Primkopad
        • Jawab: C
        • Pembahasan : Jenis-jenis koperasi
          1. simpan pinjam merupakan koperasi yang mengelola usaha simpan
          2. produksi merupakan koperasi yang mengelola usaha produksi barang tertentu
          3. konsumsi merupakan koperasi yang mengelola usaha penjualan barang-barang konsumsi.
          4. pemasaran merupakan koperasi yang menyelenggarakan fungsi distribusi barang atau jasa yang dihasilkan oleh anggotanya agar sampai di tangan konsumen. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pemasok barang atau jasa kepada koperasinya.
          5. jasa merupakan koperasi yang mengelola usaha layanan jasa.
    8. Nilai yang mendasari kegiatan koperasi adalah ….
      1. kekeluargaan, menolong diri sendiri, bertanggung jawab, demokrasi, persamaan, berkeadilan, dankemandirian
      2. kekeluargaan, toleransi, menolong diri sendiri, bertanggung jawab, demokrasi, persamaan, berkeadilan, dan kemandirian
      3. empati, kekeluargaan, gotong royong, menolong diri sendiri, bertanggung jawab, demokrasi, kemandirian, dan persamaan
      4. persamaan, demokrasi, simpati, bertanggung jawab, gotong royong, menolong diri sendiri, dan persamaan
      5. kekeluargaan, gotong royong, persamaan, menolong diri sendiri, bertanggung jawab, demokrasi, dan kesetaraan
        • Jawab A KOPERASI LATIHAN SOAL

        • Pembahasan:Nilai yang mendasari koperasi sebagaimana dijelaskan dalam Pasal 5 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2012, yaitu: a. Kekeluargaan; b. Menolong diri sendiri; c. Bertanggung jawab; d. Demokrasi; e. Persamaan; f. Berkeadilan; dan g. Kemandirian.
    9. Asas koperasi Indonesia adalah….
      1. gotong royong
      2. percaya diri
      3. empati
      4. simpati
      5. kekeluargaan
        • Jawab : E
        • Pembahasan: Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan
    10. Sisa Hasil Usaha adalah….
      1. hasil dari biaya-biaya dikurangi dengan pendapatan ditambah dengan donasi para donator
      2. pendapatan dari usaha koperasi dikurangi biaya penyelenggaraan koperasi dan ditambah donasi para donator
      3. pendapatan hasil usaha dikurangi gaji para pengelola dan dikurangi pula gaji pengurus dan ditambah dengan sumbangan para pejabat
      4. defisit hasil usaha yang diperoleh dari kegiatan usaha dalam satu tahun buku dikurangi dengan biaya-biaya koperasi
      5. pendapatan dari koperasi yang berasal dari anggota koperasi dan pendapatan yang berasal dari luar anggota koperasi dikurangi dengan biaya-biaya untuk menjalankan koperasi
        • Jawab: D

        • Sisa Hasil Usaha merupakan pendapatan koperasi yang diperoleh dalam satu tahun buku dikurangi dengan biaya, penyusutan, dan kewajiban lain termasuk pajak dalam tahun buku yang bersangkutan.Sisa Hasil Usaha atau Selisih Hasil Usaha adalah sisa hasil usaha atau defisit hasil usaha yang diperoleh dari hasil usaha atau pendapatan koperasi dalam satu tahun buku setelah dikurangi dengan pengeluaran atas berbagai beban usaha.
    11. Pada pembagian sisa hasil usaha, bagian yang tidak dapat ditinggalkan adalah ….
      1. hadiah untuk pejabat koperasi
      2. dana pengurus
      3. dna karyawan
      4. dana pendidikan
      5. cadangan koperasi
        • Jawab: E
        • Pembahasan: Pada pembagian sisa hasil usaha bagian yang tidak dapat ditinggalkan adalah cadangan koperasi
    12. Berikut informasi dari pembagian SHU pada suatu koperasi tahun buku 2015. Jumlah SHU koperasi adalah Rp40.000.000,00. Sejumlah 30% dari SHU tersebut diperuntukkan untuk cadangan koperasi. Setelah itu, 25% untuk jasa usaha anggota, dan 20% untuk jasa modal. Diketahui bahwa Astuti, salah satu anggota koperasi, telah belanja di koperasi dengan jumlah Rp8.000.000,00 dan mempunyai simpanan Rp2.500.000,00. Diketahui pula bahwa jumlah modal koperasi adalah Rp200.000.000,00 dan penjualan koperasi Rp400.000.000,00. SHU yang merupakan bagian dari Astuti adalah Rp
      1. 180.000,00
      2. 190.000,00
      3. 200.000,00
      4. 300.000,00
      5. 340.000,00
        • Jawab: D
        • Koperasi Latihan Soal

          Koperasi Latihan Soal

    13. Koperasi Setia Hati di Cibubur memiliki data pada pembukuan sebagai berikut. Modal Anggota Rp500.000.000,00 Pinjaman Anggota Rp200.000.000,00 SHU Rp100.000.000,00 SHU untuk jasa modal 25%, SHU untuk jasa pinjaman 20%, dan SHU untuk cadangan usaha 20%. Samsyudin anggota koperasi mempunyai simpanan pada koperasi Rp40.000.000,00 dengan jumlah pinjaman yang sudah lunas Rp 20.000.000,00. Bagian SHU Syamsudin adalah Rp
      1. 1.500000,00
      2. 1.750.000,00
      3. 2.000.000,00
      4. 3.500.000,00
      5. 4. 000.000,00
        • Jawab : E

        • Koperasi Latihan Soal

          Koperasi Latihan Soal

    14. Berikut ini yang bukan peran dari koperasi Indonesia adalah ….
      1. membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya
      2. berperan serta secara aktif dalam upaya meningkatkan kualitas kehidupan manusia dan masyarakat
      3. berusaha menjadi masyarakat yang berkeperibadian Indonesia, bergotong royong, dan mandiri
      4. memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai soko gurunya
      5. berusaha mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi
        • Jawab : b

    15. Perhatikan bagai berikut.
      • Koperasi Latihan Soal

      • Bagan ini mengindikasikan. …
          1. pembagian tugas-tugas pada koperasi
          2. struktur organisasi ekstern koperasi
          3. struktur intern organisasi koperasi
          4. hubungan koperasi dengan masyarakat
          5. hubungan koperasi dengan organ pemerintah
            • Jawab: C
    16. Perhatikan struktur organisasi di gambar no.15. Struktur organisasi ini menggambarkan struktur organisasi ….
      1. hubungan kerja pengurus dengan rapat anggota
      2. hubungn kerja pengurus dengan para pejabat koperasi
      3. hubungan kerja pengurus dengan pemerintah
      4. mekanisme pengambilan keputusan pada koperasi
      5. koperasi yang bersifat eksternal
        • Jawab: E
    17. Salah satu wewenang rapat anggot adalah
      1. menetapkan kebijakan umum koperasi
      2. mewakili koperasi dalam persidangan
      3. mewakili koperasi untuk membereskan persoalan dengan masyarakat sekitar
      4. mengurus jalannya usaha koperasi
      5. menetapkan dewan pembina
        • Jawab:A
        • Rapat Anggota

          1. Kekuasaan tertinggi.
          2. Menetapkan Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART) dan peraturan khusus.
          3. Menetapkan kebijaksanaan umum di bidang organisasi, manajemen, dan usaha koperasi.
          4. Memilih, mengangkat, dan memberhentikan pengurus dan pengawas
          5. Menetapkan rencana kerja, rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi.
          6. Mensahkan laporan pengurus.
          7. Mensahkan laporan pengawas.
          8.  Menetapkan pembagian SHU.
          9. Keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat.
          10. Satu anggota satu hak suara.
          11. Meminta keterangan dan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas tentang pengelolaan koperasi.
          12. Dilakukan paling sedikit sekali dalam satu tahun.
    18. Wewenang rapat anggota koperasi adalah
      1. memilih, mengangkat, dan memberhentikan pengawas dan pengurus
      2. mengambil alih pengelolaan koperasi dalam hal terjadi kekisruhan
      3. mewakili koperasi di dalam dan di luar pengadilan
      4. membentuk tim advokasi jika terjadi perselisihan pengurus
      5. memberi nasehat pada pengurus jika terjadi masalah
        • Jawab:A
    19. Berikut yang bukan wewenang Rapat Anggota Koperasi adalah ….
      1. menetapkan kebijakan umum koperasi
      2. menetapkn pembagian SHU
      3. menetapkan rencana kerja dan rencana APB koperasi
      4. menjual harta koperasi
      5. mengubah anggaran dasar
        • Jawab : D
    20. Rapat anggota luar biasa dapat diselenggarakan apabila ….
      1. seorang anggota menginginkannya
      2. keadaan mengharuskan adanya keputusan segera
      3. seorang pengawas menghendakinya
      4. terdapat niat untuk menjatuhkan pengurus
      5. koperasi telah selesai beroperasi
        • Jawab : B
        • Pembahasan: KOPERASI LATIHAN SOAL

          Rapat Anggota Luar Biasa dilaksanakan apabila terdapat keadaan luar biasa yang mengharuskan adanya keputusan segera yang wewenang pengambilannya ada pada Rapat Anggota seperti kekosongan kepengurusan, penggabungan, peleburan, atau pembubaran.

    21. Berikut ini yang tidak berkenaan dengan pengurus koperasi adalah ….
      1. pengurus merupakan pelaksana hasil keputusan rapat anggota
      2. masa jabatan pengurus paling lama lima tahun
      3. nama pengurus pada waktu pendirian harus dicantumkan dalam anggaran dasar
      4. pengurus dipilih dari dan oleh anggota koperasi pada saat rapat anggota
      5. pengurus koperasi harus mendapat persetujuan dewan koperasi Indonesia
        • Jawab: B
    22. Salah satu persyaratan untuk duduk menjadi pengurus koperasi adalah ….
      1. memiliki ijazah S1
      2. mempunyai kompetensi mengelola koperasi
      3. memiliki sertifikat pernah mengikuti manajemen pengurus koperasi yang diselenggarakan dewan koperasi Indonesia
      4. merupakan anggota masyarakat yang baik selama ini
      5. pengangkatannya disetujui oleh camat setempat
        • Jawab: B
        • Syarat-syarat yang harus dijalani antara lain adalah
          1. Berumur tidak lebih dari 60 tahun (saat terpilih)
          2. Mempunyai pengetahuan mengenai koperasi
          3. Berdidikasi dan loyal terhadap koperasi
    23. Salah satu persyaratan untuk dipilih menjadi pengawas koperasi adalah ….
      1. memiliki sertifikat pelatihan bidang pengawas koperasi
      2. memiliki kemampuan untuk mengelola koperasi
      3. setidaknya pernah kursus/pelatihan bidang psikologi massa
      4. tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana yang merugikan koperasi
      5. tidak aktif di partai politik
        • Jawab: D

    24. Salah satu wewenang pengawas koperasi adalah ….
      1. menetapkan penerimaan dan penolakan anggota koperasi yang baru
      2. memberhentikan pengurus
      3. mengawasi pekerjaan pengurus
      4. memutasi tugas pengurus
      5. memberi penghargaan pada pengurus
        • Jawab: C
    25. Salah satu prosedur pendirian koperasi adalah ….
      1. meminta izin dari masyarakat setempat untuk domisili kantor koperasi
      2. menyelenggarakan rapat pembentukan koperasi
      3. dihadiri ketua dewan koperasi setempat
      4. mendapat izin dari camat wilayah tersebut
      5. tempat usaha koperasi yang bersifat industri harus mendapat lolos Amdal
        • Jawab: B
    26. Berikut ini yang bukan usaha dalam rangka pengembangan koperasi adalah ….
      1. meningkatkan pengetahuan pengurus
      2. melaksanakan penyuluhan tentang koperasi
      3. meningkatkan permodalan koperasi
      4. menerima fasilitas dari pemerintah daerah Selempat
      5. membiarkan koperasi tumbuh sendiri
        • Jawab : E
    27. Salah satu kelemahan koperasi di Indonesia sehingga tidak bertumbuh sebagaimana mestinya adalah …..
      1. jumlah anggota koperasi yang masih sedikit
      2. usaha koperasi yang sulit ditemukan di masyarakat
      3. kurang berperannya tokoh-tokoh masyarakat
      4. pengetahuan dan keterampilan pengurus yang masih kurang
      5. koperasi tidak cocok dengan jiwa wirausaha
        • Jawab: D
    28. Tujuan dari pendirian koperasi sekolah adalah ….
      1. menyediakan kebutuhan siswa dengan harga murah
      2. menjadi lembaga tempat diklat pemberdayaan ekonomi siswa
      3. membantu siswa miskin tetapi berprestasi
      4. menghindari dominasi pedagang di sekitar sekolah
      5. siswa dapat memahami jiwa dan ideologi koperasi sejak dini
        • Jawab: E

    29. Salah satu ciri dari koperasi sekolah adalah …
      1. masa keanggotaan siswa akan berakhir jika siswa sudah lulus atau keluar dari sekolah
      2. pimpinannya adalah kepala sekolah
      3. pembinanya adalah guru ekonomi
      4. barang-barang yang dijual hanya keperluan sekolah
      5. hanya beroperasi di sekitar sekolah
        • Jawab: A
    30. Jika seorang siswa pindah sekolah karena kepindahan orang tuanya ke kota lain, maka.
      1. hak dan kewajibannya masih dapat diteruskan saudaranya yang ada di sekolah itu
      2. ia harus menjadi anggota dulu sebelum tahun ajaran berakhir
      3. ia tetap menjadi anggota koperasi sebelum tahun ajaran baru
      4. keanggotaanya otomatis berakhir dan hak/kewajibannya segera diselesaikan
      5. haknya di koperasi diambil setelah rapat anggota tahunan
        • Jawab: D
    31. Perangkat organisasi koperasi sekolah adalah .
      1. kepala sekolah, dewan guru, dan tata usaha
      2. kepala sekolah, pengurus OSIS, dan lurah setempat
      3. dewan guru, tata usaha, dan pengurus OSIS
      4. rapat anggota, pengurus, dan pengawas
      5. camat, dewan guru, dan pengawas sekolah
        • Jawab: D
    32. Ketua koperasi Dari Hati Ke Hati mengundurkan diri dari ketua koperasi karena mutasi tugasnya ke daerah lain. Jalan keluar dari permasalahan tersebut adalah ….
      1. mengadakan rapat koperasi untuk memilih ketua baru
      2. apabila RAT masih lama pengurus dapat mengundang rapat luar biasa
      3. menjadikan wakilnya untuk sementara menjadi ketua
      4. sementara koperasi ditangani secara kepengurusan kolektif
      5. pengawas dapat diangkat sementara menjadi ketua
    33. Perhatikan peran dan prinsip koperasi berikut.
      1. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat
      2. Pembagian SHU dilakukan secara adil dan merata.
      3. Anggota berpartisipasi aktif dalam kegaiatan ekonomi.
      4. Pengelolaan dilakukan secara demokrasi.
      5. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka.
        • Pernyataan yang merupakan prinsip koperasi ditunjukkan nomor ….
        • Jawab: 3, 4, 5
    34. Jumlah anggota koperasi di Indonesia menunjukkan peningkatan, tetapi di sisi lain, belum semua anggota koperasi dan masyarakat merasakan keberadaannya. Secara umum, hal tersebut disebabkan oleh kurangnya modal, kesadaran anggota yang masih rendah, dan kemampuan sebagian pengurus koperasi yang masih rendah. Untuk mengatasinya, hal yang dapat dilakukan adalah ….
      1. pengurus dapat mengubah anggaran dasar dan anggaran rumah tangga untuk disesuaikan dengan perkembangan
      2. menaikkan simpanan pokok dan simpanan wajib tanpa memperhatikan kemampuan anggota
      3. pengurus mencari tambahan modal dan meningkatkan perbaikan pengelolaan koperasi agar dapat menarik anggota masyarakat menjadi pelanggan koperasi tetap
      4. menarik anggota sebanyak-banyaknya, mengingat syarat menjadi anggota bersifat sukarela dan terbuka
      5. menaikkan bunga pinjaman dan harga barang-barang agar dapat meningkatkan keuntungan sehingga dapat memberi SHU tinggi
        • Jawab: A
    35. Koperasi Desa Unggul yang berada di desa Harapan Jaya sangat bermamfaat bagi anggotanya. Namun koperasi itu masih kekurangan modal kerja serta kemampuan pengurusnya terbatas. Untuk mengatasi hal tersebut pengurus dapat….baca artikel sebelumnya !
      1. mengubah anggaran dasar dan anggaran rumah tangga
      2. menaikkan simpanan pokok dan simpanan wajib
      3. mencari modal dari lembaga keuangan dan mengadakan diklat untu pengurus
      4. menerima anggota sebanyak banyaknya karena anggota bersifat sukarela
      5. menaikkan bunga pinjaman agar dapat menaikkan SHU
        • Jawab: A  koperasi latihan soal
  2. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jelas dan benar.

  1. Siapa pendiri koperasi pertama di Indonesia?
  2. Apa asas, nilai, landasan, dan tujuan koperasi?
  3. Sebutkan jenis koperasi di Indonesia!
  4. Apa hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembagian SHU?
  5. Apasaja wewenang rapat anggota?
  6. Apa tata cara pengambilan keputusan pada koperasi?
  7. Kapan terjadi rapat anggota koperasi luar biasa? Jelaskan.
  8. Apa tugas pengurus koperasi?
  9. Apa syarat dan tugas pengawas koperasi?
  10. Jelaskan prosedur pendirian koperasi.

Lihat juga artikel di :

https:/jasagurules.com

https://jasagurulesprivat.com

https://bimbelq.com

https://lesprivatbimbel-q.com

KOPERASI MATERI EKONOMI SMA

KOPERASI MATERI EKONOMI SMA

Ringkasan Materi – Koperasi mata pelajaran Ekonomi SMA kelas 10

  1. SEJARAH PERKEMBANGAN KOPERASI

    • Perkembangan Koperasi di Dunia
      1. Gerakan koperasi digagas oleh Robert Owen. la pertama kali menerapkannya pada usaha pemintalan kapas di New Lanark, Skotlandia tahun 1810. pada tahun 1828, William King mendirikan koran The Cooperator untuk mempromosikan pemikiran Owen.
      2. Saat ini koperasi telah menyebar di seluruh dunia. Lembaga koperasi dunia adalah International Co-operative Alliance (ICA) yang didirikan pada tahun Sejak Januari 2014, tercatat 94 negara menjadi anggota ICA. Baca artikel sebelumnya !
    • Perkembangan Koperasi di Indonesia
      1. Pertumbuhan koperasi di Indonesia dipelopori oleh R. Aria Wiriatmadja, patih di Purwokerto (1896). Ia mendirikan koperasi yang bergerak di bidang simpan pinjam.
      2. Pada 12 Juli 1947, diselenggarakan kongres koperasi yang pertama di Kongres juga memutuskan sejumlah hal seperti membentuk Sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia (SOKRI), menjadikan tanggal 12 Juli sebagai Hari Koperasi, serta menganjurkan pendidikan koperasi di kalangan masyarakat. Saat Juli 1953 dilangsungkan Kongres Kedua di Bandung. Pada kongres ini, SOKRI diubah menjadi Dewan Koperasi Indonesia.
      3. Di tahun 1992, dikeluarkan Undang-Undang No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian yang menyempurnakan dan mengganti UU No. 25 tahun 1962. Selain UU No. 25 tahun 1992 tersebut, pemerintah juga mengeluarkan Peraturan Pemerintah No. 9 tahun 1995 tentang Kegiatan Usaha Simpan Pinjam oleh Koperasi.
  2. PENGERTIAN, ASAS, PRINSIP, TUJUAN, NILAI, DAN LANDASAN KOPERASI materi ekonomi SMA

    1. Menurut Undang-Undang Koperasi No. 25 Tahun 1992 pasal 1, koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum Koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan.
    2. Koperasi berlandaskan pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan berdasar atas asas kekeluargaan.
    3. Koperasi bertujuan meningkatkan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, sekaligus sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari tatanan perekonomian nasional yang demokratis dan berkeadilan.
    4. Nilai yang mendasari kegiatan koperasi adalah nilai kekeluargaan, menolong diri sendiri, bertanggung jawab, demokrasi, persamaan, berkeadilan, dan kemandirian. Anggota koperasi meyakini nilai kejujuran, keterbukaan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap orang lain.
    5. Koperasi melaksanakan prinsip-prinsip berikut.
      1. Keanggotaan koperasi bersifat sukarela dan terbuka.
      2. Pengawasan oleh anggota diselenggarakan secara demokratis.
      3. Anggota berpartisipasi aktif dalam kegiatan ekonomi koperasi.
      4. Koperasi merupakan badan usaha swadaya yang otonom, dan independen.
      5. Koprasi menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan bagi anggota, pengawas, pengurus, dan karyawannya, serta memberikan informasi kepada masyarakat tentang jati diri, kegiatan, dan kemanfaatan koperasi.
      6. Koperasi melayani anggotanya secara prima dan memperkuat gerakan koperasi, dengan bekerja sama melalui jaringan kegiatan pada tingkat lokal, nasional, regional, dan internasional.
      7. Koperasi bekerja untuk pembangunan berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakatnya melalui kebijakan yang disepakati oleh anggota. Baca artikel sebelumnya !
  3. JENIS KOPERASI

    • Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, jenis-jenis koperasi adalah sebagai berikut. Koperasi ….
      1. simpan pinjam merupakan koperasi yang mengelola usaha simpan
      2. produksi merupakan koperasi yang mengelola usaha produksi barang tertentu
      3. konsumsi merupakan koperasi yang mengelola usaha penjualan barang-barang konsumsi.
      4. pemasaran merupakan koperasi yang menyelenggarakan fungsi distribusi barang atau jasa yang dihasilkan oleh anggotanya agar sampai di tangan konsumen. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pemasok barang atau jasa kepada koperasinya.
      5. jasa merupakan koperasi yang mengelola usaha layanan jasa.
  4. SISA HASIL USAHA (SHU) KOPERASI

    1. SHU atau Selisih Hasil Usaha adalah sisa hasil usaha atau defisit hasil usaha yang diperoleh dari hasil usaha atau pendapatan koperasi dalam satu tahun buku setelah dikurangi dengan pengeluaran atas berbagai beban usaha.
    2. Sisa hasil usaha disisihkan terlebih dahulu untuk dana cadangan dan sisanya digunakan seluruhnya atau sebagian untuk hal-hal berikut.
      1. Anggota sebanding dengan transaksi usaha yang dilakukan oleh tiap anggota dengan koperasi.
      2. Anggota sebanding dengan simpanan modal koperasi yang dimiliki.
      3. Pembayaran bonus kepada pengawas, pengurus, dan karyawan Besarnya bonus ditetapkan berdasarkan keputusan Rapat Anggota.
      4. Pembayaran kewajiban kepada dana pembangunan koperasi dan kewajiban lainnya; dan/atau penggunaan lain yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar.
    3. SHU yang berasal dari transaksi dengan nonanggota tidak boleh dibagikan oleh koperasi kepada anggota. Sisa hasil usaha yang berasal dari nonanggota ini dapat digunakan untuk mengembangkan usaha koperasi dan meningkatkan pelayanan kepada anggota.

    4. Jika hasil usaha defisit, koperasi dapat menggunakan dana cadangan berdasarkan Rapat Anggota. Jika dana cadangan tidak cukup, defisit tersebut diakumulasikan dan dibebankan pada anggaran pendapatan dan belanja koperasi pada tahun berikutnya. Apabila defisit hasil usaha terjadi pada Koperasi Simpan Pinjam, anggota wajib menyetor tambahan simpanan
    5. Dana cadangan dikumpulkan dari penyisihan sebagian selisih hasil usaha. Koperasi harus menyisihkan sisa hasil usaha untuk dana cadangan sehingga jumlah dana cadangan paling sedikit sebesar 20% (dua puluh persen) dari nilai modal koperasi. Dana cadangan yang belum mencapai 20% dari nilai modal koperasi hanya dapat dipergunakan untuk menutup kerugian koperasi. Baca artikel sebelumnya !
    6. Secara umum, Sisa Hasil Usaha koperasi dibagi sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan pada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga koperasi sebagai berikut. Koperasi mata pelajaran Ekonomi SMA kelas 10
      1. Cadangan koperasi.
      2. Jasa anggota.
      3. Jasa modal
      4. Dana
        • pengurus.
        • karyawan.
        • pendidikan.
        •  sosial.
        • untuk pembangunan lingkungan.
    7. Sisa Hasil Usaha per anggota dapat dihitung sebagai berikut.
      • KOPERASI MATERI EKONOMI SMA

        KOPERASI MATERI EKONOMI SMA

    8. Prinsip-prinsip pembagian SHU yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut.
      1. SHU bersumber dari anggota.
      2. SHU anggota adalah jasa dari modal dan transaksi usaha yang dilakukan anggota sendiri.
      3. Pembagian SHU anggota dilakukan secara transparan.
      4. SHU anggota dibayar secara tunai.
  5. PERAN KOPERASI mata pelajaran Ekonomi SMA kelas 10

    • Pasal 4 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian menyebutkan fungsi dan peran koperasi sebagai berikut:
      1. membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya;
      2. berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat;
      3. memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai sokogurunya;
      4. berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi. Baca artikel sebelumnya !
  6. ORGANISASI DAN PENGELOLAAN KOPERASI

    1. Struktur organisasi koperasi dapat dibentuk dari segi internal dan eksternal organisasi. Pada peraga berikut dapat kita lihat struktur internal organisasi koperasi.
      • KOPERASI MATERI EKONOMI SMA

        KOPERASI MATERI EKONOMI SMA

    2. Struktur eksternal organisasi koperasi berhubungan dengan penggabungan koperasi sejenis pada suatu wilayah tertentu. Penggabungan itu dibutuhkan untuk pembinaan, pelatihan, kemudahan mendapat modal, dan kebutuhan lainnya. Berkaitan dengan itu, ada koperasi induk, koperasi gabungan, koperasi pusat, dan koperasi primer.
      • KOPERASI MATERI EKONOMI SMA

    3. Perangkat organisasi koperasi adalah rapat anggota, pengurus, dan Di antara rapat anggota, pengurus, dan pengawas terjalin hubungan perintah dan tanggung jawab. Sedangkan, pengawas hanya memiliki hubungan satu arah, yaitu bertanggung jawab terhadap rapat anggota, tanpa memberikan perintah pada perangkat organisasi lainnya.
    4. Anggota koperasi adalah setiap orang yang terdaftar sebagai peserta pemilik koperasi sesuai dengan persyaratan dalam anggaran dasar. Untuk mendirikan satu koperasi primer, sedikitnya harus ada 20 orang anggota. Rapat anggota adalah pemegang kekuasaan tertinggi dalam organisasi koperasi. Rapat anggota mengangkat dan memberhentikan pengurus serta pengawas. Pengurus melaksanakan keputusan-keputusan yang ditetapkan oleh rapat anggota untuk menggerakkan roda organisasi dalam merealisasikan tujuan yang ditetapkan. Pengawas bertugas melaksanakan pengawasan atas pekerjaan pengurus dan membuat laporan secara tertulis tentang pelaksanaan pengawasannya. Pengelola adalah pelaksana harian kegiatan koperasi yang diangkat oleh pengurus koperasi atas persetujuan rapat anggota.
  7. SUMBER PERMODALAN KOPERASI

    1. Modal koperasi dibutuhkan untuk membiayai usaha dan organisasi koperasi. Modal koperasi terdiri dari simpanan pokok dan simpanan wajib koperasi sebagai modal awal.
    2. Simpanan pokok dibayarkan oleh anggota pada saat yang bersangkutan mengajukan permohonan sebagai anggota. Simpanan harus telah disetor penuh dengan bukti penyetoran yang sah dan tidak dapat dikembalikan.
    3. Simpnan wajib adalah simpanan yang dibayar setiap anggota secara periodik, misalnya per minggu atau per bulan.
    4. Selain simpanan pokok dan simpanan wajib koperasi, modal koperasi dapat berasal dari hal-hal berikut.
      1. Hibah adalah pemberian uang dan/atau barang kepada koperasi sebagai modal usaha dengan sukarela tanpa imbalan jasa. Tidak dapat dibagikan secara langsung atau tidak langsung kepada anggota, pengurus, dan pengawas. Hibah yang diberikan oleh pihak ketiga yang berasal dari sumber modal asing, baik langsung maupun tidak langsung, dapat diterima oleh suatu koperasi dan dilaporkan kepada menteri.
      2. Modal penyertaan adalah penyetoran modal pada koperasi berupa uang dan/atau barang yang dapat dinilai dengan uang yang disetorkan oleh perorangan dan/atau badan hukum untuk menambah dan memperkuat permodalan koperasi guna meningkatkan kegiatan usahanya.
      3. Modal pinjaman yang berasal dari anggota, koperasi lainnya dan/ atau anggotanya, bank dan lembaga keuangan lainnya, penerbitan obligasi dan surat utang lainnya, dan/atau Pemerintah dan Pemerintah Daerah.
      4. Sumber lain yang sah yang tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar dan/atau ketentuan peraturan perundang-undangan.
  8. PROSEDUR PENDIRIAN KOPERASI  Ekonomi SMA kelas 10

    1. Proses pendirian koperasi dimulai dengan pelaksanaan rapat pembentukan koperasi. Koperasi primer didirikan oleh paling sedikit 20 orang dengan membayar simpanan wajib sebagai modal awal koperasi. Sementara itu, koperasi sekunder didirikan oleh paling sedikit tiga koperasi primer.
    2. Rapat pembentukan koperasi dihadiri oleh pejabat koperasi setempat yang berwenang untuk memberi pengarahan berkenaan dengan pembentukan koperasi, melihat proses pelaksanaan rapat pembentukan, sebagai narasumber jika ada pertanyaan berkaitan dengan perkoperasian, dan meneliti isi konsep anggaran dasar yang dibuat oleh para pendiri sebelum anggaran dasar tersebut diaktakan oleh notaris pembuat akta diaktakan oleh notaris pembuat akta koperasi.
    3. Jika memungkinkan, rapat pembentukan koperasi dapat dihadiri oleh notaris pembuat akta koperasi, yaitu notaris yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Negara Koperasi dan UKM untuk membantu membuat/ menyusun akta pendirian, perubahan anggaran dasar, dan pembubaran koperasi.
    4. Koperasi mempunyai tempat kedudukan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ditentukan dalam Anggaran Dasar. Tempat kedudukan tersebut sekaligus merupakan kantor pusat koperasi. Dalam semua surat-menyurat, pengumuman yang diterbitkan oleh koperasi, barang cetakan, dan akta, dalam hal koperasi menjadi pihak, harus disebutkan nama dan alamat lengkap koperasi.
    5. Pendirian koperasi dilakukan dengan akta pendirian koperasi yang dibuat oleh notaris. Jika di suatu kecamatan tidak terdapat notaris, akta pendirian koperasi dapat dibuat oleh camat yang telah disahkan sebagai pejabat pembuat akta koperasi oleh menteri.
    6. Akta pendirian koperasi memuat anggaran dasar dan keterangan yang berkaitan dengan pendirian koperasi. Keterangan tersebut memuat sekurang-kurangnya hal-hal berikut:
      1. nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, tempat tinggal, dan pekerjaan pendiri perseorangan atau nama, tempat kedudukan, dan alamat lengkap, serta nomor dan tanggal pengesahan badan hukum koperasi pendiri bagi koperasi sekunder;
      2. susunan, nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, tempat tinggal, dan pekerjaan pengawas dan pengurus yang pertama kali diangkat.
    7. Dalam pembuatan akta pendirian koperasi, seorang pendiri dapat diwakili oleh pendiri lain berdasarkan surat kuasa sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Permohonan akta pendirian koperasi diajukan secara tertulis oleh para pendiri secara bersama-sama atau kuasanya kepada pejabat koperasi atau notaris untuk mendapatkan pengesahan sebagai badan hukum. Jika permohonan tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dalam jangka waktu paling lama 30 hari sejak diterimanya permohonan, pejabat koperasi atau notaris harus menolak permohonan secara tertulis dan disertai alasannya.
    8. Koperasi memperoleh pengesahan sebagai badan hukum setelah akta pendirian koperasi disahkan oleh pejabat yang berwenang. Pengesahan koperasi sebagai badan hukum diberikan dalam jangka waktu paling lambat 30 hari sejak tanggal permohonan diterima. Jika pejabat yang berwenang tidak melakukan pengesahan dalam jangka waktu 30 hari sejak tanggal permohonan diterima, akta pendirian koperasi dianggap sah.
    9. Peran pemerintah sangat diperlukan dalam usaha pengembangan koperasi, terutama pada hal-hal berikut.
      1. Membina dan mengembangkan koperasi secara terpadu melalui kerja sama antarinstansi.
      2. Memberi kesempatan pada koperasi untuk berperan lebih besardalam pelaksanaan pembangunan ekonomi.
      3. Membentuk koperasi-koperasi pemerintah sebagai patokan bagi koperasi-koperasi lainnya.
  9. KOPERASI SEKOLAH

    1. Menjadi sarana bagi siswa untuk menerapkan pengetahuan koperasi dan ekonomi di dalam kehidupan sehari-hari. Koperasi sekolah juga menjadi sarana untuk belajar berorganisasi, menumbuhkan toleransi, dan mengembangkan rasa kekeluargaan.
    2. Ada beberapa tahap yang harus dilalui dalam mendirikan koperasi sekolah.
    3. Di dalam pelaksanaan dan pengelolaan koperasi sekolah, kepala sekolah dan guru-guru harus terlibat. Alasannya antara lain sebagai berikut.
      1. Koperasi berada dan berdiri di lingkungan sekolah sehingga maju mundurnya koperasi tersebut banyak dipengaruhi oleh arahan kepala sekolah dan para guru.
      2. Tugas utama siswa adalah belajar sehingga tidak dapat dengan sepenuhnya mengemban tugas di dalam pengelolaan koperasi.
      3. Siswa masih belum berpengalaman sehingga perlu bimbingan, arahan, dan didikan mengenai bagaimana menjalankan usaha koperasi.

