KESEIMBANGAN PASAR | EKONOMI KELAS 10

KESEIMBANGAN PASAR | EKONOMI KELAS 10

Kesimbangan Pasar → Pasar suatu barang dikatakan berada dalam keseimbangan bila jumlah barang yang diminta di pasar itu sama dengan jumlah barang yang ditawarkan di pasar tersebut.  Secara matematis ditunjukkan oleh kesamaan Qd=Qs, yakni perpotongan kurva permintaan dan kurva penawaran. Baca artikel sebelumnya.

Harga Kesimbangan Pasar

Tabel 1

Px (Rp) QDx QSx
6 2.000 8.000
5 3.000 6.000
4 4.000 4.000
3 5.000 2.000
2 6.000 0

Keseimbangan Pasar

Macam-macam golongan pembeli dan penjual yang terjadi di pasar:

  • Ada 3 golongan pembeli yaitu:
    1. pembeli supermarjinal: pembeli yang daya belinya > harga pasar
    2. Konsumen  *marginal : daya beli = He
    3. pembeli submarjinal: pembeli yang daya belinya < harga pasar
  • Ada 3 golongan penjual yaitu:
    1. penjual supermarjinal: penjual yang harga pokoknya < harga pasar
    2. produsen marginal adalah penjual dimana harga pokoknya sama dengan harga pasar
    3. penjual submarjinal: penjual yang harga pokoknya > harga pasar.

Premi konsumen = keuntungan yang diperoleh oleh pembeli supermarjinal

Premi produsen = keuntungan yang diperoleh penjual supermarjinal.

Macam-macam pembeli:

  1. Pembeli efektif/potensial adalah pembeli yang didukung daya beli
  2. Pembeli absolut/mutlak adalah pembeli yang tidak berdaya beli.

 

PERUBAHAN DALAM PENAWARAN – Pengaruh terhadap Keseimbangan Pasar

Jika S bertambah, P cenderung turun dan Q akan bertambah.

Jadi harga turun karena ada perubahan dalam penawaran (bukan perubahan harga yang meyebabkan perubahan dalam jumlah yang ditawarkan!!).

 Contoh:

Keadaan sebelum panen (Qs) dan sesudah panen (Qs’).

PERUBAHAN DALAM PERMINTAAN

 

Kesimbangan Pasar materi ekonomi kelas 10

 

Jika permintaan masyarakat bertambah, harga cenderung naik dan & jumlah yang diperjualbelikan akan bertambah. Materi: Kesimbangan Pasar

Contoh:

perubahan musim terhadap harga payung

PERUBAHAN PERMINTAAN DAN PENAWARAN

a. Idul Fitri

Sekitar hari raya idul fitri harga berbagai macam barang biasanya naik. Karena banyak orang ingin membeli (misalnya pakaian baru). Sehingga harga naik karena jumlah yang mau dibeli lebih besar dari pada jumlah yang tersedia untuk dijual pada harga itu (Qd>Qs). Maka pemecahannya harus dicari dalam penambahan supply.

Kesimbangan Pasar materi ekonomi kelas 10b.  Kenaikan gaji pegawai

Kenaikan gaji berarti penghasilan para pegawai bertambah, sehingga jumlah uang yang dapat dibelanjakan lebih banyak. Ini menyebabkan permintaan masyarakat bertambah, dan kurve permintaan bergeser ke kanan menjadi kurve D’.

Tetapi para penjual juga ingin mendapat sekedar tambahan pendapatan. Maka harga-harga dinaikkan. Para penjual tahu, bahwa masyarakat tetap akan mampu membayar, juga kalau harga lebih tinggi sedikit. Ini berarti bahwa Q yang sama sekarang hanya mau dijual pada harga lebih tinggi.

Kesimbangan Pasar materi ekonomi kelas 10c.  Pengaruh pajak dan subsidi terhadap Keseimbangan Pasar

  • Pajak tak langsung harus dibayar oleh produsen, tetapi oleh produsen/penjual di bebankan kepada pembeli dalam bentuk harga jual yang lebih tinggi. Misalkan pajak yang harus dibayar adalah t (=jumlah tertentu) untuk setiap unit, maka:  baca artikel sebelumnya
    • Sebelum pajakfungsi penawaran: P = mQs + c
    • Setelah pajak fungsi penawaran: P = mQs + c + t

Kurve S’ baru sejajar dengan S naik ke atas sebesar t.

E = titik keseimbangan sebelum pajak

E = titik keseimbangan setelah pajak

Pajak Spesifik – Pengaruhnya terhadap keseimbangan Pasar

  • Mengakibatkan harga (P) naik, dan jumlah barang (Q) menurun.
  • Rumus: P = mQs + C +t

dimana: t = pajak/unit

Pajak konsumen (tk)=P’e – Pe

Pajak produsen (tp) = t – tk

Jadi, pajak yang diterima oleh pemerintah (T) =  Q’e x T

Dimana:

T   = pajak/unit

P’e= harga setelah pajak

Pe = harga barang sebelum pajak

Q’e= jumlah barang setelah pajak

 

Pajak Proporsional – Materi : Keseimbangan Pasar

  • Mengakibatkan harga (P) naik dan jumlah barang (Q) menurun.
  • Rumus: P = mQs + c + t.%p

dimana: t = pajak dalam %

  • Besar pajak ditanggung bersama oleh konsumen dan produsen, dengan peritungan:

Pajak yang diterima oleh pemerintah per unit = t ×  P’e

Tax/pajak konsumen (tk)=P’e – Pe

Pajak produsen (tp) = t – tk

Jadi, pajak total yang diterima oleh pemerintah (T) = Q’e × t.

Dimana:

t   = pajak dalam %, yang diperhitungkan kepada harga jual (Ps).

  • Bila pemerintah memberikan subsidi maka keadaan terbalik yaitu harga jual akan menjadi lebih rendah.
    • Sebelum subsidi fungsi penawaran: P = mQs + c
    • Fungsi penawaran stekah Subsidi: P = mQs + c – s

Kesimbangan Pasar materi ekonomi kelas 10

Kurve S’ baru sejajar dengan S naik ke atas sebesar s.

E = titik keseimbangan sebelum subsidi

E = titik keseimbangan setelah subsidi

 Subsidi Spesifik

  • Mengakibatkan harga (P) turun, dan jumlah barang (Q) bertambah.
  • Rumus: P = mQs + C -s

s = subsidi/unit

  • Besar subsidi yang diterima bersama oleh konsumen dan produsen, dengan perhitungan:
  • Subsidi yang diterima secara tidak langsung oleh konsumen perunit: (sk)=Pe – P’e
  • Subsidi yang diterima produsen perunit: (sp) = s – sk
  • Subsidi yang dibayar oleh pemerintah (T) = Q’e × s

Dimana:

s   = pajak/unit

P’e= harga setelah subsidi

Pe = harga barang sebelum subsidi

Q’e= jumlah barang setelah subsidi

Sumber: PENGANTAR ILMU EKONOMI Bagian Mikro Jilid 1 Drs.T. Gilarso

Baca juga artikel di :

https://www.bimbelq.com

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *