AKUNTASI SEBAGAI SISTEM INFORMASI

AKUNTANSI SEBAGAI SISTEM INFORMASI

AKUNTANSI SEBAGAI SISTEM INFORMASI

Ringkasan Materi

A. Sejarah Akuntansi Dunia – Akuntansi Sebagai Sistem Informasi

Akuntansi berkembang dari masa ke masa. Akuntansi diperkirakan mulai berkembang sejak uang digunakan sebagai alat pembayaran dalam perdagangan. Untuk mencatat kegiatan perdagangan, dikembangkanlah sistem yang kemudian dikenal dengan istilah akuntansi. Hadirnya sistem ini tak terlepas dari perhitungan harta pada akhir pelayaran dari Timur Jauh secara bersama-sama di kota-kota di Italia pada abad ke-15 ( Akuntansi Sebagai Sistem Informasi ). Baca arikel sebelumnya

Pada tahun 1494, Luca Pacioli (1447–1517) menerbitkan suatu buku yang berjudul Summa de Arithmetica, Geometria Proportioni et Proportionalita (Review of Arithmetic, Geometry, and Proportions) atau Telaah Arimetika, Geometri, dan Pembagian. Di dalam buku ini terdapat satu bab berjudul “Particularis de Computis et Srcipturis” (Particulars of Reckonings and Their Recordings) yang berisi cara-cara pembukuan menurut catatan berpasangan (double entry book keeping). 

Pengertian catatan berpasangan adalah sistem pencatatan semua transaksi dalam dua bagian yakni debit dan kredit. Kedua bagian ini diatur sedemikian rupa agar selalu seimbang. Sistem menghasilkan pembukuan yang sistematis dan laporan keuangan yang terpadu. Dari pembukuan ini dapat terlihat laba-rugi, kekayaan, dan hak pemilik perusahaan.

Kemajuan penggunaan akuntansi makin nyata setelah pada tahun 1673, Prancis mengharuskan setiap pengusaha di negaranya untuk membuat neraca perdagangan paling tidak sekali dalam dua tahun. Pada abad ke-18, dimulai revolusi industri di Eropa. Dampaknya terhadap akuntansi adalah kebutuhan akan biaya produksi sehingga tercipta akuntansi biaya. Sebelumnya telah ada akuntansi keuangan berupa daftar neraca dan laba-rugi. Pada abad ke-19 berkembang pula konsep penyusutan setelah sebelumnya penyusutan tidak dianggap sebagai biaya.

B.  Sejarah Akuntansi di Indonesia – Akuntansi sebagai Sistem Informasi

Selama penjajahan Belanda, Indonesia menggunakan sistem kontinental. Istilah yang digunakan umumnya pembukuan atau tata buku, bukan akuntansi. Pengertian akuntansi lebih luas daripada pembukuan (book keeping). Pembukuan merupakan bagian dari akuntansi. Indonesia mulai beralih ke sistem akuntansi Anglo-Saxon sejak tahun 1980-an.

Saat ini, akuntansi telah berkembang pesat dan mendapat perhatian khusus dari suatu bisnis, baik lokal maupun global. Telah terdapat pula berbagai universitas negeri dan swasta di Indonesia yang membuka bidang studi ekonomi dengan jurusan akuntansi.

Wadah organisasi profesi akuntan Indonesia adalah Ikatan Akuntansi Indonesia (AI) yang dibentuk pada 23 Desember 1957. IAI menyusun sebuah prinsip akuntansi di Indonesia yang dikenal dengan nama Standar Akuntansi Keuangan (SAK). Standar Akuntansi Keuangan (SAK) merupakan himpunan prinsip, prosedur, dan teknik akuntansi yang mengatur penyusunan laporan keuangan, khususnya kepada pihak eksternal perusahaan, seperti pemilik perusahaan, kreditor, dan investor. Baca artikel sebelumnya

Sejak tahun 1994, IAI juga telah memutuskan untuk melakukan harmonisasi dengan standar akuntansi internasional dalam pengembangan standarnya. Dalam perkembangan selanjutnya, terjadi adopsi dalam rangka konvergensi dengan International Financial Reporting Standards (IFRS). International Financial Reporting Standards atau Standar Pelaporan Keuangan Internasional adalah standar dasar, pengertian, dan kerangka kerja yang diadaptasi oleh International Accounting Standards Board (IASB) atau Badan Standar Akuntansi Internasional.