Lihat juga artikel di :

https:/jasagurules.com

https://jasagurulesprivat.com

https://bimbelq.com

https://lesprivatbimbel-q.com

Latihan Soal Badan Usaha dalam Perekonomian Indonesia

LATIHAN SOAL BADAN USAHA DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA

  LATIHAN SOAL BADAN USAHA DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA

Uji Kompetensi – Latihan Soal Badan Usaha dalam Perekonomian Indonesia

Latihan Soal Badan Usaha dalam Perekonomian Indonesia

Latihan Soal Badan Usaha dalam Perekonomian Indonesia

  1. Pilihlah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (*) pada salah satu huruf a, b, c, d, atau e. Latihan Soal Badan Usaha dalam Perekonomian Indonesia

    1. Pengertian badan usaha milik negara (BUMN) adalah badan usaha …,
      1. yang merupakan milik negara atau badan usaha swasta yang pengelolaannya dilakukan oleh BUMN
      2. yang seluruh modalnya menjadi milik negara dan pengelolaannya dilakukan oleh negara dan labanya menjadi hak negara melalui departemen yang membidanginya
      3. ang seluruhnya atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan
      4. perusahaan yang sebagian besar modalnya dimiliki oleh pemerintah dan pengelolaannya diserahkan pada swasta tetapi labanya dibagi antara pemerintah dan pengelola melalui perjanjian yang telah disepakati
      5. perushaan yang pembinaannya diserahkan pada badan usaha milik negara karena kegagalannya pada masa lalu dan sebagian modalnya memang milik negara dan ternyata tidak mampu dikembalikan
        • Jawab : C
        • BUMN adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan.
    2. Badan usaha milik negara berbentuk persero adalah badan usaha yang didirikan ….
      1. negara dengan modal terdiri atas saham-saham dan bertujuan memberi layanan pada publik
      2.  negara untuk mengelola usaha-usaha yang bersifat vital
      3. oleh negara dengan tujuan mencari laba sebanyak-banyaknya
      4. modalnya terdiri atas saham-saham dan bertujuan mencari laba
      5. tugasnya membina badan usaha milik swasta yang memiliki hubungan dengan pekerjaan pemerintah
          • Jawab : d Latihan Soal Badan Usaha dalam Perekonomian Indonesia

          • Badan usaha perseroan (persero) adalah BUMN yang berbentuk perseroan terbatas yang modalnya terbagi dalam saham yang seluruh atau paling sedikit 51% (lima puluh satu persen) sahamnya dimiliki oleh Negara Republik Indonesia yang tujuan utamanya mengejar keuntungan.
    3. Badan usaha milik swasta (BUMS) adalah badan usaha yang …
      1. didirikan oleh pihak swasta dan dimodali oleh swasta dengan tujuan mencari laba
      2. modalnya terdiri atas saham-saham dan tiap tahun pasti memberikan sejumlah dividen pada pemegang saham
      3. sebagian modalnya milik swasta dan sebagian lagi milik pemerintah tetapi pengelolaannya diserahkan pada pihak swasta
      4. didirikan khusus untuk mengimbangi keterleluasaan usaha milik negara dalam berusaha
      5. merupakan kesatuan juridis dan ekonomis dari faktor-faktor produksi yang bertujuan memberi layanan pada masyarakat
          • Jawab : a
          • BUMS adalah badan usaha yang sebagian besar permodalannya berasal dari pihak swasta. Badan usaha milik swasta bisa dimiliki oleh satu atau beberapa orang dalam bentuk kerja sama penanaman modal.
          • Baca artikel sebelumnya
    4. Salah satu contoh badan usaha milik swasta di Indonesia adalah PT …
      1. Pertamina
      2. Pelindo
      3. Pembangunan Perumahan
      4. Garuda Indonesia
      5. Medco
        • Jawab : e

    5. Terdapat tiga badan usaha yang menjadi pilar penggerak ekonomi di Indonesia. Ketiga badan usaha tersebut adalah ….
      1. BUMN, BUMS, dan perusahaan raksasa milik negara asing
      2. BUMS, Koperasi, dan badan usaha peninggalan Belanda yang masih eksis mengelola usaha di Indonesia
      3. Badan Usaha Milik Negara, Koperasi, dan badan usaha joint venture yang ternyata memberi kontribusi pada kegiatan ekonomi Indonesia
      4. BUMN, badan usaha milik swasta, dan koperasi
      5. BUMN, usaha monopoli pemerintah, dan badan usaha milik swasta
          • Jawab : d
          • Pancasila dan UUD 1945 yang menjadi dasar sistem perekonomian Indonesia secara jelas telah menyebutkan bahwa ada tiga pilar pelaku ekonomi yang mendasari sistem perekonomian Indonesia yaitu BUMN, BUMS, dan Koperasi.
    6. Badan usaha milik daerah (BUMD) adalah badan usaha yang …..
      1. berada pada suatu daerah dan memiliki banyak sumbangan untuk pendapatan asli daerah dan kegiatannya dimonitor oleh pemerintah
      2. berdomisili pada suatu daerah, mendapat banyak fasilitas atau pekerjaan dari pemerintah daerah setempat, dan memiliki banyak sumbangan pada pendapatan asli daerah
      3. mengelola kegiatan pemerintah daerah seperti jembatan timbang, rumah pemotongan hewan, dan usaha-usaha lainnya yang kinerjanya berhubungan langsung dengan pemerintah daerah
      4. didirikan berdasarkan undang-undang yang seluruh modalnya atau sebagian merupakan kekayaan daerah yang dipisahkan
      5. pembinaannya oleh karena sesuatu hal diserahkan pada pemerintah daerah dan labanya juga milik pemerintah daerah
            • Jawab : d – Latihan Soal Badan Usaha dalam Perekonomian Indonesia

            • BUMD mempunyai landasan operasional, yaitu UU No. 5 Tahun 1962. Pasal 2 Undang-Undang No. 5 Tahun 1962 menegaskan bahwa perusahaan daerah ialah semua perusahaan yang didirikan berdasarkan Undang-Undang ini yang seluruh modalnya atau sebagian merupakan kekayaan daerah yang dipisahkan, kecuali dikatakan lain dengan atau berdasarkan UU ini.
    7. Badan usaha miliki negara (BUMN) mempunyai peranan penting dalam penyelenggaraan perekonomian nasional. Salah satu yang bukan peran badan usaha milik negara adalah ..
      1. sebagai penghasil pajak bagi belanja pemerintah dan tempat meminjam uang jika pemerintah kekurangan dana
      2. mewujudkan kesejahteraan masyarakat
      3. menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat yang membutuhkan pekerjaan
      4. sebagai pembina bagi badan usaha milik swasta dan koperasi
      5. menyelenggarakan kegiatan ekspor bagi pemerintah
          1. Jawab: a
          2. Peran BUMN dalam sistem perekonomian nasional tersebut adalah sebagai penghasil barang dan atau jasa demi pemenuhan hajat hidup orang banyak. Peran BUMN lainnya adalah sebagai pelopor dalam sektor-sektor usaha yang belum diminati swasta, pelaksana pelayanan publik, pembuka lapangan kerja, penghasil devisa negara, membantu pengembangan usaha kecil dan koperasi, serta pendorong aktivitas masyarakat di berbagai lapangan usaha.
    8. BUMD memiliki peran dalam perekonomian, salah satunya adalah …..
      1. menyumbang APBD bagi pemerintah daerah
      2. menyiapkan lapangan kerja bagi pemerintah daerah
      3. pembayar pajak utama untuk pemerintah daerah
      4. melaksanakan pembangunan daerah atau pembangunan nasional
      5. memungut uang yang menjadi hak pemerintah daerah seperti retribusi, uang parkir, pungutan hasil hutan, dan hasil lainnya yang menjadi sumber keuangan pemerintah daerah
          1. Jawab: d
    9. Salah satu fungsi badan usaha adalah fungsi operasional yang meliputi ….
      1. sumber daya manusia, produksi, pemasaran, dan pembelanjaan
      2. sumber daya manusia, produksi, pemasaran, pendidikan, dan pelatihan
      3. pemasaran, produksi, pembelanjaan, dan litbang
      4. produksi, distribusi, konsumsi, dan pemasaran
      5. produksi, pengembangan, pembelanjaan, dan pemasaran
          1. Jawab : d Latihan Soal Badan Usaha dalam Perekonomian Indonesia

          2. Fungsi operasional adalah fungsi yang memungkinkan badan usaha dapat melaksanakan kegiatannya dengan baik untuk mencapai tujuan. Fungsi ini meliputi fungsi pembelian dan produksi, pemasaran, keuangan, personalia, serta administrasi/akuntansi.
    10. Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 19 Tahun 2003 tentang BUMN, bentuk badan usaha milik negara (BUMN) terdiri atas ….
      1. persero dan perum
      2.  perum, persero dan perjan
      3. persero dan perseroan terbatas
      4. perum dan perseroan terbatas
      5. perum dan perjan
          1. Jawab : a

          2. Bentuk-Bentuk BUMN – BUMN memiliki berbagai macam atau jenis bentuk-bentuk yang berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 19 Tahun 2003 tentang BUMN, Badan Usaha Milik Negara terdiri dari dua bentuk, yaitu badan usaha perseroan (persero) dan badan usaha umum (perum).
    11. Badan usaha milik negara (BUMN) memiliki sejumlah kebaikan, salah satunya adalah ….
      1. berusaha pada sektor-sektor yang hajat hidup orang banyak
      2. menyediakan lapangan kerja pada masyarakat sehingga tidak ada yang menganggur
      3. menjadi contoh bagi perusahaan swasta dan koperasi
      4. memberi pinjaman pada pemerintah
      5. mengerjakan pekerjaan untuk negara
          1. Jawab: a
          2. Kebaikan/Kelebihan BUMN (Badan Usaha Milik Negara)
    12. Selain kebaikan, BUMN juga memiliki kelemahan, salah satunya adalah ….
      1. menjadi perebutan dari berbagai pihak dalam kelompok pemerintahan
      2. tidak mendapat laba karena memberi layanan pada masyarakat
      3. kesulitan untuk mendapat modal
      4. lambat dalam mengambil keputusan karena harus melalui birokrasi yang berliku
      5. menjadi saingan bagi badan usaha milik swasta
          1. Jawab:d
          2. Kelemahan BUMN
    13. Terdapat sejumlah kebaikan dari badan usaha milik daerah (BUMD), salah satu kebaikan tersebut adalah ….
      1. pengelolaannya menyangkut birokrasi
      2. memberi pendidikan dan latihan bagi calon pimpinan di birokrasi
      3. berusaha menyediakan barang barang kebutuhan pemerintah daerah
      4. menggunakan tenaga kerja yang pendidikannya pas-pasan
      5. memberi sumbangan pada fakir miskin
          • Jawab: c

          • Kebaikan dari BUMD adalah sebagai berikut.
    14. Badan usaha swasta (BUMS) memiliki peran penting dalam perekonomian. Salah satu peran BUMS dalam kegiatan ekonomi nasional adalah ….
      1. mengurangi kesewenangan BUMN dalam mendominasi perekonomian
      2. membantu pemerintah dalam memperkuat pemungutan pajak dan sejenisnya
      3. sebagai penambah produksi nasional
      4. membantu pemerintah melakukan usaha menolong fakir miskin
      5. menstabilkan peran badan usaha lainnya untuk pembangunan ekonomi
          1. Jawab: c
          2. Peran badan usaha swasta (BUMS) dalam perekonomian Indonesia antara lain sebagai mitra BUMN, sebagai penambah produksi nasional, sebagai pembuka lapangan kerja, sebagai penambah kas negara, dan pemacu pendapatan nasional.
    15. Salah satu peran yang paling menonjol dari badan usaha milik swasta dalam perekonomian adalah ….
      1. mengambil alih kegiatan pemerintah di bidang pengembangan ekspor
      2. menstabilkan kegiatan ekonomi terutama dalam pemerataan pendapatan
      3. badan yang menjadi tempat orang melakukan usaha di negara ini
      4. menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat
      5. menormalisasi hubungan badan usaha dengan semua yang memiliki kepentingan dalam dunia usaha
        • Jawab : d
    16. Badan usaha ini hanya dimiliki satu orang, pimpinannya juga sekaligus pemilik sehingga laba perusahaan jatuh ke tangan satu orang. Badan usaha yang dimaksud adalah …
      1. Firma perseroan komanditer perseroan terbatas kartel
      2. perseroan komanditer
      3. perseroan terbatas
      4. kartel
      5. perusahaan perorangan
        • Jawab: e Latihan Soal Badan Usaha dalam Perekonomian Indonesia
    17. Badan usaha ini dimiliki dua orang atau lebih, dikelola secara bersama-sama atas nama satu perusahaan. Laba dari badan usaha ini dibagi untuk para peseronya sesuai dengan perjanjian. Badan usaha yang dimaksud adalah …..
      1. perusahaan perseorangan
      2. firma
      3. perseroan komanditer
      4. perseroan terbatas
      5. trust
        • Jawab : b