Standar Akuntansi Keuangan Indonesia pun terus direvisi terus menerus, baik berupa penyempurnaan maupun penambahan standar baru sejak tahun 1994. Revisi Standar Akuntansi Keuangan terakhir terjadi pada tahun 2016 dan efektif berlaku per 1 Januari 2017.

C. Pengertian dan Manfaat Akuntansi

  1. Pengertian Akuntansi – Akuntansi sebagai Sistem Inf

Menurut Carl Warren, dkk. dalam bukunya yang berjudul Accounting, definisi akuntansi adalah sebagai berikut.

“Accounting can be defined as information system that provides reports to stakeholders about the economic activities and condition of a business” (akuntansi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem informasi yang menyediakan laporan tentang aktivitas ekonomi dan kondisi perusahaan kepada para pemangku kepentingan).

Peraga Peran akuntansi secara garis besar

AKUNTASI SEBAGAI SISTEM INFORMASI

2.  Manfaat Akuntansi

  1. Memberikan informasi keuangan untuk pihak manajemen.
  2. Menjadi alat pengendali keuangan.
  3. Menjadi bahan evaluasi perusahaan.
  4. Memberikan informasi atau laporan kepada pihak eksternal

C. Pemakai Informasi Akuntansi – Akuntansi sebagi Sistem Informasi

  1. Kebutuhan informasi setiap pihak berbeda, untuk itu akuntansi menyediakan informasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing pihak tersebut. Baca Artikel sebelumnya
  2. Pihak pemakai atau pengguna informasi akuntansi dibedakan menjadi dua, yaitu pihak internal dan pihak eksternal. Pihak internal dalam hal ini adalah pihak yang berhubungan secara langsung dengan operasi perusahaan (pimpinan perusahaan atau kepala bagian yang menggunakan informasi akuntansi). Sedangkan pihak eksternal adalah pihak-pihak yang berkepentingan hasil-hasil yang dicapai perusahaan. Pihak-pihak eksternal ini terdiri dari pihak perusahaan, kreditor, pelanggan, badanbadan pemerintah, serta masyarakat.

D. Karakteristik Pemakai Informasi Akuntansi dan Kualitas Informasi Akuntansi

Pihak pemakai informasi akuntansi, yaitu pimpinan perusahaan, pemilik perusahaan, kreditor, pemerintah, dan masyarakat. Sebagai pihak yang memakai informasi akuntansi, mereka mempunyai karakteristik berikut.

  1. Pimpinan perusahaan adalah seorang nahkoda. Oleh karena itu, ia harus menggunakan empat fungsi manajemen dalam mencapai tujuan perusahaan, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Tujuan perusahaan akan mencapai hasil yang maksimal apabila keempat fungsi tersebut diterapkan menggunakan informasi
  2. Pemilik perusahaan adalah pihak yang akan menikmati secara langsung hasil yang dicapai perusahaan. Oleh karena itu, seorang pemilik perusahaan harus mengerti akuntansi. Meskipun demikian, apabila pemilik perusahaan tidak mengerti akuntansi, ia bisa meminta bantuan akuntan untuk menginterpretasikan data akuntansi tersebut.
  3. Kreditor adalah orang yang meminjamkan dana/memasok barang dan jasa kepada perusahaan. Oleh karena itu, sebelum menjalin hubungan dengan perusahaan, alangkah baiknya seorang kreditor menggunakan informasi akuntansi untuk mengetahui keadaan perusahaan.
  4. Pemerintah adalah pihak yang memiliki hubungan dengan perusahaan, terutama dalam pembayaran pajak. Oleh karena itu, pemerintah harus menggunakan informasi akuntansi perusahaan agar perusahaan membayar pajak dengan benar. Ketika perusahaan membayar pajak, pemerintah mendapatkan dana untuk menjalankan pemerintahan dan bisa menyejahterakan masyarakat.
  5. Masyarakat di lingkungan perusahaan adalah pihak yang mendapatkan manfaat langsung, misalnya, menerima hadiah pada saat hari raya. Selain itu, perusahaan apabila menerima pekerja baru akan mengutamakan masyarakat sekitar sebagai tenaga kerja.

Kualitas Informasi Akuntansi – Akuntansi Sebagai Sistem Informasi

Syarat-syarat sebuah informasi dianggap berkualitas adalah sebagai berikut.

  1. Perbandingan antara manfaat dan biaya, berarti biaya pembuatan laporan informasi akuntansi tidak boleh melebihi manfaat yang diperoleh pihak pengguna informasi.
  2. Dapat dipahami, berarti laporan yang dibuat harus sesuai dengan pemahaman pihak pengguna.
  3. Relevan, berarti laporan informasi akuntansi bisa berguna secara langsung dalam pengambilan keputusan.
  4. Dapat dipercaya, berarti informasi akuntasi dikatakan dapat dipercaya apabila dapat diuji, netral, dan menyajikan keadaan yang sebenarnya.
  5. Nilai prediksi, berarti data yang ada saat ini bisa dijadikan sebagai dasar prediksi di masa depan.
  6. Umpan balik, dapat berupa prediksi, penerimaan, penolakan, atau pengambilan peluang di masa lalu.
  7. Tepat waktu, berarti informasi akuntansi yang diberikan harus tepat waktu agar pengambilan keputusan tidak tertunda.
  8. Dapat diperbandingkan dan konsisten, informasi akuntansi harus bisa diperbandingkan agar mengetahui persamaan dan perbedaan dengan perusahaan sejenis.
  9. Materiality (cukup berarti), berarti tuntutan prinsip akuntansi bisa dikesampingkan selama tidak menimbulkan kekeliruan dalam laporan pengambilan keputusan.

Prinsip Dasar Akuntansi

Oleh karena, dalam membuat laporan keuangan, akuntansi keuangan mengikuti prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum (generally accepted accounting principles/GAAP). Akuntansi sebagai Sstem Informasi

  1. Prinsip yang harus diketahui menurut Charles T Horngren, Walter T. Harrison Jr., dan Linda Smith Bamber (2009) adalah sebagai berikut. Baca artikel sebelumnya
  • (Historical Cost Principle)
  • (Revenue Recognition Principle)
  • (Matching Principle)
  • (Consistency Principle)
  • (Full Disclousure Principle)
  • Objektif

 

Konsep Akuntansi

  1. Konsep Entitas Usaha

Satu unit usaha yang berdiri sendiri merupakan entitas usaha atau satuan usaha ketika data ekonomi perlu disiapkan. Entitas usaha ini dapat berupa toko serbaada, restoran Padang, usaha penyewaan komputer, percetakan, atau usaha fotokopi. Entitas usaha harus diidentifikasi agar akuntan dapat menentukan data ekonomi mana yang harus dianalisis, dicatat, dan diikhtisarkan dalam laporan.

  1. Konsep Biaya

Penggunaan konsep biaya melibatkan dua konsep akuntansi penting lainnya, yaitu objektivitas dan unit pengukuran.

  • Konsep objektivitas (objectivity concept) mensyaratkan bahwa catatan dan laporan akuntansi harus didasarkan pada bukti
  • Konsep unit pengukuran (unit of measure concept) mensyaratkan data ekonomi dicatat dalam satuan mata uang.