    18. Badan usaha ini merupakan usaha perkongsian dengan setiap anggota menyetor modal. Sebagian anggota perusahaan mengusahakan/memimpin perusahaan dan sebagian peseronya hanya menyetor modal dan tidak ikut mengelola perusahaan. Laba dibagi untuk tiap pesero dengan aturan yang telah mereka sepakati. Badan usaha yang dimaksud adalah ….
      1. perusahaan perseorangan
      2. perseroan komanditer
      3. perseroan terbatas
      4. firma
      5. kartel
        • Jawab : b
    19. Modal badan usaha ini terbagi atas saham-saham. Perusahaan dikelola oleh perangkat organisasi perusahaan yaitu direksi, komisaris, dan RUPS. Setiap tahun para pemodal dalam hal ini pemegang saham mendapat bagian laba yang disebut dividen. Jika terjadi kerugian, tanggung jawab para pemegang saham adalah sebesar modal yang mereka miliki. Badan usaha yang dimaksud adalah …
      1. usaha perseorangan
      2. firma
      3. persekutuan komanditer
      4. perseroan terbatas
      5. trust
        • Jawab : d
    20. Pengertian badan usaha kartel adalah …..
      1. beberapa badan usaha yang melakukan penggabungan untuk tujuan tertentu
      2. gabungan dari beberapa badan usaha yang menjadi badan usaha yang sangat besar
      3. gabungan dari beberapa badan usaha tetapi dengan cara membeli saham dari perusahaan lain sehingga perusahaan induk dapat mengendalikan perusahaan anak tetapi perusahaan asli masih tetap berdiri sendiri
      4. persekutuan dari beberapa badan usaha yang mempunyai usaha sejenis dengan target tertentu
      5. perkumpulan modal dari beberapa usaha besar untuk menguasai bidang tertentu misalnya penguasaan produksi
        • Jawab: e
        • Kartel adalah adalah suatu hubungan adanya kerjasama antara beberapa kelompok produsen atau perusahaan dalam hal melakukan produksi barang serta memasarkannya yang bertujuan menetapkan harga, untuk membatasi suplai dan kompetisi.
    21. Salah satu contoh dari trust di Indonesia adalah PT Bank….
      1. Mandiri
      2. Rakyat Indonesia
      3. Negara Indonesia
      4. Tabungan Negara
      5. Sentral Asia
        • Jawab : a

    22. Berikut sejumlah badan usaha di Indonesia , PT:
      1. Waskita Karya;
      2. Unilever;
      3. Astra Internasional;
      4. Pembangunan Perumahan;
      5. Kimia Farma.
        • Badan usaha yang termasuk badan usaha milik negara (BUMN) ditunjukkan nomor ….
        • Jawab: 1, 4, 5
    23. Kebaikan dari badan usaha milik swasta adalah …
      1. pimpinan pada umumnya adalah pemilik dan ada keberanian untuk mengadakan spekulasi
      2. bersedia memberikan pendapatan yang besar pada karyawannya
      3. bersedia menanggung segala risiko untuk dapat meraup untung yang besar
      4. cepat untuk mendapat pinjaman karena ada jaminan dan umumnya pimpinan perusahaan adalah pemiliknya
      5. dapat bekerja efektif karena system organisasinya sangat rumit
        • Jawab: d

        • Badan usaha milik swasta (BUMS) memiliki kebaikan berikut.
          1. Cepat dalam mengambil keputusan karena pemilik modal juga kadang kala menjadi pengelola.
          2. Memberi kontribusi dalam menaikkan Produk Domestik Bruto.
          1. Cepat mendapat modal karena pengelola umumnya juga pemilik.
          2. Penyumbang pajak pada kas pemerintah
          3. Banyak menampung tenaga kerja.
          4. Penyedia barang dan jasa.
    24. Perhatikan badan usaha berikut. Badan usaha yang merupakan BUMS adalah PT …
      1. Kimia Farma
      2. Pembangunan Perumahan
      3. Nyndya Karya
      4. Waskita Karya
      5. Astra Internasional
        • Jawab : e
    25. Kelemahan badan usaha milik swasta adalah ….
      1. terlalu menekankan pada pencapaian laba sehingga sering tidak memperhatikan lingkungan
      2. sering membuat spekulasi
      3. sulit mendapat modal kerja
      4. masa beroperasinya hanya dalam jangka pendek
      5. sistem organisasinya secara umum kurang baik
        • Jawab: b
        • Badan usaha milik swasta (BUMS) memiliki kelemahan sebagai berikut.
          1. Terlalu mementingkan laba sehingga sering tidak memperhatikan lingkungan.
          2. Sering berspekulasi untuk mengejar untung.
          3. Sering terjadi silang pendapat antara manajemen perusahaan dengan serikat buruh.
    26. Pengertian studi kelayakan usaha adalah penelitian yang …..
      1. ingin mendapatkan segala informasi untuk membangun suatu badan usaha yang ingin mencari laba
      2. mendalami suaiu ide bisnis apakah layak atau tidak dilaksanakan
      3. mendalam dari beberapa badan usaha yang gagal padahal menggunakan modal yang besar dan mutu SDM yang mumpuni supaya kejadian itu jangan terulang di kemudian hari
      4. dilakukan paling sedikit pada 20 (dua puluh) badan usaha yang telah membumi dengan tujuan untuk dapat meniru kesuksesan mereka pada masa datang
      5. dirakit sedemikian rupa untuk meyakinkan pemodal agar mau mempercayakan modalnya dikelola pihak lain
        • Jawab: b

    27. Tujuan dari pembuatan studi kelayakan usaha adalah ….
      1. agar pemodal yakin untuk menyerahkan pengelolaan modalnya pada segelintir orang pada masa yang akan datang untuk mendapatkan untung
      2. untuk menghindari keterlanjuran penanaman modal yang besar untuk kegiatan yang ternyata tidak menguntungkan
      3. mencoba meyakinkan orang atau pihak pemodal untuk meyerahkan pengelolaan modal pada suatu tim yang ternyata dapat menjalankan perusahaan dengan baik selama ini
      4. agar masyarakat berhati-hati untuk membuat suatu usaha baru yang belum tentu akan berhasil pada masa datang
      5. agar memjadi patron atau pola pada pihak-pihak yang ingin berusaha dengan pengalaman yang sangat minim.
        • Jawab: b
        • Pada dasarnya, tujuan utama seorang pebisnis melakukan studi kelayakan adalah untuk mengukur apakah sebuah bisnis berpeluang memiliki kelanjutan atau akan berhenti pada titik waktu tertentu. berhenti pada titik waktu tertentu
    28. Aspek yang sedikitnya terdapat pada pembuatan studi kelayakan usaha adalah
      1. pemasaran dan pasar, perilaku konsumen, sumber daya manusia, dan ramalan keuntungan
      2. pemasaran dan pasar, perilaku konsumen, hambatan dari saingan, dan kemungkinan laba yang didapat
      3. usaha yang sudah ada, pasar dan pemasaran, perilaku konsumen, dan sumber daya manusia
      4. pemasaran dan pasar, perilaku konsumen, sumber daya manusia, dan organisasi
      5. jumlah modal saingan, omzet penjualan yang ditargetkan, pasar dan pemasaran, serta jumlah modal yang akan ditanamkan
        • Jawab : d

    29. Pihak-pihak yang berkepentingan dalam pembuatan suatu studi kelayakan usaha adalah investor ….
      1. kreditur, manajemen, dan pemerintah
      2. saingan usaha, dan perusahaan sejenis
      3. pemerintah, petugas pajak, dan saingan usaha
      4. pemerintah, saingan usaha,dan usaha sejenis
      5. lembaga keuangan, pemerintah, dan konsultan keuangan
        • Jawab: a
    30. Berikut kegiatan studi kelayakan usaha:
      1. pengurutan usaha yang layak;
      2. evaluasi usaha proyek;
      3. penelitian yang mendalam dengan metode ilmiah;
      4. penemuan ide yang dapat menghasilkan produk.
        • Urut-urutan kegiatan yang logis ditunjukkan nomor ..
        • Jawab: 4,3,2,1
    31. Badan usaha milik negara (BUMN) yang memiliki monopoli adalah PT….
      1. Pelni
      2. Garuda Indonesia
      3. Citilink
      4. Pertamina
      5. Kereta Api Indonesia
        • Jawab:e
        • Di Indonesia sendiri, perusahaan yang melakukan monopoli berasal dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Beberapa contohnya seperti Pertamina, PLN, dan PDAMSuatu perusahaan dapat disebut monopoli alamiah ketika hanya ada satu perusahaan yang bertahan karena perusahaan lain tidak mampu membiayai operasional bisnisnya. Contoh perusahaan dari hasil monopoli alamiah adalah PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Perusahaan Listrik Negara (PLN).
    32. Seorang pemula yang mulai berbisnis mengambil tabungannya sejumlah Rp100.000.000,00. Selama ini tabungan tersebut menghasilkan bunga sebesar 16% per tahun. Hasil dari bisnis itu adalah Rp14.000.000,00 selama setahun. Dari wacana tersebut, dapat disimpulkan bahwa pebisnis pemula itu ….
      1. untung Rp 2.000.000,00
      2. rugi Rp2.000.000,00
      3. laba Rp14.000.000,00
      4. untung Rp 16.000.000,00
      5. laba Rp30.000.000,00
        • Jawab: b

        • Penghasilan dari tabungan16% x Rp.100.000.000 = 16.000.000 / tahun 

          sedangkan penghasilan dari bisnis sebesar Rp.14.000.000 per tahun, maka dapat disimpulkan bahwa lebih menguntungkan jika uang tersebut tetap ditabung dari pada digunakan untuk berbisnis. Baca artikel sebelumnya

    33. Firma Andi dan Budi membagi laba tahun buku 2015. Data-data untuk membagi laba adalah sebagai berikut. Modal Andi Rp80.000.000,00 dan modal Budi Rp50.000.000,00. Jumlah laba yang diperoleh Rp 40.000.000,00. Laba dibagi sebagai berikut
      1. Mula-mula Andi mendapat gaji sejumlah Rp 10.000.000,00 dan Budi Rp8.000.000,00
      2. Sisa setelah gaji, Andi mendapat bunga yang sama, yaitu sekian persen dari modal masing-masing.
      3. Setelah itu laba atau rugi dibagi bersama. Setelah pembagian laba, Budi mendapat laba Rp3.800.000,00 lebih besar dari laba yang diterima Andi.
        • Atas dasar keterangan tersebut, persentase bunga yang diperhitungkan pada pembagian laba adalah …
          1. 4%
          2. 5%
          3. 6%
          4. 7%
          5. 8%
            • Jawab: c
            • (160.000.000 – 100.000.000 ) x% + ( y – y ) = 23.800.000 – 20.200.00060.000.000x% = 3.600.000

               

              60.000.000 * X = 3.600.000 x 100

               

              60.000.000x = 360.000.000

               

              60.000.000x / 60.000.000 = 360.000.000 / 60.000.000

               

              x = 6

               

              x% = 6%

               

              Jadi besarnya bunga dalam pembagian laba adalah sebesar 6%.

    34. Firma Agus Raharjo dengan persero Agus dan Raharjo membagi laba tahun 2015
      1. Modal Agus dan Raharjo masing-masing Rp60.000.000,00 dan Rp50.000.000,00
      2. Dalam pembagian laba, mula-mula Agus dan Raharjo mendapat gaji masing-masing Rp2.000.000,00 dan Rp2.500.000,00.
      3. Setelah itu Agus dan Raharjo mendapat bunga 8% dari jumlah modal.
      4. Sisa setelah gaji dan bunga laba dibagi sama besar.
        • Setelah pembagian laba, Agus mendapat bagian laba Rp15.150.000,00. Berdasarkan keterangan tersebut, jumlah laba firma itu adalah Rp….
          1. 20 juta
          2. 25 juta
          3. 30 juta
          4. 35 juta
          5. 40 juta
            • Jawab: a Latihan Soal Badan Usaha dalam Perekonomian Indonesia

            • Total keuntungan Agus Rp 6.800.000,00Total keuntungan Raharjo Rp 65 juta
    35. Firma Rohimih dan Rohimah membagi laba tahun buku 2015. Informasi berikut diperlukan ketika pembagian laba.
      1. Jumlah laba adalah Rp40.000.000,00.
      2. Mula-mula Rohimih dan Rohimah mendapat gaji masingmasing Rp 4juta dan Rp3.000.000,00.
      3. Setelah itu, Rohimih dan Rohimah mendapat bunga masing-masing 10% dari modal.
      4. Sisa setelah gaji dan bunga dibagi sama rata.
        • Jika diketahui setelah pembagian laba, Rohimih mendapat laba Rp21.000.000,00, jumlah modal Rohimih adalah ….
          1. 70 juta
          2. 80 juta
          3. 90 jt
          4. 100 juta
          5. 110 jt

Lihat juga artikel di :

https:/jasagurules.com

https://jasagurulesprivat.com

https://bimbelq.com

https://lesprivatbimbel-q.com

Badan Usaha dalam Perekonomian Indonesia

BADAN USAHA DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA

BADAN USAHA DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA

Ringkasan Materi : Badan Usaha dalam Perekonomian Indonesia

Badan Usaha dalam Perekonomian Indonesia

Badan Usaha dalam Perekonomian Indonesia

  1. PENGERTIAN DAN PERAN BUMN DAN BUMD (BADAN USAHA MILIK NEGARA & DAERAH) DALAM PEREKONOMIAN

    1. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah badan usaha yang seluruhnya atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan. Badan Usaha dalam Perekonomian Indonesia
    2. BUMD mempunyai landasan operasional, yaitu UU No. 5 Tahun 1962. Pasal 2 Undang-Undang No. 5 Tahun 1962 menegaskan bahwa perusahaan daerah ialah semua perusahaan yang didirikan berdasarkan Undang-Undang ini yang seluruh modalnya atau sebagian merupakan kekayaan daerah yang dipisahkan, kecuali dikatakan lain dengan atau berdasarkan UU ini. Baca artikel sebelumnya
    3. Peran BUMN dalam sistem perekonomian nasional tersebut adalah sebagai penghasil barang dan atau jasa demi pemenuhan hajat hidup orang banyak. Fungsi BUMN lainnya adalah sebagai pelopor dalam sektor-sektor usaha yang belum diminati swasta, pelaksana pelayanan publik, pembuka lapangan kerja, penghasil devisa negara, membantu pengembangan usaha kecil dan koperasi, serta pendorong aktivitas masyarakat di berbagai lapangan usaha.
    4. Peran didirikannya perusahaan daerah oleh pemerintah daerah adalah sebagai berikut.
      1. Melaksanakan pembangunan daerah ataupun pembangunan nasional.
      2. Sebagai salah satu sumber pendapatan asli daerah dan ikut berpartisipasi dalam pembangunan perekonomian daerah.
      3. Memberikan kesempatan berusaha bagi masyarakat.
    5. Badan usaha mempunyai fungsi antara lain fungsi komersial, fungsi sosial, dan fungsi pembangunan ekonomi. Badan Usaha dalam Perekonomian Indonesia
      1. Fungsi Komersial. Badan Usaha dalam Perekonomian Indonesia

        • Untuk memperoleh keuntungan secara optimal, setiap badan usaha harus bisa menghasilkan produk yang bermutu, mampu bersaing, ataupun memberikan pelayanan yang berkualitas kepada pelanggan. Fungsi komersial dapat mencapai sasaran yang ditetapkan dengan menerapkan fungsi manajemen dan fungsi operasional. Ada beberapa fungsi manajemen yang bisa digunakan untuk mencapai tujuan, seperti fungsi perencanaan, fungsi pengorganisasian, fungsi motivasi, dan fungsi pengawasan. Manfaat operasional yang perlu dijalankan, seperti mengelola sumber daya manusia, produksi, pemasaran, dan pembelanjaan, dengan sebaik-baiknya agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
      2. Fungsi Sosial. Badan Usaha dalam Perekonomian Indonesia

        • Fungsi sosial berhubungan dengan manfaat badan usaha secara langsung atau tidak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Contohnya, memprioritaskan tenaga kerja yang berasal dari lingkungan sekitar badan usaha, membekali para pegawai dengan pengetahuan dan keterampilan teknis sesuai bidang kerjanya, dan mengelola limbah serta penataan lingkungan yang baik.
      3. Fungsi Pembangunan Ekonomi.Badan Usaha dalam Perekonomian Indonesia

        • Banyak peran yang dapat dilakukan badan usaha untuk membantu pemerintah, antara lain dalam peningkatan ekspor dan sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam pemerataan pendapatan masyarakat. Di lain pihak, pemerintah dapat memungut pajak dari badan usaha tersebut.
  2. BENTUK DAN JENIS KEGIATAN USAHA BUMN DAN BUMD