F. Bidang-Bidang Akuntansi

Dalam rangka melayani kebutuhan para pemakai informasi akuntansi yang berbeda-beda, dibuatlah bidang-bidang khusus akuntansi berikut ini.

  1. Akuntansi keuangan adalah bagian dari akuntansi yang mengkhususkan dalam proses pencatatan transaksi hingga penyajiannya dalam bentuk laporan keuangan.
  2. Auditing adalah bidang akuntansi yang mengkhususkan pada pemeriksaan catatan-catatan akuntansi secara independen. Orang yang melakukan auditing disebut auditor.
  3. Akuntansi biaya adalah bidang akuntansi yang mengkhususkan perencanaan, penetapan, dan pengendalian biaya produksi.
  4. Akuntsi manajemen adalah bidang akuntansi yang mengkhususkan pada pengembangan dan penafsiran informasi akuntansi untuk membantu manajemen dalam menjalankan perusahaan.
  5. Akuntansi anggaran merupakan bagian dari akuntansi yang Menyusun rencana pengeluaran dan melakukan perbandingan dengan pengeluaran
  6. Akuntsi perpajakan adalah bagian dari akuntansi yang bertugas menyusun data perhitungan pajak.
  7. Sistem akuntansi adalah bidang akuntansi yang mengkhususkan dalam perencanaan dan pelaksanaan prosedur pengumpulan serta pelaporan data keuangan.
  8. Akuntansi pemerintahan adalah bagian dari akuntansi yang mengkhususkan penyajian laporan transaksi yang dilakukan oleh pemerintah.
  9. Akuntansi pendidikan adalah bidang akuntansi yang mengkhususkan kegiatan pengajaran dan pengembangan pendidikan akuntansi.

G. Profesi Akuntan – Akuntansi sebagai Sistem Informasi

Karier atau profesi yang ditawarkan oleh akuntansi antara lain sebagai berikut.

  1. Akuntan perusahaan (internal) adalah akuntan yang bekerja dalam perusahaan, yang bertindak sebagai pengontrol perusahaan. Hal ini berkaitan dengan pengawasan keluar masuknya uang.
  2. Akuntan publik adalah akuntan independen (bebas) yang secara perorangan atau kelompok memberikan jasa dalam bidang akuntansi bagi perusahaan atau organisasi bisnis dan nonbisnis. Tugas utama akuntan publik adalah memeriksa kewajaran laporan keuangan.
  3. Akuntan pemerintah adalah akuntan yang bekerja pada lembaga-lembaga pemerintah yang tugas utamanya adalah merencanakan, mengendalikan, dan memeriksa penggunaan uang atau kekayaan negara.
  4. Akuntan pendidik adalah akuntan yang tugas utamanya mengembangkan dan mengajarkan akuntansi.

H. Etika Profesi Akuntan – Akuntansi sebagai Sistem Informasi

  1. Prinsip Etika Profesi Akuntan

Dalam Kode Etika Akuntansi Indonesia tahun 1998, disebutkan delapan prinsip etika profesi akuntan, yaitu sebagai berikut.

  1. Tanggung jawab profesi
  2. Kepentingan publik
  3. Integritas
  4. Objektivitas
  5. Kompetensi dan kehati-hatian profesional
  6. Kerahasiaan
  7. Perilaku profesional
  8. Standar teknis

 

2. Prinsip Dasar Perilaku Etis Akuntan

Berikut tiga prinsip dasar perilaku etis bagi akuntan.

  1. Menghindari pelanggaran etika sekecil apa pun
  2. Menekankan pada reputasi jangka panjang
  3. Siap menghadapi konsekuensi yang kurang baik apabila berpegang pada perilaku etis

Uji Kompetensi

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (*) pada salah satu huruf a, b, c, d, atau e.

  1. Tokoh ini menerbitkan sebuah buku berjudul Summa De Arithmetica, Geometria Proportioni et proportionalita. Keseluruhan buku ini tidak membahas akuntansi. Sebagian buku ini berisi pembahasan mengenai aritmatika, aljabar, dan geometri. Namun dalam buku ini terdapat satu bab berjudul Particularis de Computis et Scripturis yang berisi cara-cara pembukuan menurut catatan berpasangan (Double Entry Book Keeping). Tokoh penulis buku ini dijuluki menjadi bapak akuntansi dalam sejarah akuntansi. Tokoh yang dimaksud adalah
    1. Carl Warren
    2. Jerry J. Weygant
    3. Luca Pacioli
    4. Charles Horngren
    5. Paul A. Samuelson
      • Jawab: C
  2. Accounting can be defined as information system that provides reports to stake holders about the economic activities and condition of a business“. Definisi di atas dikemukakakan oleh …
    1. Luca Pacioli
    2. Jerry J. Weygant
    3. American Accounting Association
    4. Carl Warren
    5. Charles Horngren
      • Jawab: D
  3. Accounting is a process of three activities: indentifying, recording, and communicating the economic events of an organization (business or non business) to interested user of the information“. Definisi akuntansi di atas dikemukakan oleh ..
    1. Luca Pacioli
    2. Carl Warren
    3. Paul A. Samuelson
    4. American Accounting Association
    5. Jerry J. Weygant
  4. Proses akuntansi yang tepat secara garis besar:
    1. proses akuntansi → pengambilan keputusan → informasi akuntansi → kegiatan perusahaan
    2. pengambilan keputusan → informasi akuntansi → proses akuntansi kegiatan perusahaan
    3. kegiatan perusahaan → proses akuntansi → informasi akuntansi pengambilan keputusan
    4. kegiatan perushan → informasi akuntansi → proses akuntansi → pengambilan keputusan
    5. informasi akuntansi → kegiatan perusahaan→ pengambilan keputusan → proses akuntansi
      • Jawab : C

  5. Perhatikan bidang-bidang akuntansi berikut.
    1.  Keuangan
    2.  Pemerintahan
    3. Biaya
    4. Perpajakan
    5.  Anggaran
      • Bidang akuntansi yang lazim digunakan oleh pihak eksternal dalam rangka mengambil keputusan ditunjukkan oleh nomor ….
          • Jawab: B (1),(2) & (4)

  6. Suparto menjadi terkenal di lingkungannya karena ia banyak memasukkan lulusan SMK di lingkungannya bekerja menjadi karyawan di tempatnya. la bekerja pada suatu PT yang sangat besar dan bertanggung jawab atas berbagai fungsi akuntansi serta keuangan perusahaan. Suparto bertindak sebagai pengontrol perusahaan, pengurus terhadap seluruh operasi perusahaan yang berhubungan dengan keluar masuk uang. Profesi akuntan yang digeluti Suparto dinamakan akuntan…
    1. pendidik
    2.  pemerintah
    3. perusahaan
    4.  public
    5.  auditor
      • Jawab C