    1. Badan Usaha Milik Negara terdiri atas dua bentuk, yaitu Badan usaha perseroan (Persero) dan badan usaha umum (Perum).
      1. Badan usaha perseroan (Persero) adalah BUMN yang berbentuk perseroan terbatas yang modalnya terbagi dalam saham yang seluruh atau paling sedikit 51% (lima puluh satu persen) sahamnya dimiliki oleh Negara Republik Indonesia yang tujuan utamanya mengejar keuntungan. Maksud dan tujuan pendirian Persero adalah menyediakan barang dan/atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat, serta mengejar keuntungan guna meningkatkan nilai badan usaha.
      2. Badan usaha umum (Perum) adalah BUMN yang seluruh modalnya dimiliki oleh negara dan tidak terbagi atas saham. Maksud dan tujuan Perum adalah menyelenggarakan usaha yang bertujuan untuk kemanfaatan umum berupa penyediaan barang dan/atau jasa yang berkualitas dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat berdasarkan prinsip pengelolaan badan usaha yang sehat.
      3. Perusahaan Jawatan (Perjan) merupakan BUMN yang bujetnya termasuk dalam APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). Perjan memiliki tujuan untuk membuat sejahtera masyarakat melalui pengabdian dan pelayanan. Hal tersebut dilakukan tanpa mengabaikan poin-poin esensi, efektivitas, ekonomi serta pelayanan yang baik.
    2. Bentuk BUMD tidak secara jelas dibedakan pada Undang-Undang No. 5 Tahun 1962. Bentuk BUMD biasanya dibedakan atas usaha industri, perdagangan, dan jasa. Contoh BUMD adalah Bank Pembangunan Daerah (BPD), Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Perusahaan Daerah Angkutan Kota (Bus Kota), Perusahaan Daerah Angkutan Antarkota (Bus AKDP dan AKAP), dan Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan (PDRPH).
  3. KEBAIKAN DAN KELEMAHAN BUMN DAN BUMD

    1. Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
      1. Kebaikan dari BUMN adalah sebagai berikut.
        • Berusaha pada sektor-sektor yang menguasai hajat hidup orang banyak
        • Menyediakan barang dan jasa publik untuk kesejahteraan masyarakat.
        • Membantu keberadaan usaha lainnya supaya dapat berusaha lebih baik.
      2. Kelemahan dari BUMN adalah sebagai berikut.
        • Karena sebagian BUMN bertujuan memberi layanan pada masyarakat, seolah-olah BUMN tidak perlu efisien dalam pengelolaannya.
        • Maju mundurnya BUMN tergantung dari niat baik para penentu kebijakan pada BUMN.
        • Lambat dalam mengambil keputusan karena pemilik (pemegang saham) atau pemodal adalah pemerintah sehingga untuk memutuskan sesuatu harus melalui birokrasi yang panjang.
    2. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)
      1. Kebaikan dari BUMD adalah sebagai berikut.
        • Berusaha menyediakan barang-barang untuk kebutuhan pemerintah daerah.
        • Sumber pendapatan asli daerah.
        • Menyediakan lapangan kerja.
        • Memberikan keamanan kerja bagi pegawainya.
      2. Kelemahan dari BUMD adalah sebagai berikut.
        • Pengelolaannya menyangkut birokrasi sehingga BUMD kurang cepat mengambil keputusan
        • Sering kekurangan modal. Maju mundurnya BUMD dalam banyak hal tergantung kepala Daerah karena yang mengangkat dan memberhentikan Direksi BUMD adalah Kepala Daerah.
  4. PENGERTIAN DAN PERAN BUMS DALAM PEREKONOMIAN

    1. Badan usaha milik swasta (BUMS) adalah badan usaha yang modalnya dimiliki oleh pihak swasta. Badan usaha swasta dibedakan atas badan usaha swasta dalam negeri dan badan usaha swasta asing.
    2. Adapun peran badan usaha swasta (BUMS) dalam perekonomian Indonesia antara lain sebagai mitra BUMN, sebagai penambah produksi nasional, sebagai pembuka lapangan kerja, sebagai penambah kas negara, dan pemacu pendapatan nasional.
  5. BENTUK DAN JENIS KEGIATAN USAHA BUMS

    • Badan usaha swasta terdiri atas tiga jenis, yaitu badan usaha perseorangan, persekutuan (partnership), dan perseroan terbatas.
      1. Badan usaha perorangan dimiliki oleh satu orang. Pendirian badan usaha ini mudah dan murah, begitu pula dengan penutupannya. Begitu pemilik merasa bahwa badan usahanya tidak menguntungkan lagi, dengan mudah ia dapat menutup badan usahanya. Modal badan usaha perorangan menjadi satu (tidak terpisah) dengan modal pribadi pemilik, karena pemilik harus mendanai sendiri usahanya.
      2. Badan usaha persekutuan dimiliki oleh beberapa orang dan bisa berbentuk firma dan persekutuan komanditer (CV).
        1. Firma didirikan oleh beberapa orang dengan nama bersama. Dalam firma, setiap penerapan kebijakan harus mempertimbangkan kepentingan-kepentingan para pemlik. Kekayaan pribadi dan badan usaha juga tidak dipisahkan.
        2. Persekutuan komanditer (CV) didirikan beberapa orang yang terbagi dalam sekutu aktif (pengelola) dan sekutu pasif (pemodal). Dalam CV, penerapan kebijakan lebih baik daripada dalam firma karena adanya pemisahan tanggung jawab sekutu aktif dan sekutu pasif.
      3. Perseroan Terbatas adalah badan usaha yang didirikan oleh beberapa orang, berbadan hukum, dan modalnya terdiri atas saham-saham. Pemilik saham terbesar memiliki kontrol terbesar atas badan usaha.
  6. KEBAIKAN DAN KELEMAHAN BUMS

    1. Badan usaha milik swasta (BUMS) memiliki kebaikan berikut.
      1. Cepat dalam mengambil keputusan karena pemilik modal juga kadang kala menjadi pengelola.
      2. Memberi kontribusi dalam menaikkan Produk Domestik Bruto.
      3. Cepat mendapat modal karena pengelola umumnya juga pemilik.
      4. Penyumbang pajak pada kas pemerintah
      5. Banyak menampung tenaga kerja.
      6. Penyedia barang dan jasa.
    2. Badan usaha milik swasta (BUMS) memiliki kelemahan sebagai berikut.
      1. Terlalu mementingkan laba sehingga sering tidak memperhatikan lingkungan.
      2. Sering berspekulasi untuk mengejar untung.
      3. Sering terjadi silang pendapat antara manajemen perusahaan dengan serikat buruh.
  7. TAHAPAN MENDIRIKAN USAHA DALAM BUMS

    • Tahapan mendirikan usaha dalam badan usaha swasta antara lain sebagai berikut.
      1. Mempersiapkan sejumlah faktor antara lain barang dan jasa yang akan dijual, sistem pemasaran, penentuan harga, sistem pembelian oleh konsumen, kebutuhan tenaga kerja, organisasi badan usaha, dan jenis badan usaha yang hendak dipilih.
      2. Memperhatikan beberapa hal yang harus dimiliki seperti modal, daftar para pemegang saham, tujuan usaha, dan jenis usaha.
      3. Mempersiapkan dokumen perizinan, antara lain Surat Izin Tempat Usaha (SITU), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Nomor Register Perusahaan (NRP), Nomor Rekening Bank (NRB), Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), dan surat izin lainnya yang berkaitan seperti izin penggunaan tanah dan izin mendirikan bangunan (IMB).
      4. Mengadakan rapat umum pemegang saham, bagi badan usaha berbentuk PT.
      5. Membuat akte notaris berisi antara lain nama-nama pendiri, komisaris, direksi, bidang usaha, tujuan perusahaan didirikan.
      6. Mengurus izin pendirian dengan didaftarkan di pengadilan negeri.
      7. Mengurus pengesahan menjadi badan hukum berkaitan dengan jenis usaha yang dijalani.
      8. Mendapatkan legalitas dari Kementerian Kehakiman dalam lembaran negara.
  8. STUDI KELAYAKAN USAHA

    1. Studi kelayakan adalah penelitian mendalam terhadap suatu ide bisnis tentang layak atau tidaknya ide bisnis tersebut dilaksanakan.
      1. Pemasaran dan pasar, mencakup estimasi pasar sasaran, segementasi pasar, rancangan produk, dan para pesaing.
      2. Perilaku konsumen, mencakup sikap konsumen, keputusan pembelian konsumen, dan perilaku pascapembelian produk.
      3. Sumber daya manusia, mencakup analisis pekerjaan, tenaga kerja, pelatihan, dan pengembangan karier.
      4. Organisasi, mencakup efektivitas organisasi, kepemimpinan, dan pengembangan organisasi.
      5. Akuntansi, mencakup laporan keuangan, neraca, dan laporan laba rugi.
      6. Manajemen operasional dan teknologi, mencakup proses produksi, perencanaan kapasitas, pemilihan teknologi, dan perencanaan sistem kerja.
      7. Keuangan, mencakup sumber-sumber dana, perkiraan investasi, biaya operasional, dan perkiraan pendapatan. h. Hukum, mencakup izin lokasi, izin usaha, izin usaha tempat usaha, dan SIUP Politik, ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup. mencakup situasi pemerintahan, UMR, dan analisis dampak lingkungan.
    2. Tujuan studi kelayakan usaha adalah untuk menghindari keterlanjuran penanaman modal yang terlalu besar untuk kegiatan yang ternyata tidak menguntungkan (Sunyoto, 2014).
    3. Studi kelayakan usaha menyangkut aspek-aspek berikut.

    4. Pihak-pihak yang berkepentingan dalam studi kelayakan usaha adalah sebagai berikut.
      1. Investor yang akan menanamkan modal jika studi kelayakan layak untuk direalisasikan.
      2. Kreditor, yaitu lembaga keuangan yang akan mengucurkan dana jika studi kelayakan dilakukan peminjam dengan baik.
      3. Manajemen perusahaan yang akan menjalankan usaha.
      4. Pemerintah yang diyakinkan apakah usaha yang dijalankan akan memberikan manfaat bagi perekonomian secara umum, tidak merusak lingkungan, dan bermanfaat bagi masyarakat lain.
      5. Masyarakat luas yang melihat apakah memberikan manfaat seperti lapangan kerja, memunculkan prasarana dan sarana maupun infrastruktur.
    5. Tahap studi kelayakan usaha sebagai berikut.
      1. Penemuan ide yang dapat menghasilkan produk yang menguntungkan.
      2. Penelitian yang mendalam dengan metode ilmiah.
      3. Evaluasi usaha proyek, proyek yang akan dibangun, dan bisnis yang sudah berjalan.
      4. Pengurutan usulan yang layak, mencakup jenis pekerjaan, waktu yang dibutuhkan, jumlah dan kualifikasi tenaga pelaksana, dan ketersediaan dana.
      5. Rencana pelaksanaan proyek bisnis.
      6. Pelaksanaan proyek bisnis. Semua tenaga pelaksana harus bekerja sama sebaik-baiknya sesuai rencana yang telah ditetapkan.

Lihat juga artikel di :

https:/jasagurules.com

https://jasagurulesprivat.com

https://bimbelq.com

https://lesprivatbimbel-q.com

AKUNTASI SEBAGAI SISTEM INFORMASI

AKUNTANSI SEBAGAI SISTEM INFORMASI

AKUNTANSI SEBAGAI SISTEM INFORMASI

Ringkasan Materi

A. Sejarah Akuntansi Dunia – Akuntansi Sebagai Sistem Informasi

Akuntansi berkembang dari masa ke masa. Akuntansi diperkirakan mulai berkembang sejak uang digunakan sebagai alat pembayaran dalam perdagangan. Untuk mencatat kegiatan perdagangan, dikembangkanlah sistem yang kemudian dikenal dengan istilah akuntansi. Hadirnya sistem ini tak terlepas dari perhitungan harta pada akhir pelayaran dari Timur Jauh secara bersama-sama di kota-kota di Italia pada abad ke-15 ( Akuntansi Sebagai Sistem Informasi ). Baca arikel sebelumnya

Pada tahun 1494, Luca Pacioli (1447–1517) menerbitkan suatu buku yang berjudul Summa de Arithmetica, Geometria Proportioni et Proportionalita (Review of Arithmetic, Geometry, and Proportions) atau Telaah Arimetika, Geometri, dan Pembagian. Di dalam buku ini terdapat satu bab berjudul “Particularis de Computis et Srcipturis” (Particulars of Reckonings and Their Recordings) yang berisi cara-cara pembukuan menurut catatan berpasangan (double entry book keeping). 

Pengertian catatan berpasangan adalah sistem pencatatan semua transaksi dalam dua bagian yakni debit dan kredit. Kedua bagian ini diatur sedemikian rupa agar selalu seimbang. Sistem menghasilkan pembukuan yang sistematis dan laporan keuangan yang terpadu. Dari pembukuan ini dapat terlihat laba-rugi, kekayaan, dan hak pemilik perusahaan.

Kemajuan penggunaan akuntansi makin nyata setelah pada tahun 1673, Prancis mengharuskan setiap pengusaha di negaranya untuk membuat neraca perdagangan paling tidak sekali dalam dua tahun. Pada abad ke-18, dimulai revolusi industri di Eropa. Dampaknya terhadap akuntansi adalah kebutuhan akan biaya produksi sehingga tercipta akuntansi biaya. Sebelumnya telah ada akuntansi keuangan berupa daftar neraca dan laba-rugi. Pada abad ke-19 berkembang pula konsep penyusutan setelah sebelumnya penyusutan tidak dianggap sebagai biaya.

B.  Sejarah Akuntansi di Indonesia – Akuntansi sebagai Sistem Informasi

Selama penjajahan Belanda, Indonesia menggunakan sistem kontinental. Istilah yang digunakan umumnya pembukuan atau tata buku, bukan akuntansi. Pengertian akuntansi lebih luas daripada pembukuan (book keeping). Pembukuan merupakan bagian dari akuntansi. Indonesia mulai beralih ke sistem akuntansi Anglo-Saxon sejak tahun 1980-an.

Saat ini, akuntansi telah berkembang pesat dan mendapat perhatian khusus dari suatu bisnis, baik lokal maupun global. Telah terdapat pula berbagai universitas negeri dan swasta di Indonesia yang membuka bidang studi ekonomi dengan jurusan akuntansi.

Wadah organisasi profesi akuntan Indonesia adalah Ikatan Akuntansi Indonesia (AI) yang dibentuk pada 23 Desember 1957. IAI menyusun sebuah prinsip akuntansi di Indonesia yang dikenal dengan nama Standar Akuntansi Keuangan (SAK). Standar Akuntansi Keuangan (SAK) merupakan himpunan prinsip, prosedur, dan teknik akuntansi yang mengatur penyusunan laporan keuangan, khususnya kepada pihak eksternal perusahaan, seperti pemilik perusahaan, kreditor, dan investor. Baca artikel sebelumnya

Sejak tahun 1994, IAI juga telah memutuskan untuk melakukan harmonisasi dengan standar akuntansi internasional dalam pengembangan standarnya. Dalam perkembangan selanjutnya, terjadi adopsi dalam rangka konvergensi dengan International Financial Reporting Standards (IFRS). International Financial Reporting Standards atau Standar Pelaporan Keuangan Internasional adalah standar dasar, pengertian, dan kerangka kerja yang diadaptasi oleh International Accounting Standards Board (IASB) atau Badan Standar Akuntansi Internasional.

Standar Akuntansi Keuangan Indonesia pun terus direvisi terus menerus, baik berupa penyempurnaan maupun penambahan standar baru sejak tahun 1994. Revisi Standar Akuntansi Keuangan terakhir terjadi pada tahun 2016 dan efektif berlaku per 1 Januari 2017.

C. Pengertian dan Manfaat Akuntansi

  1. Pengertian Akuntansi – Akuntansi sebagai Sistem Inf

Menurut Carl Warren, dkk. dalam bukunya yang berjudul Accounting, definisi akuntansi adalah sebagai berikut.

“Accounting can be defined as information system that provides reports to stakeholders about the economic activities and condition of a business” (akuntansi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem informasi yang menyediakan laporan tentang aktivitas ekonomi dan kondisi perusahaan kepada para pemangku kepentingan).