  7. Akuntansi yang diproses sedemikian rupa dengan menerapkan prinsip-prinsip yang berlaku umum dan umumnya digunakan oleh pihak eksternal dalam mengambil keputusan disebut akuntansi ….
    1. keuangan
    2.  biaya
    3.  manajemen
    4.  anggaran
    5. pemerintahan
      • Jawab : A
  8. Perhatikan bidang-bidang akuntansi berikut, akuntansi….
    1. biaya
    2.  manajemen
    3.  keuangan
    4. anggaran
    5. sistem akuntansi
      • Bidang akuntansi yang banyak digunakan oleh pihak intern pemakai informasi akuntansi adalah …
      • Jawab: (1),(2) & (4)
  9. Bidang akuntansi yang mengkhususkan dalam perencanaan dan pelaksanaan prosedur pengumpulan serta pelaporan data keuangan disebut akuntansi ….
    1.  anggaran
    2. perpajakan
    3.  biaya
    4. sistem akuntansi
    5.  keuangan
      • Jawab : D
  10. Berikut ini adalah pihak-pihak pengguna informasi keuangan yang disediakan oleh proses akuntansi.
    1. pimpinan perusahaan
    2. pemilik perusahaan
    3. kepala bagian keuangan
    4. kreditor
    5. kepala bagian anggaran
    6. pelanggan
      • Dilihat dari segi internal, pengguna informasi keuangan ditunjukkan oleh nomor …
      • Jawab: 1, 3, 5
  11. Kita mengenal bidang-bidang akuntansi seperti berikut yaitu akuntansi
    1. Biaya
    2. Anggaran
    3. Manajemen
    4. Perpajakan
    5. Keuangan
      • Bidang akuntansi yang menjadi referensi untuk pihak eksternal dalam mengambil keputusan menggunakan bidang akuntansi yang ditunjukkan oleh nomor …..
        1. (1)
        2. (2)
        3. (3)
        4. (4)
        5. (5)
          • Jawab E
  12. Manfaat akuntansi dalam memajukan usaha adalah ..
    1. memberikan informasi keuangan untuk pihak manajemen dalam mengambil keputusan
    2. memastikan perusahaan beruntung jika memanfaatkan akuntansi sebagai acuan
    3. dapat menghemat pembayaran pajak
    4. mampu mengukur atau memberi indikator bahwa pihak manajemen bekerja dengan serius .
    5. dapat mengarahkan perusahaan dalam bertindak sehingga terhindar dari kerugian
      • Jawab : A
  13. Pihak internal pengguna informasi perusahaan adalah .
    1. pemilik perusahaan
    2. pelanggan
    3. bank
    4. kreditor
    5. pimpinan perusahaan
      • Jawab: E
  14. Pihak eksternal pemakai informasi akuntansi adalah  …..
    1. kepala bagian keuangan
    2. kpl bagiananggaran
    3.  kep bag.penetapan kerja
    4. pelanggan
    5. pimpinan perusahaan
      • Jawab: D. pelanggan – Akuntansi sebagi sistem Informasi

  15. Berikut pemakai informasi akuntansi.
    1. pimpinan perusahaan
    2. kepala bag keuangan
    3. kepala bagian anggaran
    4. pemegang saham
    5. masyarakat
      • Pemakai informasi akuntansi dilihat dari segi intern ditunjukkan oleh nomor ….
      • Jawab: 1.2.3
  16. Sebuah informasi akuntansi dianggap berkualitas jika memenuhi syarat …..
    1. ditulis dalam bahasa Inggris
    2. dapat dipahami
    3. menunjukkan laba yang terus menerus
    4. berlaku dalam jangka panjang
    5. disusun sesuai anjuran IFRS
      • Jawab: E: IFSR =international Financial Reporting Standar = standar akuntansi keuangan
  17. Di bawah ini yang bukan syarat informasi yang berkualitas adalah ….
    1. dapat dipahami
    2. relevan
    3. mengakui biaya yang masuk ramalan
    4. dapat dipercaya
    5. nilai prediksi
      • Jawab: C
  18. Tuntutan prinsip-prinsip akuntansi bisa diabaikan jika kesalahan dalam penyusunan laporan keuangan dianggap tidak begitu penting bagi pengguna. Jadi tuntutan prinsip akuntansi bisa diabaikan selama tidak mengakibatkan kekeliruan atau kesalahan pada laporan yang memengaruhi keputusan atau penilaian pengguna laporan. Syarat informasi akuntansi ini disebut ….
  19. Berikut ini yang bukan syarat-syarat informasi yang berkualitas adalah ….
    1. dapat dipahami
    2. relevan
    3. dapat dipercaya
    4. nilai prediksi
    5. ramalan keuntungan masa depan
      • Jawab: E

  20. Syarat informasi yang berkualitas ini menyangkut prediksi, pembenaran, penolakan, atau pengambilan peluang dari keadaan yang dilalui. Syarat informasi yang berkualitas ini disebut …..
    1. umpan balik
    2. tepat waktu
    3. nilai prediksi
    4. dapat dipercaya
    5. relevan
      • Jawab: A
  21. Syarat informasi yang berkualitas ini bersangkut paut dan berguna secara langsung bagi pengguna informasi akuntansi. Perihal laporan akuntansi harus memiliki data, metode pengukuran, dan metode pelaporan yang dapat membantu para pengguna dalam mengambil keputusan. Syarat informasi laporan yang berkualitas ini disebut ….
    1. dapat dipahami
    2. dapat dipercaya
    3. relevan
    4. nilai prediksi
    5. tepat waktu
      • Jawab: C
  22. Syarat informasi akuntansi keuangan yang berkualitas ini memberi informasi tentang keadaan keuangan saat ini atau kejadian di masa lalu sebaiknya memiliki nilai ramalan, artinya data yang dinilai saat ini dapat digunakan sebagai dasar memperhitungkan kondisi pada masa yang akan datang. Syarat informasi yang berkualitas yang harus dipenuhi ini disebut
    1. dapat dipahami
    2. relevan
    3. dapat dipercaya
    4. nilai prediksi
    5. umpan balik
      • Jawab:D
  23. Jika dikaitkan dengan pencatatan dalam akuntansi, prinsip pengorbanan historis digunakan untuk mencatat harga perolehan dalam aset liabilitas, ekuitas, dan biaya. Hal ini mengandung arti bahwa pencatatan informasi akuntansi didasarkan pada biaya sesungguhnya. Prinsip yang dikemukakan Charles T. Horngren ini disebut prinsip ….
    1. mempertemukan
    2. pengungkapan penuh
    3. objektif
    4. konsistensi
    5. biaya historis
      • Jawab: E
  24. Dasar pengukuran pendapatan adalah jumlah kas yang diterima dari penjualan dengan pihak lain. Prinsip ini oleh Charles T. Horngren, Walter T. Harrison Jr, dan Linda Smith Bamber disebut prinsip
    1. biaya historis
    2. mempertemukan
    3. pengungkapan penuh
    4. pengakuan pendapatan
    5. objektif
      • Jawab: D

  25. Prinsip ini menurut Charles T. Horngren mengacu pada keakuratan bukti-bukti transaksi yang mendukung dalam laporan keuangan. Prinsip ini disebut prinsip
    1. mempertemukan
    2. pengambilan pendapatan
    3. objektif
    4. pengungkapan penuh
    5. biaya historis
      • Jawab: C
  26. Prinsip pencatatan, metode, dan prosedur dalam proses akuntansi harus dilakukan secara bersistem tepat dan berkesinambungan dan mengikuti perubahan metode dari tahun ke tahun. Prinsip ini oleh Charles T. Horngren disebut prinsip ….
    1. pengakuan pendapatan
    2. konsistensi
    3. mempertemukan
    4. pengungkapan
    5. objektif
      • Jawab: B
  27. Himpunan prinsip, prosedur, dan Teknik akuntansi yang mengatur penyusunan laporan keuangan, khususnya kepada pihak eksternal perusahaan, disebut …
    1. Standar Akuntansi Keuangan (SAK)
    2. kode Akuntansi
    3. norma penyusunan akuntansi
    4. kode numerik laporan keuangan
    5. pengkodean numerik
      • Jawab:A