Peraga Peran akuntansi secara garis besar

AKUNTASI SEBAGAI SISTEM INFORMASI

2.  Manfaat Akuntansi

  1. Memberikan informasi keuangan untuk pihak manajemen.
  2. Menjadi alat pengendali keuangan.
  3. Menjadi bahan evaluasi perusahaan.
  4. Memberikan informasi atau laporan kepada pihak eksternal

C. Pemakai Informasi Akuntansi – Akuntansi sebagi Sistem Informasi

  1. Kebutuhan informasi setiap pihak berbeda, untuk itu akuntansi menyediakan informasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing pihak tersebut. Baca Artikel sebelumnya
  2. Pihak pemakai atau pengguna informasi akuntansi dibedakan menjadi dua, yaitu pihak internal dan pihak eksternal. Pihak internal dalam hal ini adalah pihak yang berhubungan secara langsung dengan operasi perusahaan (pimpinan perusahaan atau kepala bagian yang menggunakan informasi akuntansi). Sedangkan pihak eksternal adalah pihak-pihak yang berkepentingan hasil-hasil yang dicapai perusahaan. Pihak-pihak eksternal ini terdiri dari pihak perusahaan, kreditor, pelanggan, badanbadan pemerintah, serta masyarakat.

D. Karakteristik Pemakai Informasi Akuntansi dan Kualitas Informasi Akuntansi

Pihak pemakai informasi akuntansi, yaitu pimpinan perusahaan, pemilik perusahaan, kreditor, pemerintah, dan masyarakat. Sebagai pihak yang memakai informasi akuntansi, mereka mempunyai karakteristik berikut.

  1. Pimpinan perusahaan adalah seorang nahkoda. Oleh karena itu, ia harus menggunakan empat fungsi manajemen dalam mencapai tujuan perusahaan, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Tujuan perusahaan akan mencapai hasil yang maksimal apabila keempat fungsi tersebut diterapkan menggunakan informasi
  2. Pemilik perusahaan adalah pihak yang akan menikmati secara langsung hasil yang dicapai perusahaan. Oleh karena itu, seorang pemilik perusahaan harus mengerti akuntansi. Meskipun demikian, apabila pemilik perusahaan tidak mengerti akuntansi, ia bisa meminta bantuan akuntan untuk menginterpretasikan data akuntansi tersebut.
  3. Kreditor adalah orang yang meminjamkan dana/memasok barang dan jasa kepada perusahaan. Oleh karena itu, sebelum menjalin hubungan dengan perusahaan, alangkah baiknya seorang kreditor menggunakan informasi akuntansi untuk mengetahui keadaan perusahaan.
  4. Pemerintah adalah pihak yang memiliki hubungan dengan perusahaan, terutama dalam pembayaran pajak. Oleh karena itu, pemerintah harus menggunakan informasi akuntansi perusahaan agar perusahaan membayar pajak dengan benar. Ketika perusahaan membayar pajak, pemerintah mendapatkan dana untuk menjalankan pemerintahan dan bisa menyejahterakan masyarakat.
  5. Masyarakat di lingkungan perusahaan adalah pihak yang mendapatkan manfaat langsung, misalnya, menerima hadiah pada saat hari raya. Selain itu, perusahaan apabila menerima pekerja baru akan mengutamakan masyarakat sekitar sebagai tenaga kerja.

Kualitas Informasi Akuntansi – Akuntansi Sebagai Sistem Informasi

Syarat-syarat sebuah informasi dianggap berkualitas adalah sebagai berikut.

  1. Perbandingan antara manfaat dan biaya, berarti biaya pembuatan laporan informasi akuntansi tidak boleh melebihi manfaat yang diperoleh pihak pengguna informasi.
  2. Dapat dipahami, berarti laporan yang dibuat harus sesuai dengan pemahaman pihak pengguna.
  3. Relevan, berarti laporan informasi akuntansi bisa berguna secara langsung dalam pengambilan keputusan.
  4. Dapat dipercaya, berarti informasi akuntasi dikatakan dapat dipercaya apabila dapat diuji, netral, dan menyajikan keadaan yang sebenarnya.
  5. Nilai prediksi, berarti data yang ada saat ini bisa dijadikan sebagai dasar prediksi di masa depan.
  6. Umpan balik, dapat berupa prediksi, penerimaan, penolakan, atau pengambilan peluang di masa lalu.
  7. Tepat waktu, berarti informasi akuntansi yang diberikan harus tepat waktu agar pengambilan keputusan tidak tertunda.
  8. Dapat diperbandingkan dan konsisten, informasi akuntansi harus bisa diperbandingkan agar mengetahui persamaan dan perbedaan dengan perusahaan sejenis.
  9. Materiality (cukup berarti), berarti tuntutan prinsip akuntansi bisa dikesampingkan selama tidak menimbulkan kekeliruan dalam laporan pengambilan keputusan.

Prinsip Dasar Akuntansi

Oleh karena, dalam membuat laporan keuangan, akuntansi keuangan mengikuti prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum (generally accepted accounting principles/GAAP). Akuntansi sebagai Sstem Informasi

  1. Prinsip yang harus diketahui menurut Charles T Horngren, Walter T. Harrison Jr., dan Linda Smith Bamber (2009) adalah sebagai berikut. Baca artikel sebelumnya
  • (Historical Cost Principle)
  • (Revenue Recognition Principle)
  • (Matching Principle)
  • (Consistency Principle)
  • (Full Disclousure Principle)
  • Objektif

 

Konsep Akuntansi

  1. Konsep Entitas Usaha

Satu unit usaha yang berdiri sendiri merupakan entitas usaha atau satuan usaha ketika data ekonomi perlu disiapkan. Entitas usaha ini dapat berupa toko serbaada, restoran Padang, usaha penyewaan komputer, percetakan, atau usaha fotokopi. Entitas usaha harus diidentifikasi agar akuntan dapat menentukan data ekonomi mana yang harus dianalisis, dicatat, dan diikhtisarkan dalam laporan.

  1. Konsep Biaya

Penggunaan konsep biaya melibatkan dua konsep akuntansi penting lainnya, yaitu objektivitas dan unit pengukuran.

  • Konsep objektivitas (objectivity concept) mensyaratkan bahwa catatan dan laporan akuntansi harus didasarkan pada bukti
  • Konsep unit pengukuran (unit of measure concept) mensyaratkan data ekonomi dicatat dalam satuan mata uang.

F. Bidang-Bidang Akuntansi

Dalam rangka melayani kebutuhan para pemakai informasi akuntansi yang berbeda-beda, dibuatlah bidang-bidang khusus akuntansi berikut ini.

  1. Akuntansi keuangan adalah bagian dari akuntansi yang mengkhususkan dalam proses pencatatan transaksi hingga penyajiannya dalam bentuk laporan keuangan.
  2. Auditing adalah bidang akuntansi yang mengkhususkan pada pemeriksaan catatan-catatan akuntansi secara independen. Orang yang melakukan auditing disebut auditor.
  3. Akuntansi biaya adalah bidang akuntansi yang mengkhususkan perencanaan, penetapan, dan pengendalian biaya produksi.
  4. Akuntsi manajemen adalah bidang akuntansi yang mengkhususkan pada pengembangan dan penafsiran informasi akuntansi untuk membantu manajemen dalam menjalankan perusahaan.
  5. Akuntansi anggaran merupakan bagian dari akuntansi yang Menyusun rencana pengeluaran dan melakukan perbandingan dengan pengeluaran
  6. Akuntsi perpajakan adalah bagian dari akuntansi yang bertugas menyusun data perhitungan pajak.
  7. Sistem akuntansi adalah bidang akuntansi yang mengkhususkan dalam perencanaan dan pelaksanaan prosedur pengumpulan serta pelaporan data keuangan.
  8. Akuntansi pemerintahan adalah bagian dari akuntansi yang mengkhususkan penyajian laporan transaksi yang dilakukan oleh pemerintah.
  9. Akuntansi pendidikan adalah bidang akuntansi yang mengkhususkan kegiatan pengajaran dan pengembangan pendidikan akuntansi.

G. Profesi Akuntan – Akuntansi sebagai Sistem Informasi

Karier atau profesi yang ditawarkan oleh akuntansi antara lain sebagai berikut.

  1. Akuntan perusahaan (internal) adalah akuntan yang bekerja dalam perusahaan, yang bertindak sebagai pengontrol perusahaan. Hal ini berkaitan dengan pengawasan keluar masuknya uang.
  2. Akuntan publik adalah akuntan independen (bebas) yang secara perorangan atau kelompok memberikan jasa dalam bidang akuntansi bagi perusahaan atau organisasi bisnis dan nonbisnis. Tugas utama akuntan publik adalah memeriksa kewajaran laporan keuangan.
  3. Akuntan pemerintah adalah akuntan yang bekerja pada lembaga-lembaga pemerintah yang tugas utamanya adalah merencanakan, mengendalikan, dan memeriksa penggunaan uang atau kekayaan negara.
  4. Akuntan pendidik adalah akuntan yang tugas utamanya mengembangkan dan mengajarkan akuntansi.

H. Etika Profesi Akuntan – Akuntansi sebagai Sistem Informasi

  1. Prinsip Etika Profesi Akuntan

Dalam Kode Etika Akuntansi Indonesia tahun 1998, disebutkan delapan prinsip etika profesi akuntan, yaitu sebagai berikut.

  1. Tanggung jawab profesi
  2. Kepentingan publik
  3. Integritas
  4. Objektivitas
  5. Kompetensi dan kehati-hatian profesional
  6. Kerahasiaan
  7. Perilaku profesional
  8. Standar teknis

 

2. Prinsip Dasar Perilaku Etis Akuntan

Berikut tiga prinsip dasar perilaku etis bagi akuntan.

  1. Menghindari pelanggaran etika sekecil apa pun
  2. Menekankan pada reputasi jangka panjang
  3. Siap menghadapi konsekuensi yang kurang baik apabila berpegang pada perilaku etis

Uji Kompetensi

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (*) pada salah satu huruf a, b, c, d, atau e.

  1. Tokoh ini menerbitkan sebuah buku berjudul Summa De Arithmetica, Geometria Proportioni et proportionalita. Keseluruhan buku ini tidak membahas akuntansi. Sebagian buku ini berisi pembahasan mengenai aritmatika, aljabar, dan geometri. Namun dalam buku ini terdapat satu bab berjudul Particularis de Computis et Scripturis yang berisi cara-cara pembukuan menurut catatan berpasangan (Double Entry Book Keeping). Tokoh penulis buku ini dijuluki menjadi bapak akuntansi dalam sejarah akuntansi. Tokoh yang dimaksud adalah
    1. Carl Warren
    2. Jerry J. Weygant
    3. Luca Pacioli
    4. Charles Horngren
    5. Paul A. Samuelson
      • Jawab: C
  2. Accounting can be defined as information system that provides reports to stake holders about the economic activities and condition of a business“. Definisi di atas dikemukakakan oleh …
    1. Luca Pacioli
    2. Jerry J. Weygant
    3. American Accounting Association
    4. Carl Warren
    5. Charles Horngren
      • Jawab: D
  3. Accounting is a process of three activities: indentifying, recording, and communicating the economic events of an organization (business or non business) to interested user of the information“. Definisi akuntansi di atas dikemukakan oleh ..
    1. Luca Pacioli
    2. Carl Warren
    3. Paul A. Samuelson
    4. American Accounting Association
    5. Jerry J. Weygant
  4. Proses akuntansi yang tepat secara garis besar:
    1. proses akuntansi → pengambilan keputusan → informasi akuntansi → kegiatan perusahaan
    2. pengambilan keputusan → informasi akuntansi → proses akuntansi kegiatan perusahaan
    3. kegiatan perusahaan → proses akuntansi → informasi akuntansi pengambilan keputusan
    4. kegiatan perushan → informasi akuntansi → proses akuntansi → pengambilan keputusan
    5. informasi akuntansi → kegiatan perusahaan→ pengambilan keputusan → proses akuntansi
      • Jawab : C

  5. Perhatikan bidang-bidang akuntansi berikut.
    1.  Keuangan
    2.  Pemerintahan
    3. Biaya
    4. Perpajakan
    5.  Anggaran
      • Bidang akuntansi yang lazim digunakan oleh pihak eksternal dalam rangka mengambil keputusan ditunjukkan oleh nomor ….
          • Jawab: B (1),(2) & (4)

  6. Suparto menjadi terkenal di lingkungannya karena ia banyak memasukkan lulusan SMK di lingkungannya bekerja menjadi karyawan di tempatnya. la bekerja pada suatu PT yang sangat besar dan bertanggung jawab atas berbagai fungsi akuntansi serta keuangan perusahaan. Suparto bertindak sebagai pengontrol perusahaan, pengurus terhadap seluruh operasi perusahaan yang berhubungan dengan keluar masuk uang. Profesi akuntan yang digeluti Suparto dinamakan akuntan…
    1. pendidik
    2.  pemerintah
    3. perusahaan
    4.  public
    5.  auditor
      • Jawab C

  7. Akuntansi yang diproses sedemikian rupa dengan menerapkan prinsip-prinsip yang berlaku umum dan umumnya digunakan oleh pihak eksternal dalam mengambil keputusan disebut akuntansi ….
    1. keuangan
    2.  biaya
    3.  manajemen
    4.  anggaran
    5. pemerintahan
      • Jawab : A
  8. Perhatikan bidang-bidang akuntansi berikut, akuntansi….
    1. biaya
    2.  manajemen
    3.  keuangan
    4. anggaran
    5. sistem akuntansi
      • Bidang akuntansi yang banyak digunakan oleh pihak intern pemakai informasi akuntansi adalah …
      • Jawab: (1),(2) & (4)
  9. Bidang akuntansi yang mengkhususkan dalam perencanaan dan pelaksanaan prosedur pengumpulan serta pelaporan data keuangan disebut akuntansi ….
    1.  anggaran
    2. perpajakan
    3.  biaya
    4. sistem akuntansi
    5.  keuangan
      • Jawab : D
  10. Berikut ini adalah pihak-pihak pengguna informasi keuangan yang disediakan oleh proses akuntansi.
    1. pimpinan perusahaan
    2. pemilik perusahaan
    3. kepala bagian keuangan
    4. kreditor
    5. kepala bagian anggaran
    6. pelanggan
      • Dilihat dari segi internal, pengguna informasi keuangan ditunjukkan oleh nomor …
      • Jawab: 1, 3, 5
  11. Kita mengenal bidang-bidang akuntansi seperti berikut yaitu akuntansi
    1. Biaya
    2. Anggaran
    3. Manajemen
    4. Perpajakan
    5. Keuangan
      • Bidang akuntansi yang menjadi referensi untuk pihak eksternal dalam mengambil keputusan menggunakan bidang akuntansi yang ditunjukkan oleh nomor …..
        1. (1)
        2. (2)
        3. (3)
        4. (4)
        5. (5)
          • Jawab E
  12. Manfaat akuntansi dalam memajukan usaha adalah ..
    1. memberikan informasi keuangan untuk pihak manajemen dalam mengambil keputusan
    2. memastikan perusahaan beruntung jika memanfaatkan akuntansi sebagai acuan
    3. dapat menghemat pembayaran pajak
    4. mampu mengukur atau memberi indikator bahwa pihak manajemen bekerja dengan serius .
    5. dapat mengarahkan perusahaan dalam bertindak sehingga terhindar dari kerugian
      • Jawab : A
  13. Pihak internal pengguna informasi perusahaan adalah .
    1. pemilik perusahaan
    2. pelanggan
    3. bank
    4. kreditor
    5. pimpinan perusahaan
      • Jawab: E
  14. Pihak eksternal pemakai informasi akuntansi adalah  …..
    1. kepala bagian keuangan
    2. kpl bagiananggaran
    3.  kep bag.penetapan kerja
    4. pelanggan
    5. pimpinan perusahaan
      • Jawab: D. pelanggan – Akuntansi sebagi sistem Informasi

  15. Berikut pemakai informasi akuntansi.
    1. pimpinan perusahaan
    2. kepala bag keuangan
    3. kepala bagian anggaran
    4. pemegang saham
    5. masyarakat
      • Pemakai informasi akuntansi dilihat dari segi intern ditunjukkan oleh nomor ….
      • Jawab: 1.2.3
  16. Sebuah informasi akuntansi dianggap berkualitas jika memenuhi syarat …..
    1. ditulis dalam bahasa Inggris
    2. dapat dipahami
    3. menunjukkan laba yang terus menerus
    4. berlaku dalam jangka panjang
    5. disusun sesuai anjuran IFRS
      • Jawab: E: IFSR =international Financial Reporting Standar = standar akuntansi keuangan
  17. Di bawah ini yang bukan syarat informasi yang berkualitas adalah ….
    1. dapat dipahami
    2. relevan
    3. mengakui biaya yang masuk ramalan
    4. dapat dipercaya
    5. nilai prediksi
      • Jawab: C
  18. Tuntutan prinsip-prinsip akuntansi bisa diabaikan jika kesalahan dalam penyusunan laporan keuangan dianggap tidak begitu penting bagi pengguna. Jadi tuntutan prinsip akuntansi bisa diabaikan selama tidak mengakibatkan kekeliruan atau kesalahan pada laporan yang memengaruhi keputusan atau penilaian pengguna laporan. Syarat informasi akuntansi ini disebut ….
  19. Berikut ini yang bukan syarat-syarat informasi yang berkualitas adalah ….
    1. dapat dipahami
    2. relevan
    3. dapat dipercaya
    4. nilai prediksi
    5. ramalan keuntungan masa depan
      • Jawab: E

  20. Syarat informasi yang berkualitas ini menyangkut prediksi, pembenaran, penolakan, atau pengambilan peluang dari keadaan yang dilalui. Syarat informasi yang berkualitas ini disebut …..
    1. umpan balik
    2. tepat waktu
    3. nilai prediksi
    4. dapat dipercaya
    5. relevan
      • Jawab: A
  21. Syarat informasi yang berkualitas ini bersangkut paut dan berguna secara langsung bagi pengguna informasi akuntansi. Perihal laporan akuntansi harus memiliki data, metode pengukuran, dan metode pelaporan yang dapat membantu para pengguna dalam mengambil keputusan. Syarat informasi laporan yang berkualitas ini disebut ….
    1. dapat dipahami
    2. dapat dipercaya
    3. relevan
    4. nilai prediksi
    5. tepat waktu
      • Jawab: C
  22. Syarat informasi akuntansi keuangan yang berkualitas ini memberi informasi tentang keadaan keuangan saat ini atau kejadian di masa lalu sebaiknya memiliki nilai ramalan, artinya data yang dinilai saat ini dapat digunakan sebagai dasar memperhitungkan kondisi pada masa yang akan datang. Syarat informasi yang berkualitas yang harus dipenuhi ini disebut
    1. dapat dipahami
    2. relevan
    3. dapat dipercaya
    4. nilai prediksi
    5. umpan balik
      • Jawab:D
  23. Jika dikaitkan dengan pencatatan dalam akuntansi, prinsip pengorbanan historis digunakan untuk mencatat harga perolehan dalam aset liabilitas, ekuitas, dan biaya. Hal ini mengandung arti bahwa pencatatan informasi akuntansi didasarkan pada biaya sesungguhnya. Prinsip yang dikemukakan Charles T. Horngren ini disebut prinsip ….
    1. mempertemukan
    2. pengungkapan penuh
    3. objektif
    4. konsistensi
    5. biaya historis
      • Jawab: E
  24. Dasar pengukuran pendapatan adalah jumlah kas yang diterima dari penjualan dengan pihak lain. Prinsip ini oleh Charles T. Horngren, Walter T. Harrison Jr, dan Linda Smith Bamber disebut prinsip
    1. biaya historis
    2. mempertemukan
    3. pengungkapan penuh
    4. pengakuan pendapatan
    5. objektif
      • Jawab: D

  25. Prinsip ini menurut Charles T. Horngren mengacu pada keakuratan bukti-bukti transaksi yang mendukung dalam laporan keuangan. Prinsip ini disebut prinsip
    1. mempertemukan
    2. pengambilan pendapatan
    3. objektif
    4. pengungkapan penuh
    5. biaya historis
      • Jawab: C
  26. Prinsip pencatatan, metode, dan prosedur dalam proses akuntansi harus dilakukan secara bersistem tepat dan berkesinambungan dan mengikuti perubahan metode dari tahun ke tahun. Prinsip ini oleh Charles T. Horngren disebut prinsip ….
    1. pengakuan pendapatan
    2. konsistensi
    3. mempertemukan
    4. pengungkapan
    5. objektif
      • Jawab: B
  27. Himpunan prinsip, prosedur, dan Teknik akuntansi yang mengatur penyusunan laporan keuangan, khususnya kepada pihak eksternal perusahaan, disebut …
    1. Standar Akuntansi Keuangan (SAK)
    2. kode Akuntansi
    3. norma penyusunan akuntansi
    4. kode numerik laporan keuangan
    5. pengkodean numerik
      • Jawab:A

  28. Perhatikan jenis informasi yang disediakan oleh akuntansi berikut.
    1. Laporan pengenaan pajak
    2. Pembayaran upah minimun karyawan dan jam kerja
    3. Penanganan tentang lingkungan hidup
    4. Laporan arus kas
    5. Pemanfaatan biaya produksi
      • Jenis informasi yang diperlukan pemerintah ditunjukkan oleh nomor ….
      • Jawab: 1,2, & 3
  29. Salah satu prinsip dasar perilaku etis bagi akuntansi adalah ….
    1. mengerjakan pekerjaan yang penuh risiko, tetapi mendapat imbalan yang cukup
    2. memiliki pekerjaan yang berkesinambungan
    3. dapat memenuhi selera pemberi kerja, tetapi terukur
    4. menghindari pelanggaran etika sekecil apa pun
    5. bekerja dengan keilmuan, tetapi dapat memenuhi keinginan pemerintah
      • Jawab: D
  30. Konsep entitas usaha diperlukan karena ….
    1. bertujuan menetapkan ciri-ciri dan karakter dari sistem akuntansi yang digunakan secara berkesinambungan
    2. konsep ini memberi batasan bagi kita untuk menyatakan hasil dari unit usaha kita dibandingkan dengan perusahaan sejenis
    3. bertujuan menyatukan arah dari sistem pencatatan yang bermuara dalam penyajian perhitungan pendapatan dan biaya
    4. dapat memperlihatkan jumlah ekuitas dengan akurat pada saat diperlukan dalam kebutuhan analisis
    5. bertujuan membatasi data transaksi dalam sistem akuntansi terhadap data yang berhubungan langsung dengan kegiatan unit usaha
      • Jawab: E
  31. Tugas dari akuntan ini adalah merencanakan, mengendalikan, dan memeriksa penggunaan uang atau kekayaan negara. Biasanya ia adalah seorang pegawai negeri. Profesi akuntan yang digeluti oleh orang yang diceritakan dalam wacana ini adalah akuntan ….
    1. perusahaan
    2. perpajakan
    3. pendidik
    4. pemerintah
    5. khusus auditor
      • Jawab: D

  32. Suparman menjadi buah bibir pembicaraan di desanya. Sebab ia lulusan bidang studi ekonomi jurusan akuntansi. Semenjak lulus, ia bekerja sebagai pemeriksa laporan keuangan suatu organisasi, apakah wajar atau layak. Selain itu, ia juga menawarkan jasa untuk konsultasi bidang perpajakan, penyusunan laporan keuangan, dan menjadi buah bibir karena suka mentraktir teman-temannya. Kata orang, ia memiliki penghasilan lebih dari cukup untuk kehidupannya. Karier atau profesi yang digeluti oleh Suparman adalah akuntan ….
    1. internal
    2. pemerintah
    3. pendidik
    4. khusus perpajakan
    5. publik
      • Jawab: E
  33. Etika dalam melakukan setiap anggota wajib menggunakan pertimbangan moral dan bertindak profesional. Etika profesi akuntan ini disebut ….
    1. tanggung jawab profesi
    2. kepentingan public
    3. integritas
    4. objektivitas
    5. kerahasiaan
      • Jawab: A
  34. Prinsip setiap anggota wajib meningkatkan kualitas kerja dan pengabdiannya dengan meningkatkan kualitas kerjanya, serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Prinsip etika profesi akuntansi ini disebut ….
    1. tanggung jawab profesi
    2. integritas
    3. kepentingan publik
    4. objektivitas
    5. kerahasiaan
      • Jawab: B
  35. Setiap anggota wajib dan harus menghindari tindakan-tindakan yang berusaha mendiskreditkan atau mengurangi tingkat profesi seperti perwujudan tanggung jawab kepada penerima jasa, pihak ketiga, pemberi kerja, dan masyarakat. Etika profesi akuntan ini disebut ….
    1. standar teknis
    2. keberhasilan
    3. perilaku profesional
    4. objektivitas
    5. integritas
      • Jawab: c

 

 

Kunjungi :

https://bimbelq.com

https://jasagurules.com

https://lesprivatbimbel-q.com

http://jasagurulesprivat.com

https://yuyunsitikuraesin.com

 

 

AKUNTANSI DASAR KELAS 12

AKUNTANSI DASAR KELAS 12

AKUNTANSI DASAR KELAS 12

KONSEP DASAR & RANGKUMAN MATERI AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA & DAGANG MATAPELAJARAN EKONOMI

SMA KELAS 12

Akuntansi dasar kelas 12 – Materi mata pelajaran Ekonomi kelas 12. Kurikulum 2013

KONSEP DASAR AKUNTANSI – Akuntansi Dasar kelas 12

Pengertian Akuntansi , Asal kata : to account = menghitung/mempertanggungjawabkan. Secara luas : Language of Business. Secara sempit    : pencatatan, pengklasifikasian, pengikhtisaran transaksi sehingga terbentuk laporan keuangan.

Konsep akuntansi adalah aturan baku yang menjadi landasan dalam pelaporan informasi akuntansi. Ada beberapa konsep atau asas dalam akuntansi:

  1. Asas Pemadanan.Penghasilan dan biaya yang dikeluarkan suatu perusahaan dapat dilaporkan dalam suatu laporan melalui dua pendekatan, yaitu:
    • Cash Basis. Dengan pendekatan ini, penghasilan dilaporkan pada saat uang telah diterima, dan biaya dilaporkan pada saat uang keluar.
    • Accrual basis. Penghasilan dilaporkan pada saat diterima, dan biaya dilaporkan pada saat biaya itu terjadi agar penghasilan tersebut diperoleh.
  2. Konsep kesatuan usaha (Business Entity), adalah bahwa setiap perusahaan dianggap sebagai suatu lembaga yang berdiri sendiri. Karena berdiri sendiri maka keuangan perusahaan harus terpisah dari keuangan pemilik, keuangan direktur dan keuangan karyawan.
  3.  Kesinambungan (Going Concern), artinya perusahaan dianggap akan beroperasi selama waktu yang tidak dapat ditentukan. Atas dasar inilah, laporan keuangan perusahaan perlu disusun secara periodik (per bulan, triwulan, semester, atau per tahun).
  4.  Asas Matching Concept (pembandingan pengeluaran beban dengan penghasilan). Dengan membandingkan biaya dengan pendpatan yang dihasilkan selama periode terjadinya biaya tersebut.
  5. Asas harga perolehan. Harga perolehan adalah nilai atau biaya yang dikorbankan untuk memperoleh suatu barang hingga barang tersebut siap digunakan. Baca artikel sebelumnya !

 

Kegunaan Akuntansi – Akuntansi Dasar kelas 12

Memberikan informasi ekonomi dalam bentik laporan keuangan bagi pihak-pihak yang membutuhkannya.

AKUNTANSI DASAR KELAS 12

Pemakai Informasi Akuntansi – AKUNTANSI DASAR KELAS 12

Siklus akuntansi : Siklus akuntansi adalah tahapan akuntansi dalam satu periode akuntansi.

AKUNTANSI DASAR KELAS 12

SIKLUS AKUNTANSI – AKUNTANSI DASAR KELAS 12

Macam-macam Akun/perkiraan

  1. Nominal =  perkiraan rugi/laba, pendapatan dan beban
  2. Riil =   perkiraan neraca : harta, utang, modal.

Sifat-sifat akun

AKUNTANSI DASAR KELAS 12

SIFAT-SIFAT AKUN – AKUNTANSI DASAR KELAS 12

Sumber pencatatan

  1. Faktur   Bukti memorial
  2. Nota Debet
  3. Nota kredit
  4. kuitansi

Jurnal

berasal dari kata Jour (bahasa Perancis) yang artinya hari. Jurnal/buku harian adalah buku untuk mencatat setiap bukti pencatatan secara kronologis menurut nama akun dan jumlah yang harus di debet dan di kredit. Baca artikel sebelumnya!

Fungsi Jurnal

  1. Historis   :  dicatat berdasarkan tanggal transaksi.
  2. Pencatatan : disertai dengan dokumen dan harus dicatat dalam jurnal.
  3. Analisis: hasil analisis transaksi
  4. Informatif: memberikan informasi akan uaraian atau keterangan singkat.

Jurnal Akuntansi Perusahaan Jasa

Menginvestasikan kas dan peralatan ke dalam perusahaan

  • Kas (D) …………….xx
  • Peralatan (D) ……..xx
    •        Modal ………………xx

Membeli peralatan secara Tunai:

  • Peralatan (D) ………xx
    • Kas (K)………………..xx

Membeli peralatan secara Kredit:

  • Peralatan (D) ………xx
    • Utang Usaha (K)…………..xx

Penerimaan hasil jasa/ pendapatan , Secara tunai:

  • Kas (D)……..xx
    • Pendapata jasa (K) …….xx

Pendapatan hasil jasa, Akan diterima kemudian (belum diterima):

  • Piutang (D)……..xx
    • Pendapatan jasa (K)…..xx

Pembayaran utang

  • Utang usaha (D)………xx
    • Kas (K)………………xx

Pelunasan piutang

  • Kas (D)…………..xx
    • Piutang usaha (K)………xx

Pembayaran beban

  • Beban gaji (D)……..xx
    • Kas(K)…………………xx

Pengambilan pribadi

  • Prive (D)…………xx
    • Kas (K)…………………xx

Akuntansi Perusahaan Dagang

Perusahaan dagang adalah perusahaan yang kegiatan usahanya membeli barang dagangan dengan tujuan dijual kembali, tanpa merubah bentuk dari barang tersebut. Baca Artikel sebelumnya !

Syarat Pembayaran

  1. Misal 2/10, n/30 artinya jika pembeli melunasi harga paling lambat 10 hari setelah tanggal transaksi akan memperoleh potongan 2%. Sedangkan jangka waktukredit (n) selama 30 hari setelah tanggal transaksi.
  2. EOM (End of Month): pelunasan dilakukan paling lambat pada akhir bulan yang bersangkutan, tanpa potongan.

Syarat Penyerahan Barang

  1. Prangko Gudang Penjual (Fob Shiping Point): ongkos pengiriman barang ditanggung pihak pembeli.
  2. Prangko Gudang Pembeli (Fob Destination Point): ongkos pengiriman barang ditanggung oleh pihak penjual.
  3. CIF (Cost, Freigh, and Insurance): pihak penjual menanggung biaya pengiriman barang dan premi asuransi kerugian atas barang tersebut.

Pencatatan Transaksi Perusahaan Dagang dalam Jurnal Umum

AKUNTANSI DASAR KELAS 12

AKUNTANSI DASAR KELAS 12

Jurnal dalam Akuntansi Perusahaan Dagang

a. Jurnal Khusus : untuk transaksi yang sifatnya berulang-ulang, terdiri dari:

    1. pembelian ( jurnal pembelian) : untuk transaksi pembelian secara kredit.
    2. penjualan ( jurnal penjualan): untuk transaksi penjualan secara kredit.
    3. J. penerimaan kas: untuk transaksi pemasukan kas.
    4. J. pengeluaran kas: untuk transaksi pengeluaran tunai.

b. Jurnal Umum: untuk mencatat transaksi yang tidak dapat dicatat dalam jurnal khusus.

Buku Besar – Akuntansi Dasar kelas 12

Merupakan suatu daftar yang berfungsi untuk mencatat segala perubahan harta, utang, modal, pendapatan dan beban.

Buku Besar Pembantu

Adalah buku atau perangkat yang dibuat untuk merinci secara individual bagian dari harta atau utang tertentu.

Tujuan buku besar pembantu

Adalah untuk memberi keterangan atau memberi rincian mengenai jenis harta atau utang.

Buku Besar Utama

Kumpulan akun yang saling berhubungan dan merupakan satu kesatuan, yang digunakan perusahaan dalam menyusun laporan keuangan.

Fungsi Buku Besar

  1. Tempat mencatat perubahan posisi keuangan.
  2. Pemberian informasi keuangan bilamana diperlukan secara efektif dan efisien.
  3. Sumber informasi penyuunan daftar sisa
  4. Sumber informasi penyusunan laporan keuangan

Jurnal Penyesuaian

Dibuat setiap akhir periode akuntansi.

Berikut perkiraan-perkiraan yang perlu disesuaikan beserta jurnalnya:

Penyusutan Aktiva Tetap

Beban Penyusutan (D)  Rp…..

Akumulasi penyusutan (D)   Rp…..

Pemakaian Perlengkapan

Beban perlengkapan (D)   Rp…..

Perlengkapan (K)               Rp…..

Apabila dalam soal tercatat:

  • Perlengkapan yang terpakai/yang habis, catat sebesar yang terpakai
  • Perlengkapan yang ada/yang tersisa, catat sebesar selisih perlengkapan dalam neraca saldo dengan perlengkapan yang tersisa.

Persediaan Barang Dagangan

Menutup persediaan awal

Ikhtisar Rugi Laba (D)  Rp…..

Persediaan barang  dagangan (K)               Rp……….

Memunculkan persediaan akhir

Persediaan barang dagang (D)  Rp…

Ikhtisar Rugi Laba (K)            Rp..

Jurnal Penyesuaian Persediaan Barang Dagang dengan Pendekatan Harga Pokok Penjualan (HPP)

Untuk membuat penyesuaian dengan pendekatan HPP, harus diketahui unsur himpunan HPPdan letak saldo normalnya. Pembuatan jurnalnya adalah sbb:

Persediaan barang dagang awal

Harga Pokok Penjualan   Rp……

Persediaan barang dagang   Rp….

Pembelian

Harga Pokok Penjualan  Rp…..

Pembelian                      Rp….

Beban angkut pembelian

Harga Pokok Penjualan  Rp….

Beban angkut pembelian  Rp…

Retur pembelian dan pengurangan harga

Retur pembelian dan PH  Rp….

Harga Pokok Penjualan        Rp…

Potongan pembelian

Potongan pembelian     Rp…..

Harga Pokok Penjualan    Rp….

Persediaan barang dagang akhir.

Persediaan barang dagang  Rp…..

Harga Pokok Penjualan        Rp….

Beban yang masih harus dibayar

Beban upah (D)     Rp………

Utang upah (K)        Rp…….

Pendapatan yang masih harus diterima; sewa, iklan, asuransi, dll.

Piutang sewa (D)      Rp…..

Pendapatan sewa (K)      Rp……

Beban dibayar dimuka: sewa, iklan, asuransi,dll.

Menggunakan pendekatan:

AKUNTANSI DASAR KELAS 12

Pendapatan diterima dimuka; sewa, iklan, asuransi,dlll

Menggunakan pendekatan:

AKUNTANSI DASAR KELAS 12

Laporan keuangan – Akuntansi Dasar kelas 12

Neraca adalah suau daftar harta, utang dan modal perusahaan pada waktu tertentu.

AKUNTANSI DASAR KELAS 12

Laporan Rugi Laba

HPP = Persediaan awal + Pembelian Bersih – Persediaan Akhir

Pembelian Bersih  = Pembelian + Beban Angkut Pembelian – (Retur Pembelian + Potongan Pembelian

Laba kotor = Penjualan bersih – HPP

Penjualan bersih = Penjualan – (Retur   penjualan + Potongan penjualan)

Laba usaha = laba kotor – biaya penjualan – biaya umum/administrasi

Laba/rugi bersih = laba usaha +/- pendapatan/biaya di luar usaha = laba/rugi bersih

Laporan Perubahan Modal

AKUNTANSI DASAR KELAS 12

Jurnal Penutup.

Jurnal penutup: jurnal yang dibuat pada akhir periode akuntansi untuk menolkan akun-akun nominal (pendapatan, beban, dan prive) untuk dipindahkan ke akun modal melalui ikhtisar R/L.

Cara Menyusun Jurnal Penutup

Menindahkan akun-akun pendapatan ke akun ikhtisar R/L.

Pendapatan       Rp……..

Ikhtisar R/L            Rp……

Memindahkan akun-akun beban ke akun ikhtisar R/L

Ikhtisar R/L       Rp…….

Beban                  Rp……

Memindahkan sisa akun prive ke akun modal

Perusahan Perorangan:

Modal ….

Prive               Rp…..

Perseroan Terbatas (PT):

Laba ditahan       Rp…

Prive                 Rp…

Memindahkan sisa akun ikhtisar R/L ke akun modal

Jika laba :

Ikhtisar R/L            Rp…..

Modal                      Rp…..

Jika rugi :

Modal           Rp….

Ikhtisar R/L               Rp…

Jurnal Pembalik – Akuntansi Dasar kelas 12

Tujuannya adalah untuk memudahkan pencatatan transaksi pada awal periode berikutnya, yaitu transaksi yang berhubungan dengan ayat jurnal penyesuaian.

Hal-hal yang memerlukan jurnal pembalik

Beban yang dibayar dimuka, yang dicatat sebagai Karena beban yang dibayar lebih dahulu sementara manfaatnya diterima kemudian, sehingga ayat jurnal pembalik untuk beban dibayar dimuka perlu dibuat jika transaksinya dicatat sebagai beban. Tetapi, jika transaksinya dicatat sebagai harta  maka ayat jurnal pembalik tidak diperlukan, karena pada ayat jurnal  penyesuaian akan muncul akun beban yang akan menjadi nol pada waktu ayat jurnal penutup diposting.

Beban yang masih harus dibayar, adalah beban yang pencatatannya dilakukan kemudian, tetapi manfaat dari beban tersebut telah diterima lebih dahulu. Misalnya utang gaji, utang bunga dan sebagainya.

Pendapatan diterima dimuka , yang dicatat sebagai pendapatan. Adalah pendapatan yang telah diterima perusahaan tetapi dilihat dari segi waktu belum merupakan pendapatan.

Pendapatan yang masih harus diterima. Adalah pendapatan yang sampai akhir periode telah dihasilkan tetapi belum dicatat sebagai pendapatan. Contoh pendapatan yang masih harus diterima adalah piutang sewa.

Kunjungi Link di bawah ini:

https://bimbelq.com

https://jasagurules.com

https://jasagurulesprivat.com

https://lesprivatbimbel-q.com

STRUKTUR PASAR

STRUKTUR PASAR

KONSEP DASAR DAN PEMBAHASAN SOAL-SOAL MASUK PTN

STRUKTUR PASAR. Pasar adalah pertemuan antara pembeli dan penjual. Maka harga ditentukan oleh permintaan dan penawaran di pasar. Bekerjanya mekanisme harga melalui permintaan dan penawaran di pasar terlihat di pasar bebas, terutama dalam keadaan persaingan murni, dimana banyak penjual dan banyak pembeli untuk barang tertentu. Bentuk2 pasar dibagi menjadi 2 : a. Pasar persaingan tidak sempurna  b. pasar persaingan sempurna

STRUKTUR PASAR - KONSEP DASAR DAN PEBAHASAN SOAL

STRUKTUTR PASAR DALAM TABEL

Monopoli – Struktur Pasar Persaingan tidak Sempurna

menguasai (seluruh/sebagian besar) suplai suatu barang, maka produsen monopolis dapat menentukan sendiri harga jualnya. Contoh:PLN. PDAM. PT Kereta Api Indonesia.

Duopoli ( Struktur Pasar Persaingan tidak Sempurna) adalah suatu pasar di mana penawaran suatu jenis barang dikuasai oleh dua perusahaan. Pasar duopoli dapat dianggap sebagai bentuk pasar oligopoli yang paling sederhana. Ketergantungan antar 2 perusahaan cukup tinggi Contoh: Penawaran minyak pelumas dikuasai oleh Pertamina dan Caltex. Baca artikel sebelumnya.

Oligopoli  ( Struktur Pasar Persaingan tidak Sempurna)  :Merupakan bentuk khusus dari persaingan monopolistic yaitu oligopoly dan duopoly. Ciri khasnya: produksi di dominasi oleh “hanya sedikit”  perusahaan. Misal:hanya 3 atau 4 perusahaan raksaksa menguasai sebagian besar (70%-90%) dari pasaran. Dikarenakan ada persaingan ketat, maka Iklan dan promosi akan membentuk persepsi konsumen mengenai perbedaan satu produk dengan produk lainnya (diferensiasi produk). Hal ini dikarenakan pada dasarnya oligopolis menjual barang yang relatif homogen sehingga dapat saling menggantikan (bersifat substitusi walau tidak sempurna). Oleh karenanya, loyalitas konsumen pada satu produk harus dijaga agar tidak berpindah ke produk lainnya.

Sistem harga yang kaku
Karena sifatnya yang hanya terdiri dari beberapa perusahaan, perilaku satu perusahaan menjadi sangat terasa pengaruhnya bagi perusahaan lain, sehingga menimbulkan ketergantungan dari masing-masing strategi atau tindakan yang diambil. Ketergantungan terutama terjadi dalam penetapan harga, dimana penetapan harga yang dilakukan oleh satu perusahaan akan segera diikuti oleh perusahaan lain, sehingga pada akhirnya memunculkan kekakuan harga di tingkat tertentu pada pasar oligopoli. contoh industri yang termasuk dalam kategori ini adalah industri rokok, industri mobil, industri semen, jasa penerbangan dan lainnya.

KINKED DEMAND CURVE – STRUKTUR PASAR OLIGOPOLI

Kekakuan harga

Jika sebuah perusahaan oligopolis menanikkan harganya, maka perusahaan lain dalam industry tidak akan menaikkan harga-harga mereka karena akan kehilangan sebagian besar para pelanggannya. Tetapi bila sebuah perusahaan oligopolis menurunkan harga, maka oligopolis lain akan mengikutinya. Bila seorang oligopolis ingin menaikkan pangsa pasarnya, tidak bisa  melalui penurunan harga, karena oligopolis yang lain akan mengimbangi penurunan harga tadi.

Kurva permintaan lekuk = Kinked demand curve model. Contoh dalam kategori ini adalah industry rokok, industry mobil, industry semen, jasa penerbangan dan yang lainnya. Kurva permintaan CE lebih elastis disbanding EJ.  Karena adanya asumsi bahwa  oligopolis lain tidak  akan menyesuaikan diri terhadap kenaikan harga melainkan terhadap penurunan harga.

Jenis pasar oligopoly Secara umum terdapat dua jenis, yaitu: Oligopoli murni (pure oligopoly)=barang yang diperjualbelikan bersifat identik. Misalnya: semen, air mineral, seng. Oligopoli terdiferensiasi (differentiated oligopoli)
Adalah pasar dengan barang yang homogen namun dapat dfibedakan. Misalnya sabun, sepeda motor, laptop. Baca artikel senelumnya.

Sruktur Pasar – Persaingan Monopolistik:

Pasar dimana terdapat banyak penjual produk dengan diferensiasi. Umumnya terdapat di sector perdagangan eceran dan jasa dalam perekonomian kita. Contoh semua barang yang bermerek: shampoo, sabun, sepatu, air mineral dll. Karena begitu banyak perusahaam maka aktivitas masing-masing tidak mempunyai pengaruh yang jelas terhadap perusahaan lain dalam industry itu. Perusahaan lain dapat memasuki atau meninggalkan industry itu tanpa banyak kesulitan dalam jangka Panjang. Baca artikel sebelumnya.

PERSAINGAN MURNI ( STRUKTUR PASAR PERSAINGAN SEMPURNA)

PERSAINGAN MURNI  (pure competition) nama lainnya= persaingan sempurna = perfect competition= apabila semua pihak benar-benar mengetahui pasar. Contoh barang= perdagangan hasil-hasil pertanianè beras, terigu, kopra, minyak kelapa dsb. Memasuki bidang usaha ini bisa mulai dalam perdagangan kecil & penyelenggaraan jasa-jasa yang tidak memerlukan keahlian istimewa (pertukangan, kerajinan dsb).

Lihat juga artikel di :

https:/jasagurules.com

https://jasagurulesprivat.com

https://bimbelq.com

https://lesprivatbimbel-q.com

https://lesprivat-tk-

 

BIAYA PRODUKSI

BIAYA PRODUKSI

BIAYA PRODUKSI

KONSEP DASAR DAN PEMBAHASAN SOAL

Biaya produksi adalah biaya yang harus dikeluarkan oleh produsen untuk membeli input. Input = Faktor-faktor produksi = sumber daya ekonomi. Jika dilihat dari prinsip ekonomi dari sisi produsen, produsen akan meminimalkan input sebagai anggaran yang harus dikeluarkan dalam proses produksi dan memaksimalkan hasil produksi (barang atau jasa) atau dengan kata lain adalah output.  Jadi pokok persoalan ekonomi yag dihadapi oleh produsen adalah : bagaimana sumber-sumber yang terbatas dapat mencapai hasil yang sebaik-baiknya. Produsen dikatakan berhasil secara ekonomis apabila usahanya itu rendabel atau menghasilkan laba.

INPUT ( BIAYA PRODUKSI ) → PROSES PRODUKSI → OUTPUT

Pengertian biaya dalam ilmu ekonomi diartikan: semua pengorbanan yang perlu untuk sesuatu proses produksi, dinyatakan dalam bentuk uang menurut harga pasar yang berlaku. Pengorbanan yang sesungguhnya adalah pemakaian faktor-faktor produksi atau sumber-sumber ekonomi: bahan-bahan yang habis dipakai, waktu, tenaga dan tenaga yang dicurahkan, peralatan dan mesin terpakai, upak karyawan yang harus dibayar dan sebagainya. Baca artikel sebelumnya.

JENIS-JENIS BIAYA

  1. Biaya tetap (Fixed Cost= FC) ialah biaya yang jumlahnya tetap, tidak bertambah atau berkurang dengan adanya jumlah produk yang dihasilkan. Contoh : sewa bangunan atau sewa tanah tidak bertambah klo jumlah barang yang dihasilkan bertambah banyak.
  2. Biaya Variabel (Variable Cost = VC) ialaha biaya yang jumlahnya berubah-rubah sesuai dengan atau tergantung dari banyak-sedikitnya jumlah produk yang dihasilkan. contoh biaya bahan.

Maka dapat dirumuskan : TC = VC + FC → TC = total Cost. Jika dilihat dari matematika, persamaan ini mirip persamaan garis yaitu : y = mx + c, maka grafiknya adalah sebagai berikut:

BIAYA PRODUKSI : KONSEP DASAR DAN PEMBAHASAN SOAL

kURVA TC = VC + FC | BIAYA PRODUKSI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BIAYA PRODUKSI : KONSEP DASAR DAN PEMBAHASAN SOAL

 

BIAYA TOTAL DAN PENERIMAAN TOTAL : TITIK BREAK EVEN ( BREAK EVEN POINT = BEP)

BEP  = Titik Impas ==> menunujukkan bahwa pada jumlah produksi tertentu tidak ada rugi atau tidak ada laba ( TR = TC), karema jumlah biaya total san jumlah penerimaan total sama besar. Baca juga artikel sebelumnya.

GRAFIK BREAK EVEN POINT

 

 

BIAYA PRODUKSI

BIAYA PRODUKSI – KONSEP DASAR DAN PEMBAHASAN SOAL

Lihat juga artikel di :

https:/jasagurules.com

https://jasagurulesprivat.com

https://bimbelq.com

https://lesprivatbimbel-q.com

https://lesprivat-tk-