  28. Perhatikan jenis informasi yang disediakan oleh akuntansi berikut.
    1. Laporan pengenaan pajak
    2. Pembayaran upah minimun karyawan dan jam kerja
    3. Penanganan tentang lingkungan hidup
    4. Laporan arus kas
    5. Pemanfaatan biaya produksi
      • Jenis informasi yang diperlukan pemerintah ditunjukkan oleh nomor ….
      • Jawab: 1,2, & 3
  29. Salah satu prinsip dasar perilaku etis bagi akuntansi adalah ….
    1. mengerjakan pekerjaan yang penuh risiko, tetapi mendapat imbalan yang cukup
    2. memiliki pekerjaan yang berkesinambungan
    3. dapat memenuhi selera pemberi kerja, tetapi terukur
    4. menghindari pelanggaran etika sekecil apa pun
    5. bekerja dengan keilmuan, tetapi dapat memenuhi keinginan pemerintah
      • Jawab: D
  30. Konsep entitas usaha diperlukan karena ….
    1. bertujuan menetapkan ciri-ciri dan karakter dari sistem akuntansi yang digunakan secara berkesinambungan
    2. konsep ini memberi batasan bagi kita untuk menyatakan hasil dari unit usaha kita dibandingkan dengan perusahaan sejenis
    3. bertujuan menyatukan arah dari sistem pencatatan yang bermuara dalam penyajian perhitungan pendapatan dan biaya
    4. dapat memperlihatkan jumlah ekuitas dengan akurat pada saat diperlukan dalam kebutuhan analisis
    5. bertujuan membatasi data transaksi dalam sistem akuntansi terhadap data yang berhubungan langsung dengan kegiatan unit usaha
      • Jawab: E
  31. Tugas dari akuntan ini adalah merencanakan, mengendalikan, dan memeriksa penggunaan uang atau kekayaan negara. Biasanya ia adalah seorang pegawai negeri. Profesi akuntan yang digeluti oleh orang yang diceritakan dalam wacana ini adalah akuntan ….
    1. perusahaan
    2. perpajakan
    3. pendidik
    4. pemerintah
    5. khusus auditor
      • Jawab: D

  32. Suparman menjadi buah bibir pembicaraan di desanya. Sebab ia lulusan bidang studi ekonomi jurusan akuntansi. Semenjak lulus, ia bekerja sebagai pemeriksa laporan keuangan suatu organisasi, apakah wajar atau layak. Selain itu, ia juga menawarkan jasa untuk konsultasi bidang perpajakan, penyusunan laporan keuangan, dan menjadi buah bibir karena suka mentraktir teman-temannya. Kata orang, ia memiliki penghasilan lebih dari cukup untuk kehidupannya. Karier atau profesi yang digeluti oleh Suparman adalah akuntan ….
    1. internal
    2. pemerintah
    3. pendidik
    4. khusus perpajakan
    5. publik
      • Jawab: E
  33. Etika dalam melakukan setiap anggota wajib menggunakan pertimbangan moral dan bertindak profesional. Etika profesi akuntan ini disebut ….
    1. tanggung jawab profesi
    2. kepentingan public
    3. integritas
    4. objektivitas
    5. kerahasiaan
      • Jawab: A
  34. Prinsip setiap anggota wajib meningkatkan kualitas kerja dan pengabdiannya dengan meningkatkan kualitas kerjanya, serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Prinsip etika profesi akuntansi ini disebut ….
    1. tanggung jawab profesi
    2. integritas
    3. kepentingan publik
    4. objektivitas
    5. kerahasiaan
      • Jawab: B
  35. Setiap anggota wajib dan harus menghindari tindakan-tindakan yang berusaha mendiskreditkan atau mengurangi tingkat profesi seperti perwujudan tanggung jawab kepada penerima jasa, pihak ketiga, pemberi kerja, dan masyarakat. Etika profesi akuntan ini disebut ….
    1. standar teknis
    2. keberhasilan
    3. perilaku profesional
    4. objektivitas
    5. integritas
      • Jawab: c

 

 

Kunjungi :

https://bimbelq.com

https://jasagurules.com

https://lesprivatbimbel-q.com

http://jasagurulesprivat.com

https://yuyunsitikuraesin.com

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *